Receh.in — Investor asing mencatat penjualan bersih sekitar Rp2,7 triliun di pasar saham Indonesia sepanjang pekan 7–11 September 2026. Namun di balik arus keluar tersebut, saham pertambangan justru menjadi tujuan utama pembelian asing.
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatat foreign net buy terbesar senilai Rp649,4 miliar, disusul PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) Rp389,2 miliar dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Rp306 miliar.
Sebaliknya, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan net sell sekitar Rp1 triliun. Arus keluar juga terjadi pada ISAT, TPIA, CPIN, BMRI hingga ASII.
- Asing mencatat net sell sekitar Rp2,7 triliun sepanjang 7–11 September 2026.
- ANTM memimpin foreign net buy Rp649,4 miliar, sementara saham tambang mendominasi daftar 10 saham paling banyak dibeli asing.
- BBCA mencatat foreign net sell terbesar sekitar Rp1 triliun, ketika IHSG turun 1,43% dalam sepekan.
ANTM, AADI, dan PTBA Jadi Sasaran Utama Asing
Berdasarkan data RTI dalam bahan yang diterima Receh.in, investor asing membukukan pembelian bersih terbesar pada ANTM sebesar Rp649,4 miliar.
AADI berada di posisi kedua dengan Rp389,2 miliar, sementara PTBA mencatat net buy Rp306 miliar.
| Rank | Saham | Foreign Net Buy |
|---|---|---|
| 1 | ANTM | Rp649,4 miliar |
| 2 | AADI | Rp389,2 miliar |
| 3 | PTBA | Rp306,0 miliar |
| 4 | TINS | Rp187,1 miliar |
| 5 | CUAN | Rp131,1 miliar |
| 6 | UNTR | Rp82,8 miliar |
| 7 | AMMN | Rp76,1 miliar |
| 8 | TAPG | Rp70,6 miliar |
| 9 | TLKM | Rp66,9 miliar |
| 10 | ERAA | Rp65,3 miliar |
| Total 10 saham | Rp2,02 triliun | |
Jika dijumlahkan, 10 saham tersebut membukukan foreign net buy sekitar Rp2,0245 triliun.
Yang menarik, tujuh nama pertama dalam daftar—ANTM, AADI, PTBA, TINS, CUAN, UNTR, dan AMMN—semuanya memiliki eksposur kuat terhadap pertambangan, komoditas, atau jasa pertambangan.
Foreign net buy ketujuh saham tersebut mencapai sekitar Rp1,82 triliun, setara hampir 90% dari total net buy 10 saham teratas.
*Perhitungan Receh.in berdasarkan daftar saham dalam bahan.
Kenapa Foreign Buy Saham Tambang Menarik?
Dominasi saham tambang di daftar pembelian asing menunjukkan adanya perbedaan positioning di tengah kondisi pasar yang secara keseluruhan masih defensif.
ANTM menjadi contoh paling kuat. Net buy Rp649,4 miliar setara sekitar 32,1% dari total foreign net buy 10 saham teratas.
AADI dan PTBA bersama-sama menambah sekitar Rp695,2 miliar. Jika digabung dengan ANTM, tiga saham terbesar saja menyerap sekitar Rp1,34 triliun atau 66,4% dari total pembelian bersih 10 saham teratas.
| Kelompok | Foreign Net Buy | Porsi Top 10* |
|---|---|---|
| ANTM | Rp649,4 miliar | 32,1% |
| ANTM + AADI + PTBA | Rp1,3446 triliun | 66,4% |
| 7 saham tambang/terkait | Rp1,8217 triliun | 90,0% |
Namun arus asing tersebut tidak boleh langsung diterjemahkan sebagai bukti bahwa saham-saham tersebut sedang murah atau pasti naik.
Foreign flow hanya menunjukkan posisi transaksi bersih selama periode tertentu. Investor asing dapat membeli karena valuasi, harga komoditas, rebalancing indeks, hedging, momentum, atau alasan lain yang tidak selalu terlihat dari data transaksi saja.
Karena itu, untuk ANTM, AADI, PTBA, TINS maupun AMMN, investor tetap perlu melihat harga komoditas, volume produksi, biaya operasi, capex, kualitas aset, laba, arus kas, dan valuasi.
BBCA Paling Banyak Dijual Asing, Net Sell Rp1 Triliun
Arus keluar terbesar justru terjadi pada BBCA.
Saham bank dengan kapitalisasi besar tersebut mencatat foreign net sell sekitar Rp1 triliun selama sepekan.
