Receh.in — Harga emas Antam hari ini, Kamis, 15 Oktober 2026, turun Rp13.000 menjadi Rp2.561.000 per gram. Sehari sebelumnya, emas batangan 1 gram masih dijual Rp2.574.000.
Harga pembelian kembali atau buyback ikut turun dalam jumlah yang sama, dari Rp2.383.000 menjadi Rp2.370.000 per gram. Karena harga jual dan buyback sama-sama turun Rp13.000, jarak di antara keduanya tidak berubah: Rp191.000 per gram atau sekitar 7,46% dari harga jual.
Angka spread itu justru menjadi bagian penting bagi calon pembeli. Emas memang sedang turun, tetapi investor yang membeli hari ini lalu menjualnya kembali dalam waktu sangat pendek tetap harus mengejar kenaikan sekitar 8% hanya agar harga buyback mendekati harga belinya—bahkan sebelum memperhitungkan pajak dan biaya transaksi.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Mengacu pada daftar harga Logam Mulia yang diperbarui sekitar pukul 08.30 WIB, emas Antam 1 gram dijual Rp2.561.000 sebelum PPh Pasal 22. Setelah PPh 0,25%, harga menjadi Rp2.567.403.
| Berat | Harga Dasar | Harga + PPh 0,25% |
|---|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.330.500 | Rp1.333.826 |
| 1 gram | Rp2.561.000 | Rp2.567.403 |
| 5 gram | Rp12.580.000 | Rp12.611.450 |
| 10 gram | Rp25.105.000 | Rp25.167.763 |
| 25 gram | Rp62.637.000 | Rp62.793.593 |
| 50 gram | Rp125.195.000 | Rp125.507.988 |
| 100 gram | Rp250.312.000 | Rp250.937.780 |
Harga 1 gram saat ini juga sudah sekitar 19,16% di bawah rekor Rp3.168.000 yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Dalam sepekan sebelumnya harga bergerak di rentang Rp2.574.000 hingga Rp2.594.000. Dengan penutupan Rp2.561.000 hari ini, harga sudah turun di bawah kisaran tersebut.
Buyback Rp2,37 Juta, Spread Tetap Rp191.000
Investor yang menjual emas ke Antam tidak menerima harga Rp2.561.000, melainkan mengikuti harga buyback yang pada hari ini berada di Rp2.370.000 per gram.
| Keterangan | Per Gram |
|---|---|
| Harga jual Antam | Rp2.561.000 |
| Harga buyback | Rp2.370.000 |
| Spread | Rp191.000 |
| Spread terhadap harga jual | 7,46% |
Untuk kembali ke harga jual dasar Rp2.561.000, buyback perlu naik sekitar 8,06% dari posisi Rp2.370.000. Jika patokannya harga pembelian 1 gram setelah PPh 0,25%, kenaikan yang dibutuhkan bahkan sedikit lebih tinggi.
Karena itulah emas batangan cenderung kurang cocok diperlakukan seperti instrumen trading harian. Spread membuat investor membutuhkan ruang kenaikan cukup lebar sebelum benar-benar mencapai titik impas.
Beli 10 Gram Hari Ini, Langsung Minus Sekitar Rp1,83 Juta jika Dijual Lagi
Gambaran spread menjadi lebih terasa jika menggunakan ukuran 10 gram.
Harga beli emas Antam 10 gram hari ini mencapai Rp25.167.763 setelah PPh 0,25%. Jika langsung dijual kembali dengan buyback Rp2.370.000 per gram, nilai bruto penjualan menjadi Rp23,7 juta.
Untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, bahan sumber menggunakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% dan meterai Rp10.000. Dengan asumsi tersebut, dana bersih yang diterima sekitar Rp23.334.500.
Selisih terhadap modal awal mencapai sekitar Rp1.833.263, atau sekitar 7,28%.
Siapa yang Masih Untung jika Menjual Hari Ini?
