Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
Pemerintah bergerak menekan harga jagung pakan yang melonjak dan menekan usaha peternak ayam petelur. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menugaskan Perum Bulog untuk segera menyalurkan sekitar 150.000 ton jagung SPHP yang masih tersedia di gudang kepada peternak.

Jagung dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP dijual pemerintah dengan harga Rp5.000 per kilogram di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini diambil setelah peternak mengeluhkan harga jagung di pasar yang sebelumnya berada di kisaran Rp5.500–Rp6.000 per kg kini melonjak menjadi lebih dari Rp8.000 per kg.

Amran juga menuding ada praktik yang tidak wajar dalam rantai pasok pangan. Ia menyebut pemerintah akan mengusut dugaan permainan yang membuat komoditas menjadi langka dan mahal.

Ringkasan
  • Pemerintah menyiapkan sekitar 150.000 ton jagung SPHP untuk peternak.
  • Harga jagung SPHP Bulog ditetapkan Rp5.000 per kg, jauh di bawah keluhan harga pasar yang sudah menembus di atas Rp8.000 per kg.
  • Mentan menyatakan pemerintah akan mengusut dugaan praktik yang membuat harga pakan dan pangan menjadi mahal.
150.000 Ton Stok jagung SPHP yang akan disalurkan
Rp5.000/kg Harga jagung SPHP Bulog
>Rp8.000/kg Keluhan harga jagung di pasar
Rp8.630/kg Harga pakan yang disebut dijual ID Food

Mentan Sebut Ada Kejanggalan di Rantai Pasok Pakan

Amran mengatakan persoalan mahalnya pakan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan komoditas, tetapi juga distribusi dan struktur pasarnya.

Dalam rapat koordinasi inflasi di Kementerian Dalam Negeri, ia membandingkan harga pakan yang dijual BUMN dengan pihak swasta. Menurut Amran, ID Food menjual pakan Rp8.630 per kg, sedangkan swasta sekitar Rp10.000 per kg.

Pernyataan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menelusuri lebih jauh penyebab harga pakan tetap tinggi di tingkat peternak.

Tuduhan “mafia” perlu dibuktikan lewat penegakan hukum
Pernyataan Mentan menunjukkan adanya dugaan praktik yang tidak wajar. Namun dugaan tersebut tetap memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan, pengawasan distribusi, dan proses hukum sebelum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran.

Bulog Diminta Salurkan 150.000 Ton Jagung

Untuk menurunkan tekanan biaya pakan, Amran meminta Bulog mempercepat penyaluran stok jagung SPHP sekitar 150.000 ton kepada peternak.

Harga jagung SPHP dipatok Rp5.000 per kg. Jika pasokan benar-benar mengalir ke peternak, selisih harga dengan pasar saat ini cukup besar.

Komponen Harga/Volume
Jagung SPHP Bulog Rp5.000 per kg
Harga jagung sebelumnya Rp5.500–Rp6.000 per kg
Harga jagung yang dikeluhkan peternak Di atas Rp8.000 per kg
Stok SPHP yang akan disalurkan ±150.000 ton

Secara sederhana, semakin murah harga jagung yang diterima peternak, semakin besar ruang untuk menekan biaya produksi telur.

Harga Pakan Tinggi Tekan Margin Peternak

Peternak ayam petelur melakukan unjuk rasa di depan DPR karena biaya pakan meningkat sementara harga telur dinilai tidak cukup tinggi untuk mengimbangi kenaikan biaya.

Jagung merupakan salah satu bahan utama dalam pakan unggas. Karena itu, lonjakan harga jagung langsung memengaruhi struktur biaya peternak.

Perwakilan peternak meminta pemerintah memastikan pasokan jagung dengan harga wajar setidaknya untuk periode Oktober 2026 hingga Maret 2027.

Masalah Dampak ke Peternak
Harga jagung naik Biaya pakan meningkat
Harga telur lemah Margin keuntungan menyusut
Pasokan jagung terbatas Peternak kesulitan menjaga biaya produksi
SPHP masuk pasar Berpotensi menekan biaya bahan baku

Apa Dampaknya ke Harga Telur dan Inflasi?

Jika penyaluran jagung SPHP berjalan lancar, tekanan terhadap biaya pakan berpotensi berkurang.

Efek akhirnya terhadap harga telur akan bergantung pada seberapa besar penurunan biaya pakan diteruskan ke harga jual, kondisi pasokan telur, serta keseimbangan permintaan dan penawaran.

Pemerintah juga berkepentingan menjaga harga pakan tetap terkendali karena telur merupakan salah satu sumber protein yang sensitif terhadap perubahan harga pangan.

Namun penyaluran stok saja tidak otomatis menyelesaikan persoalan jika distribusi tidak tepat sasaran atau jika terjadi hambatan di tingkat perdagangan.

Catatan Recehin
Kunci kebijakan ini bukan sekadar besarnya stok 150.000 ton, tetapi apakah jagung benar-benar sampai ke peternak pada harga Rp5.000 per kg. Jika distribusi efektif, tekanan margin peternak bisa berkurang. Jika tidak, disparitas antara harga pemerintah dan harga pasar akan tetap lebar. Karena itu, pengawasan distribusi sama pentingnya dengan penambahan pasokan.

FAQ Jagung Pakan dan Peternak Ayam

Berapa stok jagung SPHP yang akan disalurkan pemerintah?
Pemerintah melalui Bulog akan menyalurkan sekitar 150.000 ton jagung SPHP yang masih tersedia di gudang.
Berapa harga jagung SPHP Bulog?
Harga jagung SPHP ditetapkan Rp5.000 per kilogram.
Berapa harga jagung yang dikeluhkan peternak?
Peternak menyebut harga jagung yang sebelumnya sekitar Rp5.500–Rp6.000 per kg kini melonjak menjadi lebih dari Rp8.000 per kg.
Kenapa harga pakan penting bagi peternak ayam petelur?
Pakan merupakan komponen biaya utama usaha peternakan. Ketika harga jagung dan pakan naik, margin peternak menyusut jika harga telur tidak ikut naik.
Apa langkah pemerintah selain menyalurkan jagung SPHP?
Mentan menyatakan pemerintah akan mengusut dugaan praktik yang membuat komoditas pangan menjadi langka dan mahal, termasuk berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri.
Apakah penyaluran jagung SPHP pasti menurunkan harga telur?
Belum tentu. Dampaknya bergantung pada efektivitas distribusi, biaya pakan lain, pasokan telur, dan kondisi permintaan pasar.
Sumber: Pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam rapat koordinasi inflasi, informasi pemerintah mengenai jagung SPHP Bulog, serta keterangan perwakilan peternak ayam petelur.

Catatan: Pernyataan mengenai dugaan “mafia” merupakan klaim dari Menteri Pertanian dan belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan hukum tanpa proses pembuktian.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi investasi maupun keputusan usaha.