Daftar IsiTampilkan

Receh.in — Investor asing membukukan net foreign sell Rp1,55 triliun di pasar reguler Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Rabu, 30 September 2026, ketika IHSG turun 0,83% ke level 6.071.

Tekanan jual terbesar di pasar reguler terjadi pada TLKM, BMRI, dan BBCA. Sebaliknya, UNTR dan ANTM menjadi dua saham dengan pembelian bersih asing terbesar.

Jika seluruh pasar digabungkan, termasuk transaksi negosiasi, nilai jual bersih asing membesar menjadi sekitar Rp1,61 triliun. Dalam hitungan all trade, BBCA menjadi saham dengan net foreign sell terbesar Rp231,1 miliar, disusul TLKM Rp225,1 miliar dan BMRI Rp205,9 miliar.

Data ini menunjukkan aksi jual asing cukup besar secara agregat, tetapi arus dana tetap selektif karena sebagian saham masih mencatat net buy.

Ringkasan
  • Asing mencatat net sell Rp1,55 triliun di pasar reguler dan sekitar Rp1,61 triliun untuk seluruh pasar.
  • BBCA, TLKM, dan BMRI menjadi saham dengan net sell terbesar dalam perdagangan all trade.
  • UNTR menjadi net buy asing terbesar sekitar Rp81,9 miliar, disusul ANTM Rp66,2 miliar.
Rp1,55 T Net sell asing pasar reguler
Rp1,61 T Net sell asing seluruh pasar
Rp81,9 M Net buy UNTR
Rp231,1 M Net sell BBCA all trade

Asing Net Sell Rp1,55 Triliun di Pasar Reguler

Berdasarkan data IPOT, nilai pembelian asing di pasar reguler mencapai sekitar Rp4,43 triliun, sedangkan nilai penjualan sekitar Rp5,98 triliun.

Selisihnya menghasilkan net foreign sell sekitar Rp1,55 triliun.

Pasar Reguler Nilai
Foreign buy Rp4,43 triliun
Foreign sell Rp5,98 triliun
Net foreign sell Rp1,55 triliun

Aksi jual asing terjadi bersamaan dengan IHSG yang melemah 0,83% ke level 6.071.

Namun korelasi waktu tidak otomatis berarti net sell asing menjadi satu-satunya penyebab penurunan IHSG. Pergerakan indeks tetap merupakan hasil gabungan perubahan harga ratusan saham dengan bobot berbeda.

Foreign flow penting, tetapi bukan satu-satunya penggerak IHSG. Net sell besar dapat menjadi tekanan, namun arah indeks tetap dipengaruhi pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar, sentimen, likuiditas, dan faktor pasar lainnya.

TLKM, BMRI, dan BBCA Paling Banyak Dilepas di Reguler

Di pasar reguler, TLKM mencatat penjualan bersih asing terbesar sebesar Rp215,5 miliar.

Saham Net Sell Asing Reguler
TLKM Rp215,5 miliar
BMRI Rp205,9 miliar
BBCA Rp176,3 miliar

Tiga saham tersebut saja mencatat net sell sekitar Rp597,7 miliar di pasar reguler.

Di sisi lain, asing masih membukukan pembelian bersih pada beberapa saham.

Saham Net Buy Asing Reguler
UNTR Rp81,9 miliar
ANTM Rp65,9 miliar
JARR Rp16,2 miliar

Artinya, meski arus dana asing secara keseluruhan negatif, tidak semua saham mengalami tekanan jual asing.

Pasar Negosiasi Juga Catat Net Sell

Di pasar negosiasi, investor asing mencatat pembelian sekitar Rp1,407 triliun dan penjualan Rp1,465 triliun.

Net foreign sell di pasar tersebut mencapai sekitar Rp58,1 miliar.

Pasar Negosiasi Nilai
Foreign buy Rp1,407 triliun
Foreign sell Rp1,465 triliun
Net foreign sell Rp58,1 miliar

NSSS mencatat net buy asing terbesar di pasar negosiasi sebesar Rp21,2 miliar, disusul GOTO Rp3,6 miliar dan CTRA Rp2,3 miliar.

