Daftar IsiTampilkan

Receh.in — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,21% ke level 6.135 pada penutupan sesi I perdagangan Selasa, 29 September 2026, dengan sektor teknologi menjadi pemberat terdalam.

Indeks IDXTECHNO anjlok 2,95%, terutama seiring kejatuhan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang kembali menyentuh batas auto-rejection bawah atau ARB.

GOTO turun 13,95% ke level 37. Sehari sebelumnya, saham tersebut juga mengalami ARB sekitar 14% ke level 43 dari posisi 50.

Tekanan pasar tidak berhenti di teknologi. IDXCYCLIC turun 1,32%, IDXPROPERT melemah 1,02%, sementara sejumlah saham seperti FORU, DADA, REAL, NETV, BABP, dan BCAP juga menyentuh ARB.

Ringkasan
  • IDXTECHNO turun 2,95% dan menjadi indeks sektoral dengan pelemahan terdalam pada sesi I.
  • GOTO kembali ARB 13,95% ke level 37 setelah sehari sebelumnya juga menyentuh ARB.
  • IHSG melemah 0,21% ke 6.135, meski tiga sektor masih menguat: IDXINFRA, IDXNONCYC, dan IDXINDUST.
-2,95% IDXTECHNO
-13,95% GOTO ke level 37
-0,21% IHSG sesi I
+0,34% IDXINFRA, sektor terkuat

GOTO Kembali ARB, IDXTECHNO Jatuh Paling Dalam

IDXTECHNO menjadi indeks sektoral dengan penurunan terdalam, yakni 2,95%.

Tekanan terutama tercermin dari GOTO yang turun 13,95% ke level 37 dan kembali menyentuh batas ARB.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya ketika GOTO juga jatuh sekitar 14% ke level 43 dari posisi 50.

Saham Perubahan Harga/Status
GOTO -13,95% 37 / ARB
HDIT -13,95% ARB
DCII 0,00% 198.000

GOTO disebut sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di IDXTECHNO, sekitar Rp42,2 triliun. Sementara DCII memiliki kapitalisasi pasar terbesar di sektor tersebut sekitar Rp471 triliun dan stagnan di level 198.000.

GOTO memang menjadi tekanan penting di sektor teknologi, tetapi penurunan indeks sektoral tidak bisa dijelaskan dari satu saham saja. Bobot indeks dan pergerakan konstituen lain tetap ikut menentukan besarnya perubahan IDXTECHNO.

FORU, DADA, REAL hingga Saham MNC Ikut ARB

Tekanan jual juga menyebar ke sektor lain.

IDXCYCLIC turun 1,32%. FORU menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam, anjlok 14,38% ke level 262 atau menyentuh ARB. NETV juga turun 13,95% hingga ARB.

Di sektor properti, IDXPROPERT melemah 1,02% dengan DADA dan REAL sama-sama terkoreksi 13,95% dan menyentuh ARB.

Sektor Perubahan Saham yang Menekan
IDXTECHNO -2,95% GOTO, HDIT
IDXCYCLIC -1,32% FORU, NETV
IDXPROPERT -1,02% DADA, REAL
IDXHEALTH -0,67% PRAY, PRDL
IDXTRANS -0,57% MIRA, SAFE
IDXENERGY -0,52% ATLA, GTBO
IDXFINANCE -0,15% BABP, BCAP
IDXBASIC -0,13% INTD, EPAC

Di sektor keuangan, BABP dan BCAP—dua saham yang terkait MNC Group—sama-sama terkoreksi 13,95% dan menyentuh ARB.

Di sektor transportasi dan logistik, MIRA dan SAFE turun masing-masing 12,5%. Sementara di energi, ATLA turun 13,95% dan GTBO melemah 9,8%.

Banyaknya saham ARB menunjukkan tekanan jual yang cukup luas pada sejumlah saham tertentu, tetapi tidak otomatis berarti seluruh pasar berada dalam tekanan ekstrem. Pada saat yang sama, masih ada sektor dan saham yang menguat.

