Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
Investor asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp678,55 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Jumat, 4 September 2026, ketika IHSG turun 0,47% ke level 6.636. Namun di tengah arus keluar tersebut, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) justru menjadi saham dengan net foreign buy terbesar.

Di pasar reguler, asing membukukan net sell sekitar Rp590,18 miliar. Meski demikian, BUMI tetap mencatat net foreign buy Rp180,5 miliar. Setelah memperhitungkan transaksi di pasar negosiasi, posisi net buy BUMI di seluruh pasar menjadi sekitar Rp159,5 miliar.

Perbedaan angka itu penting. Membaca foreign flow tanpa memisahkan pasar reguler dan negosiasi bisa membuat kesimpulan melenceng. BUMI memang dibeli asing cukup besar di pasar reguler, tetapi pada saat bersamaan juga mengalami net sell Rp21 miliar di pasar nego.

Ringkasan
  • Asing membukukan net sell Rp678,55 miliar di seluruh pasar pada 4 September 2026.
  • BUMI menjadi saham dengan net foreign buy terbesar Rp159,5 miliar di seluruh pasar.
  • TPIA menjadi saham dengan net foreign sell terbesar Rp121,1 miliar, diikuti CUAN dan ISAT.

Asing Jual Bersih Rp590 Miliar di Pasar Reguler

Berdasarkan data aplikasi IPOT dalam bahan, investor asing membukukan pembelian sekitar Rp2,95 triliun di pasar reguler dan penjualan sekitar Rp3,54 triliun.

Selisihnya menghasilkan net foreign sell sekitar Rp590,18 miliar.

Rp2,95 T Foreign buy pasar reguler
Rp3,54 T Foreign sell pasar reguler
Rp590,18 M Net foreign sell reguler
-0,47% Perubahan IHSG

Meski arus asing secara agregat negatif, pembelian tidak benar-benar hilang. Asing tetap masuk ke sejumlah saham tertentu, terutama BUMI, PTBA, dan AADI.

Saham Net Foreign Buy Reguler
BUMI Rp180,5 miliar
PTBA Rp52,2 miliar
AADI Rp38 miliar

Sementara itu, tekanan jual asing terbesar terjadi pada TPIA, CUAN, dan ISAT.

Saham Net Foreign Sell Reguler
TPIA Rp121,1 miliar
CUAN Rp87,9 miliar
ISAT Rp64,8 miliar

BUMI Dibeli di Reguler, Tapi Dijual di Pasar Nego

Pasar negosiasi memberikan cerita yang sedikit berbeda.

Asing membukukan pembelian sekitar Rp139,17 miliar dan penjualan Rp227,54 miliar, sehingga terjadi net foreign sell sekitar Rp88,37 miliar.

Di pasar ini, BUMI justru menjadi salah satu saham dengan penjualan asing terbesar, yakni Rp21 miliar.

Saham Net Foreign Flow Pasar Nego
BMRI +Rp2,7 miliar
BBCA +Rp1,5 miliar
TLKM +Rp1 miliar
BUMI -Rp21 miliar
RLCO -Rp19,9 miliar
GOTO -Rp19 miliar

Karena itu, net buy BUMI di seluruh pasar turun dari Rp180,5 miliar di reguler menjadi sekitar Rp159,5 miliar setelah memasukkan aktivitas nego.

Poin penting: transaksi pasar negosiasi tidak selalu mencerminkan tekanan jual yang sama seperti di pasar reguler. Harga, ukuran blok, dan sifat transaksi dapat berbeda. Jadi angka foreign flow sebaiknya dibaca bersama konteks pasarnya.

GOTO Dijual 765 Juta Saham di Harga Rata-rata Rp26,3

Salah satu transaksi yang menarik perhatian terjadi pada GOTO di pasar negosiasi.

Investor asing mencatat net sell sekitar 765.431.800 saham dengan harga rata-rata penjualan Rp26,3 per saham.

Secara aritmetika, nilai transaksi tersebut sekitar Rp20,13 miliar, sedikit lebih tinggi daripada angka net sell Rp19 miliar yang disebut dalam bahan.

Rincian GOTO Pasar Nego Nilai
Volume net sell 765.431.800 saham
Harga rata-rata Rp26,3
Nilai indikatif volume × harga ~Rp20,13 miliar
Net foreign sell dalam bahan Rp19 miliar

Perbedaan tersebut kemungkinan berasal dari pembulatan, metode pencatatan, atau komponen transaksi yang berbeda. Karena itu, angka Rp19 miliar tetap digunakan sebagai data utama dari sumber, sementara Rp20,13 miliar hanya merupakan hitungan indikatif Receh.in.