ISAT berada di posisi berikutnya dengan Rp315,6 miliar, disusul TPIA Rp305,9 miliar, CPIN Rp290,6 miliar, dan BMRI Rp251,5 miliar.
| Rank | Saham | Foreign Net Sell |
|---|---|---|
| 1 | BBCA | Rp1 triliun |
| 2 | ISAT | Rp315,6 miliar |
| 3 | TPIA | Rp305,9 miliar |
| 4 | CPIN | Rp290,6 miliar |
| 5 | BMRI | Rp251,5 miliar |
| 6 | ASII | Rp192,5 miliar |
| 7 | KLBF | Rp155,9 miliar |
| 8 | BRMS | Rp129,7 miliar |
| 9 | ADRO | Rp89,6 miliar |
| 10 | JPFA | Rp69,9 miliar |
| Total 10 saham | Rp2,80 triliun | |
Total foreign net sell pada 10 saham tersebut mencapai sekitar Rp2,801 triliun.
BBCA sendiri menyumbang sekitar 35,7% dari total net sell 10 saham terbesar.
Jika daftar 10 pembelian dan 10 penjualan dibandingkan, foreign net buy top 10 mencapai Rp2,02 triliun sedangkan foreign net sell top 10 sekitar Rp2,80 triliun. Selisihnya sekitar Rp776,7 miliar.
Angka tersebut tentu tidak sama dengan net sell asing seluruh pasar sebesar Rp2,7 triliun karena masih ada ratusan saham lain di luar daftar top 10.
IHSG Turun, Aktivitas Transaksi Ikut Menyusut
Arus keluar asing berlangsung ketika kinerja pasar secara keseluruhan melemah.
Menurut data BEI dalam bahan, IHSG ditutup di 6.541,377 pada akhir pekan, turun 1,43% dibandingkan 6.636,475 pada pekan sebelumnya.
Kapitalisasi pasar juga turun 1,32% menjadi Rp11.446 triliun dari Rp11.599 triliun.
| Indikator BEI | Pekan 7–11 Sep 2026 | Pekan Sebelumnya | Perubahan |
|---|---|---|---|
| IHSG | 6.541,377 | 6.636,475 | -1,43% |
| Kapitalisasi pasar | Rp11.446 T | Rp11.599 T | -1,32% |
| Rata-rata nilai transaksi harian | Rp16,36 T | Rp19,22 T | -14,88% |
| Rata-rata volume harian | 36,09 miliar saham | 48,99 miliar saham | -26,34% |
| Rata-rata frekuensi harian | 2,22 juta kali | 2,39 juta kali | -7,07% |
Penurunan rata-rata volume transaksi sebesar 26,34% bahkan lebih besar dibandingkan penurunan nilai transaksi 14,88%.
Secara sederhana, ini menunjukkan aktivitas perdagangan pekan tersebut tidak hanya melemah dari sisi harga, tetapi juga lebih sepi dibandingkan pekan sebelumnya.
Pada perdagangan Jumat, 11 September 2026 saja, investor asing mencatat net sell sekitar Rp690,19 miliar.
Sementara secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih membukukan penjualan bersih sekitar Rp71,415 triliun.
Net sell pekan tersebut Rp2,7 triliun setara sekitar 3,8% dari net sell asing sepanjang tahun hingga periode tersebut.
FAQ Saham yang Diborong Asing 7–11 September 2026
Saham apa yang paling banyak dibeli asing sepekan?
Apa saja saham tambang yang diborong asing?
Saham apa yang paling banyak dijual asing?
Berapa net sell asing sepanjang pekan?
Berapa net sell asing sepanjang 2026?
Apakah saham yang dibeli asing otomatis menarik untuk dibeli?
Perhitungan Receh.in: Total foreign net buy 10 saham terbesar sekitar Rp2,0245 triliun. Tujuh saham tambang atau terkait pertambangan—ANTM, AADI, PTBA, TINS, CUAN, UNTR, dan AMMN—mencatat net buy sekitar Rp1,8217 triliun atau hampir 90% dari total top 10. Total foreign net sell 10 saham terbesar sekitar Rp2,8012 triliun. BBCA menyumbang sekitar 35,7% dari jumlah tersebut. Net sell asing Rp2,7 triliun sepekan setara sekitar 3,8% dari net sell tahun berjalan Rp71,415 triliun.
Catatan: Foreign flow merupakan data transaksi bersih dalam periode tertentu dan bukan bukti mengenai motif investor, akumulasi jangka panjang, ataupun prospek harga saham. Kelompok “tambang/terkait pertambangan” dalam perhitungan mencakup perusahaan tambang serta emiten dengan eksposur jasa dan alat berat pertambangan seperti UNTR.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Investor perlu mempertimbangkan fundamental, valuasi, likuiditas, harga komoditas, risiko pasar, foreign flow, dan tujuan investasi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

0 Komentar