Mengenal Sukuk Tabungan (ST007) yang akan Diterbitkan Pemerintah


Pemerintah segera meluncurkan lagi produk surat berharga negara (SBN) ritel yang bisa jadi pilihan instrumen investasi aman bagi kalangan individu. Kali ini produk yang akan ditawarkan adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Tabungan seri ST007.

Penerbitan instrumen Sukuk Tabungan ST007 ini dilakukan setelah pemerintah sukses memasarkan sejumlah produk SBN Ritel tahun ini di tengah situasi pandemi Covid-19. Bahkan, penerbitan Sukuk Negara Ritel seri SR013 mencapai angka penjualan yang fantastis untuk sebuah SBN ritel di Indonesia, yaitu Rp25,67 triliun.

Melihat prestasi ini, tak heran jika pemerintah berniat menerbitkan lagi produk SBN Ritel lain. Pilihannya kali ini ke Sukuk Tabungan. Seri kali ini termasuk Green Sukuk Ritel, jadi dana yang terkumpul akan dipakai untuk membiayai proyek-proyek yang terkait dengan sustainablity

Melalui penerbitan Green Sukuk Ritel seri ST006, Pemerintah akan membiayai proyek ramah lingkungan di lima sektor yakni energi yang terjangkau dan bersih; kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi; industri, inovasi dan infrastruktur; kota dan komunitas yang berkelanjutan; dan aksi iklim. Hal ini diharapkan dapat memitigasi dampak perubahan iklim dan adaptasi atas perubahan iklim yang telah terjadi. 


Beda Suku Tabungan dengan Instrumen Lain

Apa sebenarnya sukuk tabungan? Mari kita lihat gambar berikut, untuk membedakan dengan produk SBN ritel lainnya.


Pertama, tentu saja soal syariah. Kata 'sukuk' menunjukkan bahwa instrumen ini diterbitkan berdasarkan syariat Islam, walaupun tidak terbatas untuk kaum Muslim. Lawannya adalah Saving Bonds Retail (SBR) yang diterbitkan dengan cara konvensional. 

Meurut POJK No. 18 Tahun 2015 sukuk adalah efek syariah berupa sertifikat atau bukti kepemilikan yang bernilai sama dan mewakili bagian yang tidak terpisahkan atau tidak terbagi, atas asset yang mendasarinya.

Adapun bedanya dengan Sukuk Ritel adalah ST tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sedangkan SR bisa diperjual-belikan setelah masa hold period. 

Beda lainnya adalah soal jangka waktu. Untuk ST hanya 2 tahun, sedangkan SR maupun Obligasi Negara Ritel (ORI) adalah 3 tahun. 

Berikut Karakter ST

  • Untuk individu Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan KTP.
  • Pengelolaan investasi dengan prinsip syariah
  • Pemesanan mulai dari Rp 1 Juta
  • Imbalan mengambang dengan imbalan minimal
  • Tenor 2 tahun
  • Fasilitas early redemption
  • Tidak dapat diperdagangkan / dialihkan

Keuntungan Beli ST007

  • Pokok dan Imbalan dijamin oleh negara
  • Tingkat imbalan kompetitif, lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito Bank BUMN
  • Imbalan mengambang mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate dengan jaminan imbalan minimal (floor)
  • Imbalan dibayar tiap bulan
  • Early redemption tanpa dikenakan redemption cost oleh pemerintah
  • Kemudahan akses transaksi Sistem Elektronik (online)
  • Berpartisipasi langsung membangun negeri
  • Produk sesuai prinsip syariah

Early Redemption.

Apa itu early redemption? ST007 ini adalah instrumen yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, namun terdapat fasilitas early redemption, yaitu fasilitas yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok ST007 oleh pemerintah sebelum jatuh tempo.

Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp 2 juta di setiap Mitra Distribusi dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk early redemption adalah 50% dari total kepemilikan investor.

Tingkat Kupon

Inilah yang sering dicari calon investor. Namun sayangnya hingga saat ini belum diumumkan berapa besaran kupon minimal. Untuk seri sebelumnya, yaitu ST006 kupon minimalnya adalah 6,75% p.a. Adapun produk SBN Ritel terakhir yang diterbitkan pemerintah adalah Obligasi Negara Ritel Seri 018 dengan kupon 5,70%. Bisa jadi kupon minimal akan lebih kecil mengingat tren suku bunga rendah saat ini. 

Berminat mau beli? Di mana?

Sama seperti sejumlah SBN Ritel lainnya, ST juga bisa dibeli lewat mitra distribusi yang ditunjuk. Pembelian secara online, jadi memudahkan investor. 

Perbedaan Sukuk Tabungan dengan produk investasi lain



Komentar