Foreign Sell Besar, tapi Tidak Semua Saham Ditinggalkan

Secara keseluruhan, asing membukukan pembelian Rp3,08 triliun dan penjualan Rp3,76 triliun di seluruh pasar, menghasilkan net sell Rp678,55 miliar.

Kategori Foreign Buy Foreign Sell Net
Pasar reguler Rp2,95 triliun Rp3,54 triliun -Rp590,18 miliar
Pasar negosiasi Rp139,17 miliar Rp227,54 miliar -Rp88,37 miliar
Seluruh pasar Rp3,08 triliun Rp3,76 triliun -Rp678,55 miliar

Meski demikian, data top buy menunjukkan asing tetap selektif mengakumulasi saham tertentu.

Top Foreign Buy All Market Nilai
BUMI Rp159,5 miliar
PTBA Rp52,2 miliar
AADI Rp38 miliar

Di sisi lain, top foreign sell all market tetap ditempati TPIA, CUAN, dan ISAT.

Ini menunjukkan satu hal yang sering terlupakan: net foreign sell di indeks bukan berarti investor asing menjual semua saham. Arus dana bisa keluar secara agregat, tetapi masih terjadi rotasi dan akumulasi di emiten tertentu.

Intinya: pada 4 September 2026, asing memang keluar dari pasar saham Indonesia secara bersih sekitar Rp678,55 miliar. Namun BUMI justru menjadi saham paling banyak dibeli asing dengan net buy Rp159,5 miliar di seluruh pasar. Jadi, membaca arus asing hanya dari angka agregat bisa menyesatkan. Pasar sedang jualan, tetapi beberapa keranjang masih diisi penuh.

FAQ Foreign Flow 4 September 2026

Berapa net foreign sell pada 4 September 2026?
Investor asing mencatat net foreign sell sekitar Rp678,55 miliar di seluruh pasar.
Berapa net foreign sell di pasar reguler?
Net foreign sell di pasar reguler mencapai sekitar Rp590,18 miliar.
Saham apa yang paling banyak dibeli asing?
BUMI menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, sekitar Rp180,5 miliar di pasar reguler dan Rp159,5 miliar di seluruh pasar.
Saham apa yang paling banyak dijual asing?
TPIA mencatat net foreign sell terbesar sekitar Rp121,1 miliar, diikuti CUAN Rp87,9 miliar dan ISAT Rp64,8 miliar.
Bagaimana foreign flow GOTO di pasar negosiasi?
GOTO mencatat net foreign sell sekitar Rp19 miliar di pasar negosiasi, dengan volume penjualan bersih 765.431.800 saham dan harga rata-rata Rp26,3 per saham.
Apakah net foreign sell berarti semua saham dijual asing?
Tidak. Net foreign sell hanya menunjukkan penjualan agregat lebih besar daripada pembelian. Pada saat yang sama, asing masih dapat mengakumulasi saham tertentu seperti BUMI, PTBA, dan AADI.
Sumber: Data aplikasi IPOT mengenai transaksi investor asing di Bursa Efek Indonesia pada 4 September 2026 sebagaimana terdapat dalam bahan yang diterima Receh.in.

Perhitungan Receh.in: Net buy BUMI seluruh pasar sekitar Rp159,5 miliar merupakan posisi setelah memperhitungkan net buy reguler Rp180,5 miliar dan net sell pasar nego Rp21 miliar. Transaksi indikatif GOTO dihitung dari 765.431.800 saham dikali harga rata-rata Rp26,3, menghasilkan sekitar Rp20,13 miliar.

Catatan: Nilai indikatif transaksi GOTO berdasarkan volume dan harga rata-rata berbeda dari angka net foreign sell Rp19 miliar dalam bahan. Artikel mempertahankan Rp19 miliar sebagai data sumber dan memperlakukan Rp20,13 miliar hanya sebagai hitungan aritmetika indikatif. Transaksi pasar negosiasi tidak selalu memiliki implikasi yang sama dengan transaksi reguler.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Foreign flow satu hari tidak cukup untuk menilai tren akumulasi jangka menengah maupun fundamental suatu emiten.