Harga emas dunia berhasil ditutup menguat pada perdagangan Senin (3/8/2026) setelah sempat mengalami tekanan tajam pada akhir pekan lalu. Meski demikian, pergerakan logam mulia masih dibayangi volatilitas tinggi akibat perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot ditutup naik 0,27% ke level US$4.053,8 per troy ons. Penguatan ini terjadi setelah emas sempat merosot sekitar 1,5% pada perdagangan Jumat (31/7/2026).
Dalam beberapa hari terakhir, harga emas bergerak naik turun dengan cepat. Sebelum terkoreksi pada Jumat, emas sempat mencatat kenaikan selama dua hari berturut-turut. Pada 28 Juli lalu, harga juga sempat turun sekitar 1,2% sebelum kembali menguat pada sesi berikutnya.
Pergerakan yang tidak menentu tersebut menunjukkan bahwa sentimen pasar masih sangat sensitif terhadap perkembangan global.
Harapan Perdamaian Timur Tengah Angkat Harga Emas
Salah satu sentimen yang menopang harga emas datang dari perkembangan terbaru di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa pembicaraan damai dengan Iran akan kembali dilanjutkan.
Kabar tersebut memberikan optimisme kepada pelaku pasar setelah sebelumnya Trump sempat mengancam akan melancarkan serangan terhadap Iran.
Meski demikian, Goldman Sachs menilai risiko geopolitik belum sepenuhnya mereda. Co-Head Global Commodities Research Goldman Sachs Samantha Dart menilai kondisi saat ini memang lebih mendukung harga emas, namun ketidakpastian masih cukup tinggi sehingga pasar belum benar-benar keluar dari tekanan.
Prediksi Harga Emas Hari Ini
Dari sisi teknikal, harga emas masih bergerak dalam fase konsolidasi.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 46, atau masih berada di bawah angka 50. Kondisi tersebut menunjukkan tren jangka pendek masih cenderung bearish meski pelemahannya mulai berkurang.
Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di level 69, yang mengindikasikan momentum beli masih cukup kuat.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran yang relatif terbatas.
Level resistance:
- US$4.059 per troy ons
- US$4.068 per troy ons
- US$4.076–US$4.094 per troy ons
- Target optimistis: US$4.105 per troy ons
Level support:
- US$4.054 per troy ons
- US$4.044–US$4.043 per troy ons apabila support pertama berhasil ditembus.
Volatilitas harga emas diperkirakan masih akan tinggi selama pelaku pasar terus mencermati perkembangan geopolitik serta arah kebijakan ekonomi global dalam beberapa hari ke depan.
Disclaimer: Analisis teknikal di atas merupakan gambaran potensi pergerakan harga berdasarkan indikator pasar dan bukan merupakan ajakan membeli maupun menjual emas atau instrumen investasi lainnya.
.jpg)
0 Komentar