Receh.in — PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) resmi menunjuk Willgo Zainar sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada Senin, 7 September 2026.
Willgo menggantikan Muhamad Akbar dan naik dari posisi sebelumnya sebagai Komisaris Independen KRAS sejak 2024. Pada saat yang sama, posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko juga berganti dari Daniel Fitzgerald Liman menjadi Thomas Christian.
Bagi investor, pergantian manajemen ini penting karena KRAS masih berada dalam fase yang menuntut konsistensi perbaikan operasional, penguatan neraca, serta pengembangan bisnis baru. Namun perubahan direksi sendiri belum otomatis mengubah fundamental. Pasar tetap akan menunggu bukti berupa arus kas, efisiensi, utilisasi aset, dan perbaikan kinerja yang terukur.
- Willgo Zainar resmi menjadi Direktur Utama KRAS menggantikan Muhamad Akbar.
- Thomas Christian ditunjuk sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menggantikan Daniel Fitzgerald Liman.
- Willgo memiliki latar belakang di PT PAL Indonesia, DPR RI, dan sebelumnya Komisaris Independen KRAS.
Susunan Baru Direksi dan Komisaris Krakatau Steel
Perubahan paling penting dalam RUPSLB adalah pergantian pucuk pimpinan perseroan.
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Direktur Utama | Willgo Zainar |
| Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko | Thomas Christian |
| Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio | Hernowo |
| Direktur SDM | Suryantoro Waluyo |
| Direktur Infrastruktur dan Operasi | Sidik Darusulistyo |
Di jajaran komisaris, Hendro Martowardojo tetap menjabat Komisaris Utama. Posisi komisaris independen kini diisi David Pajung dan Didik Hariyanto, sementara Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo tetap sebagai komisaris.
| Jabatan Komisaris | Nama |
|---|---|
| Komisaris Utama | Hendro Martowardojo |
| Komisaris Independen | David Pajung |
| Komisaris Independen | Didik Hariyanto |
| Komisaris | Setia Diarta |
| Komisaris | Adityo Haryo Bimo |
Profil Willgo Zainar, Bos Baru KRAS
Willgo bukan orang baru di lingkungan Krakatau Steel. Sebelum menjadi direktur utama, dia menjabat sebagai Komisaris Independen KRAS berdasarkan keputusan RUPSLB pada 16 Desember 2024.
Sebelumnya, Willgo memiliki pengalaman di industri pertahanan dan perkapalan.
Di PT PAL Indonesia, Willgo menjabat Direktur Pemasaran pada 2021–2024 dan sempat dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama pada 2024.
Pengalaman tersebut memberinya latar belakang di perusahaan industri strategis, sesuatu yang relevan dengan karakter Krakatau Steel sebagai perusahaan baja milik negara.
Di luar korporasi, Willgo juga memiliki pengalaman politik dan kelembagaan. Ia pernah menjadi anggota Komisi XI DPR RI pada 2014–2019 dan Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR RI pada 2017–2019.
Dari sisi pendidikan, Willgo meraih gelar Sarjana Manajemen Pemasaran dari Universitas Mataram pada 1992 dan Master of Business Administration bidang Marketing International Business dari Armstrong University, Amerika Serikat, pada 1995.
Apa Tantangan Willgo di Krakatau Steel?
Pengangkatan direktur utama baru datang ketika KRAS masih memiliki banyak pekerjaan rumah.
Untuk investor, yang paling penting bukan profil manajemennya saja, tetapi bagaimana jajaran baru menerjemahkan strategi menjadi perbaikan angka.
Beberapa hal yang perlu dicermati antara lain:
- perbaikan profitabilitas bisnis baja;
- efisiensi biaya dan utilisasi aset;
- penguatan arus kas;
- pengelolaan utang dan struktur modal;
- pengembangan bisnis non-baja dan infrastruktur;
- monetisasi aset dan anak usaha;
- disiplin capex.
Dalam konteks KRAS, pergantian manajemen juga perlu dilihat dari kemampuan memperkuat daya saing perusahaan di tengah industri baja yang sensitif terhadap harga bahan baku, impor, utilisasi pabrik, dan permintaan domestik.
Jadi, pergantian dirut memang bisa menjadi titik awal baru. Tetapi investor tetap butuh scoreboard, bukan sekadar susunan pemain baru.
Apa Artinya bagi Prospek Saham KRAS?
Dalam jangka pendek, perubahan direksi bisa memunculkan harapan terhadap percepatan restrukturisasi atau perbaikan strategi.
Namun secara fundamental, dampaknya baru material apabila terjadi perubahan pada indikator operasional.
| Yang Perlu Dipantau | Kenapa Penting |
|---|---|
| Arus kas operasi | Menguji kualitas perbaikan bisnis |
| Utilisasi kapasitas | Menentukan efisiensi aset baja |
| Margin | Menguji daya saing operasional |
| Utang | Menentukan ruang finansial perseroan |
| Capex | Menentukan kebutuhan pendanaan dan return |
| Eksekusi strategi baru | Menilai dampak kepemimpinan baru |
Karena itu, investor sebaiknya tidak menilai saham KRAS hanya dari sentimen pergantian direksi. Evaluasi perlu menunggu perkembangan laporan keuangan, kontrak baru, utilisasi aset, dan kebijakan pendanaan di bawah manajemen baru.
FAQ Willgo Zainar dan Manajemen KRAS
Siapa Direktur Utama Krakatau Steel yang baru?
Siapa yang digantikan Willgo Zainar?
Apa jabatan Willgo sebelum menjadi Dirut KRAS?
Apa pengalaman Willgo Zainar?
Siapa Direktur Keuangan KRAS yang baru?
Apakah pergantian direksi otomatis positif untuk saham KRAS?
Catatan: Artikel tidak mengasumsikan perubahan strategi atau dampak finansial tertentu dari pergantian manajemen karena bahan belum memuat target operasional baru dari jajaran direksi hasil RUPSLB.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham KRAS. Investor perlu mempertimbangkan fundamental, arus kas, utang, utilisasi aset, kondisi industri baja, dan valuasi sebelum mengambil keputusan.

0 Komentar