Sementara itu, BBCA mencatat net sell asing terbesar di pasar negosiasi Rp54,7 miliar, disusul PACK Rp13,2 miliar dan TLKM Rp9,5 miliar.

Transaksi pasar negosiasi tidak sama dengan tekanan beli-jual di pasar reguler. Transaksi nego dapat berkaitan dengan transfer blok saham pada harga dan mekanisme yang berbeda, sehingga perlu dipisahkan ketika membaca tekanan harga intraday.

All Trade: BBCA Jadi Net Sell Terbesar

Jika transaksi reguler dan negosiasi digabungkan, nilai pembelian asing mencapai sekitar Rp5,83 triliun, sedangkan penjualan sekitar Rp7,44 triliun.

Dengan demikian, net foreign sell seluruh pasar tercatat sekitar Rp1,61 triliun.

Seluruh Pasar Nilai
Foreign buy Rp5,83 triliun
Foreign sell Rp7,44 triliun
Net foreign sell Rp1,61 triliun

Dalam perdagangan all trade, BBCA menjadi saham dengan net sell asing terbesar, mencapai Rp231,1 miliar.

Saham Net Sell Asing All Trade
BBCA Rp231,1 miliar
TLKM Rp225,1 miliar
BMRI Rp205,9 miliar

Sementara itu, UNTR tetap menjadi saham dengan pembelian bersih asing terbesar sebesar Rp81,9 miliar.

Saham Net Buy Asing All Trade
UNTR Rp81,9 miliar
ANTM Rp66,2 miliar
NSSS Rp20,8 miliar

Perbedaan antara pasar reguler dan all trade terutama muncul karena adanya tambahan transaksi di pasar negosiasi.

Intinya: asing mencatat net sell besar sekitar Rp1,61 triliun untuk seluruh pasar pada 30 September 2026. Tekanan terutama terlihat pada BBCA, TLKM, dan BMRI, sementara UNTR dan ANTM justru mendapat pembelian bersih. Foreign flow satu hari tetap merupakan snapshot, bukan bukti perubahan tren jangka panjang atau penilaian fundamental saham.

FAQ Foreign Flow 30 September 2026

Berapa net sell asing di pasar reguler?
Investor asing mencatat net foreign sell sekitar Rp1,55 triliun di pasar reguler.
Berapa net sell asing untuk seluruh pasar?
Jika transaksi reguler dan negosiasi digabungkan, net foreign sell mencapai sekitar Rp1,61 triliun.
Saham apa yang paling banyak dijual asing?
Dalam all trade, BBCA mencatat net foreign sell terbesar Rp231,1 miliar, diikuti TLKM Rp225,1 miliar dan BMRI Rp205,9 miliar.
Saham apa yang paling banyak dibeli asing?
UNTR menjadi saham dengan net foreign buy terbesar Rp81,9 miliar, disusul ANTM Rp66,2 miliar dan NSSS Rp20,8 miliar.
Apakah pasar negosiasi ikut net sell?
Ya. Investor asing mencatat net sell sekitar Rp58,1 miliar di pasar negosiasi.
Apakah net sell asing otomatis menyebabkan IHSG turun?
Tidak otomatis. Net sell asing dapat menjadi tekanan, tetapi IHSG dipengaruhi banyak saham dan faktor pasar lain dengan bobot yang berbeda.
Sumber: Data aplikasi IPOT sebagaimana dikutip Ipotnews untuk perdagangan Bursa Efek Indonesia pada 30 September 2026.

Perhitungan Receh.in: Net sell pasar reguler dihitung dari Rp5,98 triliun dikurangi Rp4,43 triliun atau sekitar Rp1,55 triliun. Net sell seluruh pasar dihitung dari Rp7,44 triliun dikurangi Rp5,83 triliun atau sekitar Rp1,61 triliun. Tiga net sell reguler terbesar—TLKM, BMRI, dan BBCA—berjumlah sekitar Rp597,7 miliar.

Catatan: Data pasar negosiasi dipisahkan dari pasar reguler karena karakter transaksinya berbeda. Foreign flow satu hari tidak cukup untuk menyimpulkan akumulasi atau distribusi jangka panjang.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Arus dana asing perlu dibaca bersama fundamental, valuasi, likuiditas, dan kondisi pasar.