FlashNews

8/recent/ticker-posts

BUMI Diversifikasi Bisnis ke Emas dan Tembaga, Akuisisi Tambang di Australia

Daftar Isi [Tampilkan]

 

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memperkuat strategi diversifikasi bisnis dengan memperluas portofolio ke sektor mineral dan logam, seiring tren kenaikan harga komoditas global seperti tembaga dan emas.

Chief Corporate Affairs & Sustainability Officer BUMI, Christopher Fong, mengatakan bahwa meskipun perseroan tetap menjadikan batu bara termal sebagai basis utama bisnis, arah pertumbuhan perusahaan ke depan akan semakin difokuskan pada komoditas mineral bernilai tinggi.

“Kita fokus pada metal dan mineral sementara kita menjaga kokoh termal kita,” ujar Christopher dalam keterangan resmi, Kamis (12/3).

 

Batu Bara Masih Dominan

Saat ini, sekitar 90% bisnis BUMI masih berasal dari batu bara termal. Komoditas ini tetap menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan.

Namun, BUMI mulai memperluas portofolio ke sektor logam dan mineral dengan berinvestasi pada sejumlah proyek tambang di luar negeri.

Langkah ini dilakukan untuk menangkap peluang dari lonjakan harga komoditas logam di pasar global.

“Harga tembaga sedang mencapai rekor tertinggi, harga emas mencapai rekor tertinggi, harga perak mencapai rekor tertinggi, dan kami telah terjun ke bisnis-bisnis tersebut,” kata Christopher.

 

Operasikan Aset Tambang di Australia

Salah satu langkah strategis yang diambil BUMI adalah mengoperasikan aset tambang yang telah diakuisisi di North Queensland, Australia.

Beberapa aset tersebut antara lain:

  • Wolfram Ltd
  • Jubilee Metals Ltd

Proyek Wolfram diperkirakan akan mulai beroperasi dalam waktu dekat dengan fokus pada produksi emas.

“Wolfram adalah aset yang sama dengan sedikit emas, tapi kami fokus pada emas. Mereka memulai operasi dalam beberapa minggu,” ujar Christopher.

 

Akuisisi Tambang Wolfram

Sebelumnya, pada akhir 2025, BUMI telah merampungkan akuisisi 100% saham Wolfram Ltd (WFL) dengan nilai transaksi sekitar Rp698,98 miliar atau setara 63,5 juta dolar Australia.

Melalui akuisisi tersebut, BUMI memperoleh akses langsung terhadap potensi produksi emas dan tembaga dari tambang Wolfram yang berada di Australia Barat.

Sementara itu, proyek Jubilee diproyeksikan mulai memasuki fase produksi pada 2026.

“Kami juga mengharapkan produksi mulai pada 2026 dengan Jubilee,” kata Christopher.

 

Strategi Diversifikasi Komoditas

Langkah diversifikasi ini menunjukkan upaya PT Bumi Resources Tbk untuk mengurangi ketergantungan terhadap batu bara dalam jangka panjang.

Dengan masuk ke bisnis emas dan tembaga, BUMI berharap dapat memanfaatkan tren kenaikan harga logam yang banyak digunakan dalam industri energi, teknologi, dan transisi energi global.

Strategi ini juga diharapkan dapat membuka sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan di tengah dinamika pasar komoditas global.

 

Posting Komentar

0 Komentar