FlashNews

8/recent/ticker-posts

Produsen Prochiz KEJU Siapkan Buyback Rp28,12 Miliar, Bidik 50,67 Juta Saham

Daftar Isi [Tampilkan]

 

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), produsen keju merek Prochiz yang merupakan bagian dari grup Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, berencana melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp28,12 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan melalui laman Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan menargetkan untuk membeli kembali sekitar 50,67 juta lembar saham, atau setara 0,90% dari total saham yang beredar.

 

Tujuan Buyback

Manajemen KEJU menjelaskan bahwa aksi buyback dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kinerja fundamental perusahaan.

Dana untuk pelaksanaan buyback tersebut akan sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan, tanpa menggunakan pinjaman maupun dana hasil penawaran umum.

Perseroan menilai langkah ini juga memberikan fleksibilitas dalam mengelola pergerakan harga saham di masa mendatang.

 

Jadwal Pelaksanaan Buyback

Rencana buyback saham KEJU akan melalui beberapa tahapan sebagai berikut:

  • 13 Maret 2026: Pengumuman keterbukaan informasi dan rencana RUPSLB
  • 27 Maret 2026: Penetapan daftar pemegang saham yang berhak hadir
  • 30 Maret 2026: Pemanggilan RUPSLB
  • 21 April 2026: Pelaksanaan RUPSLB untuk persetujuan buyback
  • 23 April 2026: Pengumuman ringkasan hasil RUPSLB
  • Maksimal 12 bulan setelah persetujuan: Periode pelaksanaan buyback

 

Dampak terhadap Kinerja Keuangan

Manajemen menyatakan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan berdampak signifikan terhadap operasional maupun pendapatan perusahaan.

Namun, aksi tersebut diperkirakan akan meningkatkan sejumlah indikator keuangan, antara lain:

  • Laba per saham (EPS) naik dari 31,90 menjadi 32,19
  • Return on Equity (ROE) meningkat dari 21,23% menjadi 21,97%

Sementara itu, kas internal perusahaan diperkirakan akan berkurang sebesar Rp28,12 miliar sesuai dengan alokasi dana buyback.

Dengan rencana ini, PT Mulia Boga Raya Tbk berharap dapat menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang.

 

Posting Komentar

0 Komentar