Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
Indeks Kompas100 ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 4 September 2026. Indeks berada di level 866, turun sekitar 5 poin atau 0,6% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham tetap mencatat kenaikan tajam. PT Timah Tbk. (TINS) menjadi top gainer dengan kenaikan 8,07% ke Rp4.420, sedangkan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) menjadi top loser setelah turun 5,38% ke Rp4.570.

Dari sisi aktivitas perdagangan, BULL, BUMI, dan INET mencatat volume terbesar, sedangkan CUAN, BULL, dan BBCA memimpin nilai transaksi. Ini menunjukkan tekanan indeks tidak terjadi secara seragam karena sejumlah saham tetap sangat aktif diperdagangkan.

Ringkasan
  • Kompas100 turun 0,6% ke level 866 pada 4 September 2026.
  • TINS naik 8,07% dan menjadi top gainer, sementara CMRY turun 5,38% dan menjadi top loser.
  • CUAN mencatat nilai transaksi terbesar sekitar Rp961 miliar, sedangkan BULL memimpin frekuensi dan volume perdagangan.

Kompas100 Melemah, TINS Pimpin Top Gainers

Sepanjang perdagangan, Kompas100 bergerak di kisaran 866 hingga 878. Penutupan di level terendah harian menunjukkan tekanan jual masih cukup terasa hingga akhir sesi.

Peringkat Kode Emiten Perubahan Harga
1 TINS PT Timah Tbk. +8,07% Rp4.420
2 IMPC PT Impack Pratama Industri Tbk. +6,76% Rp1.500
3 INET PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. +5,17% Rp366
4 CUAN PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. +3,30% Rp940
5 SMIL PT Sarana Mitra Luas Tbk. +2,88% Rp428

TINS menjadi saham dengan kenaikan tertinggi di antara konstituen Kompas100 pada hari itu. Sementara INET dan CUAN tidak hanya masuk daftar top gainers, tetapi juga muncul dalam daftar saham dengan aktivitas perdagangan tinggi.

CMRY Jadi Top Loser, TAPG dan SSIA Ikut Tertekan

Peringkat Kode Emiten Perubahan Harga
1 CMRY PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. -5,38% Rp4.570
2 TAPG PT Triputra Agro Persada Tbk. -5,11% Rp2.230
3 SSIA PT Surya Semesta Internusa Tbk. -3,98% Rp1.810
4 EMTK PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. -3,74% Rp515
5 BULL PT Buana Lintas Lautan Tbk. -3,54% Rp436

Menariknya, BULL tetap menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan meski masuk daftar top losers. Hal ini menunjukkan tingginya aktivitas transaksi tidak selalu berjalan searah dengan penguatan harga.

Poin penting: saham dengan volume atau frekuensi tinggi belum tentu sedang mengalami akumulasi. Aktivitas besar hanya menunjukkan tingginya transaksi; arah pembeli dan penjual tetap perlu dilihat dari data perdagangan yang lebih rinci.

BULL Pimpin Frekuensi dan Volume, CUAN Teratas dari Nilai Transaksi

Dari sisi frekuensi perdagangan, BULL menjadi saham paling aktif dengan sekitar 79 ribu kali transaksi, disusul CUAN 76 ribu kali dan INET 47 ribu kali.

Kategori Peringkat 1 Peringkat 2 Peringkat 3
Frekuensi BULL — 79 ribu kali CUAN — 76 ribu kali INET — 47 ribu kali
Volume BULL — 2 miliar saham BUMI — 2 miliar saham INET — 1 miliar saham
Nilai transaksi CUAN — Rp961 miliar BULL — Rp787 miliar BBCA — Rp634 miliar

CUAN mencatat nilai transaksi terbesar sekitar Rp961 miliar, atau sekitar Rp174 miliar lebih tinggi dibandingkan BULL. Dibandingkan BBCA, selisih nilai transaksi CUAN sekitar Rp327 miliar.

Rp961 M Nilai transaksi CUAN
79 Ribu Frekuensi BULL
2 Miliar Volume BULL
2 Miliar Volume BUMI

Kombinasi antara perubahan harga dan aktivitas transaksi bisa membantu investor membaca dinamika jangka pendek. INET, misalnya, naik 5,17% sekaligus masuk tiga besar frekuensi dan volume. CUAN juga naik 3,30% dengan nilai transaksi tertinggi.

Sementara BULL justru turun 3,54% meski memimpin frekuensi dan volume. Ini menjadi contoh bahwa aktivitas perdagangan tinggi tidak identik dengan kenaikan harga.

Intinya: Kompas100 melemah 0,6% pada 4 September 2026, tetapi pergerakan saham konstituennya sangat beragam. TINS memimpin kenaikan, CMRY menjadi penekan terbesar, sementara CUAN dan BULL mendominasi aktivitas transaksi. Bagi investor, pergerakan indeks sebaiknya dibaca bersama breadth saham, volume, frekuensi, dan nilai transaksi agar gambaran pasar lebih lengkap.

FAQ Kompas100 4 September 2026

Berapa level penutupan Kompas100 pada 4 September 2026?
Kompas100 ditutup di level 866, turun sekitar 5 poin atau 0,6% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Saham apa yang menjadi top gainer Kompas100?
TINS menjadi top gainer dengan kenaikan 8,07% ke Rp4.420.
Saham apa yang menjadi top loser Kompas100?
CMRY menjadi top loser dengan penurunan 5,38% ke Rp4.570.
Saham apa yang paling aktif berdasarkan frekuensi?
BULL mencatat frekuensi tertinggi sekitar 79 ribu kali transaksi.
Saham apa yang memiliki volume terbesar?
BULL dan BUMI sama-sama mencatat volume sekitar 2 miliar saham, berdasarkan bahan yang diterima.
Saham apa yang memiliki nilai transaksi terbesar?
CUAN mencatat nilai transaksi terbesar sekitar Rp961 miliar, disusul BULL Rp787 miliar dan BBCA Rp634 miliar.
Sumber: Data Bursa Efek Indonesia mengenai perdagangan Kompas100 pada 4 September 2026 sebagaimana terdapat dalam bahan yang diterima Receh.in.

Perhitungan Receh.in: Selisih nilai transaksi CUAN dan BULL sekitar Rp174 miliar, sedangkan selisih CUAN dan BBCA sekitar Rp327 miliar.

Catatan: Data frekuensi, volume, dan nilai transaksi menunjukkan aktivitas perdagangan, bukan identitas pelaku pasar atau arah akumulasi/distribusi secara pasti.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Investor perlu mempertimbangkan fundamental, valuasi, likuiditas, dan profil risiko masing-masing saham.