JAKARTA — Di tengah bayang-bayang pelemahan daya beli dan kecenderungan masyarakat untuk memperketat anggaran belanja, PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY)—pengelola jaringan ritel MR.D.I.Y. Indonesia—justru sukses membukukan rapor keuangan yang berkilau sepanjang Semester I/2026.
Mengutip laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, emiten ritel perlengkapan rumah tangga ini mengantongi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp589,68 miliar. Angka tersebut melesat 16,61% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp505,69 miliar.
Ringkasan
- Pertumbuhan Kinerja Keuangan: Laba bersih MDIY melesat 16,61% YoY mencapai Rp589,68 miliar, sementara pendapatan terkerek 24,5% YoY menembus Rp4,65 triliun pada Semester I/2026.
- Ekspansi Gerai Masif: Menambah 130 toko baru sepanjang enam bulan pertama 2026, memperluas jangkauannya menjadi 1.349 toko di seluruh Indonesia.
- Strategi Tahan Tekanan Daya Beli: Mengandalkan formula harga terjangkau, efisiensi rantai pasok, dan promo berkala untuk mempertahankan volume transaksi di tengah ketatnya anggaran konsumen.
Top-line perseroan pun melaju kencang. MDIY membukukan pendapatan sebesar Rp4,65 triliun (tumbuh 24,5% YoY dari Rp3,73 triliun), dengan laba kotor yang terkerek 15,7% YoY menjadi Rp2,42 triliun.
Strategi Harga Terjangkau dan Tambah 130 Gerai Baru
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, mengungkapkan bahwa jumlah transaksi perseroan tumbuh 23,3% sepanjang paruh pertama 2026. Pertumbuhan volume ini didorong oleh perluasan jaringan fisik serta pergeseran perilaku konsumen yang makin selektif mencari barang berkualitas dengan harga ramah di kantong.
— Edwin Cheah, Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia
Keterjangkauan lokasi juga menjadi kunci. Sepanjang Januari–Juni 2026, MR.D.I.Y. berhasil meresmikan 130 toko baru. Langkah agresif ini mengukuhkan total jaringan operasional MR.D.I.Y. Indonesia mencapai 1.349 toko yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Disiplin Efisiensi Rantai Pasok
Senada dengan hal tersebut, Direktur & Chief Financial Officer MDIY, Rika Juniaty Tanzil, menegaskan bahwa strategi penetapan harga murah tidak harus mengorbankan marjin pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Integrasi rantai pasok yang solid, skala ekonomi (scale of business) yang kian raksasa, serta eksekusi operasional yang disiplin memungkinkan perseroan menekan efisiensi pembiayaan tanpa mengurangi pengalaman berbelanja pelanggan.
Guna mempertahankan proposisi nilai "Hemat, Lengkap, Dekat", MDIY aktif menggulirkan program penahan harga seperti campaign Harga Tetap Sama, promo harian Super Bombastis, hingga program tematik Back to School.
0 Komentar