Tiga Sektor Masih Menguat

Di tengah pelemahan IHSG, tiga indeks sektoral masih berhasil berada di zona hijau.

IDXINFRA memimpin dengan kenaikan 0,34%, diikuti IDXNONCYC sebesar 0,22% dan IDXINDUST 0,19%.

Sektor Perubahan Pendorong
IDXINFRA +0,34% ISAT, MORA, PPRE
IDXNONCYC +0,22% BTEK, BEEF
IDXINDUST +0,19% SOSS, BHIT

ISAT menjadi salah satu saham yang paling menonjol di IDXINFRA dengan kenaikan 4,91% ke level 2.350. MORA menguat 1,1% ke level 4.600, sementara PPRE naik sekitar 4,7%.

Di IDXINDUST, SOSS melonjak 24,8% dan BHIT naik 10%. Sementara IDXNONCYC ditopang antara lain oleh BTEK yang naik 14,3% dan BEEF 5,6%.

Apakah GOTO Sendirian Menekan IHSG?

Tidak tepat menyimpulkan bahwa pelemahan IHSG seluruhnya disebabkan oleh GOTO.

GOTO memang mengalami koreksi sangat dalam dan menjadi salah satu tekanan utama di sektor teknologi. Namun IHSG merupakan indeks luas yang mencakup ratusan saham dengan bobot berbeda.

Pada sesi I, tekanan juga muncul dari sektor barang konsumen non-primer, properti, kesehatan, transportasi, energi, keuangan, dan barang baku.

Dengan kata lain, penurunan IHSG 0,21% lebih tepat dibaca sebagai hasil gabungan pelemahan di sejumlah sektor, dengan IDXTECHNO menjadi sektor yang paling tertekan.

Intinya: GOTO kembali ARB dan menjadi salah satu tekanan paling terlihat di pasar, tetapi IHSG merah bukan cerita satu saham. IDXTECHNO memang jatuh paling dalam, namun pelemahan juga menyebar ke banyak sektor lain. Di sisi lain, penguatan IDXINFRA, IDXNONCYC, dan IDXINDUST menahan koreksi pasar agar tidak lebih dalam.

FAQ IHSG dan GOTO 29 September 2026

Berapa penurunan IHSG pada sesi I 29 September 2026?
IHSG turun 0,21% ke level 6.135 pada penutupan sesi I.
Sektor apa yang turun paling dalam?
IDXTECHNO menjadi sektor dengan penurunan terdalam sebesar 2,95%.
Berapa harga GOTO setelah ARB?
GOTO turun 13,95% ke level 37 pada sesi I 29 September 2026.
Apakah GOTO juga ARB sehari sebelumnya?
Ya. Pada perdagangan sebelumnya, GOTO juga turun sekitar 14% ke level 43 dari posisi 50.
Saham apa saja yang juga menyentuh ARB?
Selain GOTO, sejumlah saham lain yang disebut menyentuh ARB antara lain HDIT, FORU, NETV, DADA, REAL, BABP, BCAP, dan ATLA.
Sektor apa yang masih menguat?
IDXINFRA menguat 0,34%, IDXNONCYC naik 0,22%, dan IDXINDUST bertambah 0,19%.
Sumber: Data aplikasi IPOT sebagaimana dikutip Ipotnews untuk perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia pada 29 September 2026.

Catatan: Pelemahan GOTO digunakan sebagai salah satu faktor yang menekan IDXTECHNO, tetapi artikel tidak menyimpulkan bahwa GOTO merupakan satu-satunya penyebab penurunan indeks sektoral ataupun IHSG. Pergerakan indeks ditentukan secara agregat oleh seluruh konstituen dan bobot masing-masing.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Status ARB menggambarkan batas penurunan harga harian sesuai ketentuan perdagangan dan tidak dengan sendirinya menunjukkan nilai fundamental sebuah perusahaan.