Daftar IsiTampilkan

Receh.in — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dijadwalkan membayarkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Dividen tersebut setara dengan Rp66 per saham dan dibagikan atas sekitar 93,33 miliar saham yang beredar.

Besarnya dividen interim setara sekitar 20,3% dari laba bersih Bank Mandiri hingga Juni 2026 sebesar Rp30,4 triliun. Dengan kata lain, sebagian besar laba semester I masih tetap berada di perseroan.

Bank Mandiri juga memiliki saldo laba yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp211,8 triliun dan total ekuitas sekitar Rp293 triliun, memberi konteks terhadap kapasitas modal di balik pembayaran dividen tersebut.

Ringkasan
  • BMRI membayar dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun pada 2 Oktober 2026.
  • Nilai dividen mencapai Rp66 per saham untuk sekitar 93,33 miliar saham beredar.
  • Dividen tersebut setara sekitar 20,3% dari laba bersih semester I 2026 sebesar Rp30,4 triliun.
Rp6,16 T Total dividen interim
Rp66 Dividen per saham
±20,3% Rasio terhadap laba semester I
2 Okt 2026 Tanggal pembayaran

BMRI Bayar Dividen Rp66 per Saham Hari Ini

Senior Vice President Bank Mandiri Adhika Vista menyampaikan keputusan pembagian dividen interim mengacu pada persetujuan Dewan Komisaris atas keputusan Direksi tertanggal 3 September 2026.

Total dividen interim mencapai Rp6,16 triliun atau Rp66 untuk setiap saham yang berhak menerima dividen.

Keterangan Nilai
Total dividen interim Rp6,16 triliun
Dividen per saham Rp66
Saham beredar ±93,33 miliar saham
Laba bersih hingga Juni 2026 Rp30,4 triliun
Tanggal pembayaran 2 Oktober 2026

Jika dihitung secara sederhana, Rp66 dikalikan sekitar 93,33 miliar saham menghasilkan nilai mendekati Rp6,16 triliun, konsisten dengan total dividen yang diumumkan.

Pembayaran hari ini bukan berarti semua pembeli saham BMRI hari ini berhak atas dividen. Hak dividen ditentukan oleh posisi kepemilikan sesuai jadwal cum dan ex dividend yang telah berlalu pada September 2026.

Payout Ratio Sekitar 20% dari Laba Semester I

Hingga 30 Juni 2026, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar sekitar Rp30,4 triliun.

Dengan total dividen interim Rp6,16 triliun, rasio pembayaran terhadap laba enam bulan pertama tahun ini mencapai sekitar 20,26%.

Perhitungan Nilai
Laba bersih semester I 2026 Rp30,4 triliun
Dividen interim Rp6,16 triliun
Dividen / laba semester I ±20,26%

Artinya, secara sederhana sekitar seperlima laba semester I dibagikan dalam bentuk dividen interim.

Namun angka 20,26% ini bukan payout ratio final untuk keseluruhan tahun buku 2026. Bank Mandiri masih akan membukukan kinerja pada semester II, sementara keputusan dividen final untuk tahun buku penuh akan bergantung pada kebijakan perseroan dan persetujuan yang berlaku.

Payout ratio 20% ini hanya membandingkan dividen interim dengan laba semester I. Jangan menyamakannya dengan payout ratio final setahun penuh sebelum laba FY2026 dan keputusan dividen final diketahui.

Saldo Laba Rp211,8 Triliun, Ekuitas Rp293 Triliun

Selain laba periode berjalan, Bank Mandiri memiliki saldo laba yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar sekitar Rp211,8 triliun.

Total ekuitas perseroan disebut mencapai sekitar Rp293 triliun.

Posisi Keuangan Nilai
Saldo laba tidak dibatasi penggunaannya Rp211,8 triliun
Total ekuitas Rp293,0 triliun
Dividen interim Rp6,16 triliun

Besarnya saldo laba memberi konteks bahwa pembayaran dividen interim relatif kecil dibandingkan akumulasi laba yang dimiliki bank.

Namun bagi bank, kemampuan membayar dividen tetap perlu dibaca bersama kebutuhan modal, ekspansi kredit, rasio kecukupan modal, kualitas aset, serta kebutuhan likuiditas.

Jadwal Lengkap Dividen Interim BMRI 2026

Seluruh jadwal cum dan ex dividend telah berlangsung pada September. Tahap terakhir adalah pembayaran pada 2 Oktober 2026.

Tahapan Tanggal
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi 15 September 2026
Ex dividen pasar reguler dan negosiasi 16 September 2026
Cum dividen pasar tunai 17 September 2026
Ex dividen pasar tunai 18 September 2026
Pembayaran dividen 2 Oktober 2026

Bagi investor, tanggal pembayaran merupakan tahap realisasi setelah hak dividen terbentuk berdasarkan jadwal perdagangan sebelumnya.

Karena harga saham acuan tidak disertakan dalam bahan ini, dividend yield tidak dihitung agar tidak menggunakan harga yang tidak berasal dari sumber yang sama.

Garis bawah: Bank Mandiri membayar dividen interim Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham pada 2 Oktober 2026. Nilainya setara sekitar 20,3% laba semester I. Pembayaran ini cukup konservatif jika dibandingkan dengan laba dan saldo laba perseroan, tetapi payout final tahun buku 2026 baru dapat dinilai setelah kinerja setahun penuh dan keputusan dividen berikutnya diketahui.

FAQ Dividen BMRI Oktober 2026

Berapa dividen interim BMRI 2026?
Bank Mandiri membagikan dividen interim sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham.
Kapan dividen BMRI dibayar?
Pembayaran dividen interim dijadwalkan pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Berapa payout ratio dividen interim BMRI?
Dibandingkan dengan laba bersih semester I 2026 sebesar Rp30,4 triliun, dividen Rp6,16 triliun setara sekitar 20,26%.
Berapa laba bersih Bank Mandiri hingga Juni 2026?
Laba bersih hingga 30 Juni 2026 tercatat sekitar Rp30,4 triliun.
Berapa saldo laba Bank Mandiri?
Saldo laba yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sekitar Rp211,8 triliun.
Apakah investor yang membeli BMRI pada 2 Oktober masih mendapat dividen ini?
Hak dividen mengikuti jadwal cum dan ex dividend yang sudah berlangsung pada September 2026. Tanggal 2 Oktober merupakan tanggal pembayaran, bukan tanggal penentuan hak baru.
Sumber: Informasi pembagian dividen interim PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. tahun buku 2026 sebagaimana terdapat dalam bahan yang diterima Receh.in.

Perhitungan Receh.in: Rp6,16 triliun dibagi laba bersih Rp30,4 triliun menghasilkan rasio sekitar 20,26%. Nilai Rp66 per saham dikalikan sekitar 93,33 miliar saham juga menghasilkan total mendekati Rp6,16 triliun.

Catatan: Rasio 20,26% merupakan perbandingan dengan laba semester I 2026, bukan payout ratio final tahun buku penuh. Bahan yang tersedia tidak menyertakan harga saham acuan sehingga dividend yield tidak dihitung.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham BMRI. Investor perlu mempertimbangkan kinerja laba, kualitas aset, permodalan, valuasi, likuiditas, dan kebijakan dividen Bank Mandiri secara keseluruhan.