Ketegangan di kawasan Timur Tengah akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel mulai memengaruhi jalur perdagangan energi global. Namun, sebuah sumber pemerintah di India menyebutkan bahwa Iran akan mengizinkan kapal tanker berbendera India melintas di Selat Hormuz, jalur vital bagi pasokan minyak negara tersebut.
Meski demikian, sumber dari pihak Iran di luar negeri membantah adanya kesepakatan resmi terkait hal tersebut.
Kapal Tanker Pertama Tiba di India
Di tengah ketidakpastian keamanan pelayaran di kawasan Teluk, kapal tanker jenis Suezmax bernama Shenlong yang berbendera Liberia berhasil tiba di pelabuhan di Mumbai pada 12 Maret 2026.
Kapal tersebut membawa minyak mentah dari Arab Saudi dan menjadi kapal tanker pertama yang mencapai India dari Timur Tengah sejak perang pecah pada akhir Februari 2026.
Minyak yang diangkut kapal tersebut diketahui ditujukan untuk perusahaan energi milik negara India, yaitu Bharat Petroleum Corporation Limited.
Selain Shenlong, dua kapal tanker berbendera asing lainnya yang diduga menuju India juga dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.
India dan Iran Intensifkan Komunikasi Diplomatik
Menurut pejabat India, Menteri Luar Negeri Subrahmanyam Jaishankar telah melakukan tiga kali percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dalam beberapa hari terakhir.
Pembicaraan tersebut berfokus pada dua isu utama:
- keamanan pelayaran di Teluk Persia
- keamanan pasokan energi bagi India
Meski demikian, kedua negara tidak secara resmi menyebut adanya kesepakatan khusus terkait jalur aman bagi kapal tanker India.
28 Kapal India Beroperasi di Sekitar Hormuz
Pemerintah India mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 28 kapal berbendera India yang beroperasi di sekitar Selat Hormuz, baik di sisi barat maupun timur.
Di atas kapal-kapal tersebut terdapat sekitar 778 pelaut India.
Pemerintah India menyatakan berbagai pihak terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan awak kapal, termasuk:
- otoritas pelayaran
- operator kapal
- agen perekrutan
- kedutaan India di berbagai negara kawasan
Jalur Energi Dunia dalam Ancaman
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling strategis di dunia. Bagi India, jalur ini sangat penting karena sekitar 40% impor minyaknya berasal dari kawasan Timur Tengah dan melewati selat tersebut.
Sejak konflik meningkat pada akhir Februari 2026, Iran dilaporkan telah menyerang sedikitnya 16 kapal di kawasan tersebut.
Teheran juga memperingatkan bahwa harga minyak dunia bisa melonjak hingga US$200 per barel jika konflik terus berlanjut.
Situasi ini memaksa India mencari alternatif pasokan energi, termasuk meningkatkan pembelian minyak dari Rusia.
Di sisi lain, ketegangan di jalur pelayaran global juga mulai memicu kekhawatiran pasar energi internasional karena gangguan distribusi di Selat Hormuz dapat berdampak langsung pada harga minyak dunia. (Reuters)

0 Komentar