Dengan buyback Rp2.370.000, hasil investasi sangat bergantung pada kapan emas dibeli. Pembeli pada Oktober 2025 masih berada di zona untung, tetapi pembeli ketika harga mendekati rekor Januari 2026 masih menanggung kerugian besar.
| Tanggal Beli | Harga 1 Gram | Laba/Rugi jika Dijual Rp2.370.000 | Persentase |
|---|---|---|---|
| 10 Oktober 2025 | Rp2.294.000 | +Rp76.000 | +3,31% |
| 25 Desember 2025 | Rp2.605.000 | –Rp235.000 | –9,02% |
| 28 Januari 2026 | Rp3.003.000 | –Rp633.000 | –21,08% |
| 29 Januari 2026 | Rp3.168.000 | –Rp798.000 | –25,19% |
| 5 Maret 2026 | Rp3.049.000 | –Rp679.000 | –22,27% |
| 10 April 2026 | Rp2.857.000 | –Rp487.000 | –17,05% |
| 25 September 2026 | Rp2.590.000 | –Rp220.000 | –8,49% |
| 7 Oktober 2026 | Rp2.580.000 | –Rp210.000 | –8,14% |
| 15 Oktober 2026 | Rp2.561.000 | –Rp191.000 | –7,46% |
Tabel tersebut memperlihatkan efek waktu pembelian dengan sangat jelas. Investor yang masuk ketika emas berada di puncak Rp3,168 juta masih menghadapi penurunan sekitar seperempat nilai jika menjualnya pada harga buyback hari ini.
Sebaliknya, pemegang emas yang membeli pada 10 Oktober 2025 di Rp2.294.000 masih memiliki keuntungan sekitar Rp76.000 per gram sebelum memperhitungkan pajak dan biaya lain.
Emas Dunia Melemah, Antam Ikut Turun
Penurunan emas Antam berlangsung ketika harga emas dunia juga sedang tertekan. Dalam data pasar yang tercantum pada bahan sumber, emas dunia pada Rabu, 14 Oktober 2026, turun 1,2% menjadi sekitar US$4.111,7 per troy ounce, sekaligus berada di level terendah sejak awal Agustus.
Tekanan tersebut dikaitkan dengan inflasi Amerika Serikat September 2026 yang disebut mencapai 3,7% secara tahunan. Inflasi yang tetap tinggi dapat memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama.
Bagi emas, suku bunga tinggi biasanya menjadi hambatan karena logam mulia tidak memberikan bunga. Ketika imbal hasil aset berbunga meningkat, sebagian investor memiliki insentif lebih besar untuk memindahkan dana ke obligasi atau instrumen dolar.
Harga Antam sendiri tidak hanya mengikuti emas dunia. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga ikut menentukan karena emas internasional diperdagangkan dalam dolar.
Turun 19% dari Rekor, Apakah Sudah Menarik Dibeli?
Turun hampir 20% dari puncak tentu membuat harga saat ini terlihat jauh lebih rendah dibandingkan Januari. Namun investor tetap perlu membedakan antara “lebih murah dibandingkan rekor” dan “sudah mencapai titik terendah”.
Dalam jangka pendek, tekanan masih dapat berlanjut jika inflasi AS bertahan tinggi dan kebijakan moneter tetap ketat. Sebaliknya, meningkatnya ketegangan geopolitik, perubahan arah suku bunga, pelemahan ekonomi AS, atau pergerakan rupiah dapat mengubah tren harga.
Bagi pembeli emas fisik, persoalannya juga bukan sekadar menebak apakah harga besok naik atau turun. Horizon investasi menjadi penting karena spread Rp191.000 per gram membuat emas membutuhkan kenaikan cukup besar sebelum menghasilkan keuntungan riil.
Catatan perhitungan: Spread Rp191.000 diperoleh dari selisih harga jual Rp2.561.000 dan buyback Rp2.370.000. Persentase spread sekitar 7,46% dihitung terhadap harga jual. Simulasi laba-rugi historis menggunakan harga beli yang tercantum dalam bahan sumber dan buyback 15 Oktober 2026 sebesar Rp2.370.000 per gram.
Catatan pajak: Harga setelah PPh pembelian dan simulasi pajak buyback mengikuti tarif yang tercantum dalam bahan sumber. Ketentuan pajak aktual dapat bergantung pada kondisi transaksi dan aturan yang berlaku.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi membeli atau menjual emas.

0 Komentar