JAKARTA — Aroma ekspansi dari salah satu brand kopi kekinian terbesar di Indonesia, Kopi Kenangan, makin menyengat. PT Bumi Berkah Boga—entitas pemilik jaringan Kopi Kenangan—dikabarkan mulai menjajaki peluang untuk melantai di bursa saham melalui aksi Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO).
- PT Bumi Berkah Boga (Kopi Kenangan) mulai menjajaki potensi penawaran umum perdana saham (IPO) dengan target nilai mencapai US$1 miliar atau setara Rp17,89 triliun.
- Selain bursa domestik, Singapura menjadi salah satu lokasi yang masuk dalam pertimbangan perusahaan untuk mencatatkan sahamnya (listing).
- Sepanjang 2025, Kopi Kenangan meraup pendapatan bersih US$184 juta dengan laba bersih US$17 juta. Saat ini perusahaan mengoperasikan lebih dari 1.300 gerai di 6 negara dan membidik tambahan 550 gerai baru pada 2026.
Melansir laporan The
Wall Street Journal, perusahaan telah menggelar diskusi awal bersama
sejumlah perbankan guna membahas potensi IPO bernilai fantastis, yakni hingga US$1
miliar atau sekitar Rp17,89 triliun.
Singapura
disebut-sebut menjadi salah satu bursa yang masuk dalam radar pertimbangan
lokasi pencatatan saham Kopi Kenangan, meski sejauh ini belum ada penunjukan
bank pelaksana secara resmi.
Respons Manajemen dan Kode "Bel IPO" dari CEO
Menanggapi kabar
yang beredar, Vice President of Finance & Corporate Development Kopi
Kenangan, Junxian Li, menegaskan bahwa diskusi dengan lembaga keuangan
merupakan hal lumrah dalam mengevaluasi opsi strategis perusahaan.
"Kopi
Kenangan belum membuat keputusan apa pun mengenai IPO, termasuk tentang waktu,
lokasi, atau valuasi," ungkap Li.
Meski pihak
manajemen menekankan prosesnya masih di tahap awal, sinyal kuat melantai di
bursa sebenarnya sempat dilempar oleh Co-Founder & Group CEO Kopi Kenangan,
Edward Tirtanata. Dalam unggahan profesionalnya di LinkedIn, Edward sempat
menuliskan bahwa perusahaan "tidak sabar menunggu bel IPO berbunyi
sebelum mulai bertindak seperti perusahaan publik."
Gurita Bisnis Internasional dan Investor Kelas Dunia
Didirikan pada
2017, Kopi Kenangan yang mengandalkan 100% biji kopi lokal telah menjelma
menjadi pemain regional dengan operasional di enam negara—termasuk Indonesia,
Singapura, Malaysia, India, hingga Australia.
Capaian
keuangannya pun kian solid. Sepanjang tahun 2025:
- Pendapatan Bersih: Melonjak 45% menjadi US$184 juta.
- Laba
Bersih: Membukukan profit sebesar US$17 juta.
- Jaringan Gerai: Mengoperasikan lebih dari 1.300
gerai dan menargetkan pembukaan 550 gerai baru sepanjang 2026.
Daya tarik Kopi
Kenangan tak hanya memikat penikmat kopi, tetapi juga deretan nama besar dunia.
Sejak 2019, megabintang tenis Serena Williams (lewat Serena Ventures) serta
pengusaha hiburan Jay-Z (melalui Roc Nation) telah tercatat sebagai investor di
jaringan kedai kopi cepat saji ini.
0 Komentar