Ticker

4/recent/ticker-posts

Terobosan SCG Menuju Masyarakat Net Zero Emission dengan Semen Rendah Karbon

Daftar Isi [Tampilkan]


Receh.in
– Dalam upaya global menuju pencapaian masyarakat yang berkelanjutan dan netral karbon, SCG, perusahaan terkemuka di Asia, mengungkapkan langkah strategis dan inovatif mereka. 

Pada kesempatan Sustainability Week Asia, yang diselenggarakan oleh The Economist di Bangkok, Thailand, Thammasak Sethaudom, President & CEO SCG, memaparkan bagaimana SCG menerapkan prinsip "Passion for Inclusive Green Growth" dalam operasional dan strategi bisnisnya. 

Dengan fokus pada pengembangan Semen Rendah Karbon sebagai salah satu terobosan utama, SCG berambisi mengurangi emisi karbon secara signifikan, sejalan dengan komitmen global untuk mencapai Net Zero.

Pada era industri yang terus bergerak cepat, tantangan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan menjadi semakin krusial. 

SCG, yang beroperasi di berbagai sektor industri, mengakui peran pentingnya dalam menghadapi tantangan ini. Melalui pengembangan Semen Rendah Karbon, SCG menunjukkan komitmen nyata dalam mengurangi dampak lingkungan industri manufaktur, terutama dalam sektor konstruksi yang notabene merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar.

Inovasi material dan teknologi produksi menjadi kunci dalam penciptaan Semen Rendah Karbon oleh SCG. Dengan mengintegrasikan pendekatan sains terbaru dan teknologi canggih, SCG berhasil mengembangkan formula semen yang tidak hanya ramah lingkungan tapi juga efektif dalam aplikasinya. Pengurangan emisi karbon dioksida hingga 10% pada generasi pertama produk ini merupakan langkah awal menuju pencapaian target lebih ambisius di masa depan.

Namun, perjalanan menuju Net Zero tidaklah mudah. Thammasak menekankan tantangan dalam transformasi energi, khususnya akses ke energi bersih yang terjangkau dan dapat diakses oleh berbagai sektor industri. 

Integrasi teknologi dan pemanfaatan keunggulan lokal, seperti konversi limbah pertanian menjadi bahan bakar biomassa di Thailand, menjadi salah satu strategi SCG dalam mengatasi kendala ini.

Teknologi juga memegang peran penting dalam pengembangan produk inovatif lainnya, seperti bioplastik, yang menawarkan alternatif berkelanjutan terhadap produk berbasis minyak bumi. 

“Selain itu, produk pertanian juga dapat dikembangkan menjadi inovasi hijau, seperti bioplastik, yang sangat diminati di pasar global. Langkah ini akan membantu kami memajukan bisnis dan ekonomi bersama masyarakat Net Zero lebih cepat. Organisasi harus berinvestasi dan berkolaborasi dalam pengembangan teknologi dengan semua sektor," kata Thammasak seperti diungakpakn dalam rilis media yang diterima Receh.in.

SCG menggali potensi inovasi hijau ini tidak hanya sebagai langkah untuk meminimalisir dampak lingkungan tapi juga sebagai peluang pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Sustainability Week Asia menjadi platform penting bagi SCG dan pemangku kepentingan lainnya dalam berbagi visi, strategi, dan solusi praktis dalam menghadapi isu perubahan iklim dan keberlanjutan. Dialog dan kolaborasi antar sektor menjadi kunci dalam mendorong perubahan yang lebih cepat dan efektif menuju pencapaian target iklim global.

Di bawah kepemimpinan Thammasak, SCG menetapkan empat penggerak utama yang akan memandu perusahaan menuju pencapaian Masyarakat Net Zero: organisasi yang adaptif, inovasi hijau, organisasi dengan beragam kemungkinan, dan masyarakat inklusif. Ini sejalan dengan landasan operasi "ESG 4 Plus" di SCG, yang mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) dengan komitmen tambahan untuk keadilan dan transparansi.

Pesan Thammasak di akhir diskusi menekankan kesiapan SCG dalam memimpin dan mendorong keberlanjutan di Asia dan global. Dengan semangat untuk pertumbuhan hijau yang inklusif, SCG bertujuan untuk tidak hanya berkontribusi pada pencapaian target iklim tapi juga memastikan ahwa pertumbuhan tersebut menguntungkan semua pihak dan tidak meninggalkan siapa pun.

Pencapaian masyarakat Net Zero bukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan kerjasama lintas sektor dan negara. Inisiatif dan terobosan yang dilakukan oleh SCG menunjukkan bahwa transformasi menuju keberlanjutan tidak hanya mungkin tapi juga menguntungkan secara ekonomi. 

Melalui teknologi inovatif dan kerjasama strategis, kita dapat mengatasi tantangan lingkungan sambil mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


Posting Komentar

0 Komentar