Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) kembali menambah jumlah saham beredar setelah sebagian Obligasi Wajib Konversi atau OWK dikonversi menjadi saham.

Bursa Efek Indonesia mengumumkan sebanyak 354.960 saham baru PACK akan dicatatkan pada 29 September 2026. Setelah pencatatan tersebut, jumlah saham perseroan menjadi 34.116.436.791 saham.

Secara nominal, tambahan kali ini sangat kecil dibandingkan basis saham PACK yang sudah mencapai puluhan miliar lembar. Dibandingkan posisi sebelum pencatatan, penambahannya hanya sekitar 0,0010%.

Namun investor tidak sebaiknya melihat satu pencatatan secara terpisah. PACK telah beberapa kali mencatatkan saham hasil konversi OWK sepanjang beberapa bulan terakhir. Setelah transaksi terbaru, masih terdapat 67.901.553 OWK yang belum dikonversi, sehingga potensi penerbitan saham tambahan belum sepenuhnya selesai.

Ringkasan
  • PACK mencatat tambahan 354.960 saham hasil konversi Obligasi Wajib Konversi pada 29 September 2026.
  • Jumlah saham setelah pencatatan menjadi 34.116.436.791 lembar, sehingga tambahan kali ini hanya sekitar 0,0010% dari basis sebelumnya.
  • Masih tersisa 67.901.553 OWK yang belum dikonversi; potensi dilusi berikutnya bergantung pada ketentuan konversi instrumen tersebut.
354.960 Saham tambahan
34,12 Miliar Saham setelah pencatatan
±0,0010% Tambahan terhadap saham sebelumnya
67,90 Juta Sisa OWK belum dikonversi

PACK Tambah 354.960 Saham Baru

BEI mengumumkan pencatatan saham tambahan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. yang berasal dari konversi Obligasi Wajib Konversi.

Keterangan Jumlah
Saham baru hasil konversi 354.960 saham
Saham sebelum pencatatan 34.116.081.831 saham
Saham setelah pencatatan 34.116.436.791 saham
Sisa OWK belum dikonversi 67.901.553
Tanggal pencatatan 29 September 2026

Berdasarkan perhitungan Receh.in, jumlah saham sebelum pencatatan adalah sekitar 34,11608 miliar lembar. Tambahan 354.960 saham berarti kenaikan jumlah saham beredar sekitar 0,00104%.

Dilusi dari satu pencatatan ini sangat kecil. Namun efek ekonomi bagi pemegang saham sebaiknya dinilai secara kumulatif apabila konversi OWK berlangsung berulang kali.

Konversi OWK PACK Terjadi Berulang

Pencatatan 29 September bukan kali pertama PACK menambah saham melalui mekanisme konversi OWK.

Data publik menunjukkan rangkaian konversi telah terjadi beberapa kali sejak Juli 2026. Pada 29 Juli, misalnya, jumlah saham setelah pencatatan tercatat sekitar 32,38 miliar lembar dengan sisa OWK sekitar 1,80 miliar.

Pada 6 Agustus terjadi pencatatan besar sekitar 1,275 miliar saham. Setelah beberapa konversi berikutnya, jumlah saham terus meningkat hingga lebih dari 34,1 miliar lembar.

Tanggal Pencatatan Tambahan Saham Saham Setelah Pencatatan Sisa OWK
29 Juli 2026 399.840 32.382.451.235 1.801.887.109
6 Agustus 2026 1.275.292.440 33.658.071.475 526.266.869
14 September 2026 896.500 34.113.700.751 70.637.593
24 September 2026 43.820 34.114.475.791 69.862.553
29 September 2026 354.960 34.116.436.791 67.901.553

Tabel tersebut menunjukkan bahwa isu penting bagi investor bukan tambahan 354.960 saham pada satu hari, melainkan proses konversi OWK yang berlangsung bertahap.

Perlu dicatat, angka “sisa OWK” tidak otomatis dapat diterjemahkan satu banding satu menjadi jumlah saham baru. Jumlah saham yang nantinya diterbitkan bergantung pada harga, rasio, dan ketentuan konversi instrumen tersebut.

Apa Dampak Konversi OWK terhadap Pemegang Saham?

Ketika OWK dikonversi menjadi saham, jumlah saham beredar meningkat. Jika investor lama tidak menambah kepemilikannya, persentase kepemilikannya secara matematis menjadi sedikit lebih kecil.

Efek tersebut dikenal sebagai dilusi.

Untuk pencatatan 29 September saja, efeknya nyaris tidak terasa karena tambahan saham hanya sekitar 0,0010%. Tetapi jika konversi terjadi dalam jumlah besar dan berulang, dampak kumulatifnya bisa lebih relevan.

Dilusi juga dapat memengaruhi metrik per saham. Jika laba perusahaan tidak bertambah seiring kenaikan jumlah saham, secara teori laba per saham atau EPS dapat terdilusi.

Konversi OWK bukan otomatis kabar buruk. Instrumen utang yang berubah menjadi ekuitas dapat mengurangi kewajiban tertentu di neraca. Tetapi manfaat itu perlu dibandingkan dengan dilusi, harga konversi, tujuan penerbitan OWK, dan penggunaan dana yang sebelumnya diterima perusahaan.

Sisa OWK Jadi Angka yang Perlu Dipantau

Setelah pencatatan terbaru, sisa Obligasi Wajib Konversi tercatat 67.901.553.

Angka tersebut jauh berkurang dibandingkan akhir Juli 2026, ketika sisa OWK yang dilaporkan masih sekitar 1,80 miliar.

Namun investor belum dapat menghitung secara tepat jumlah maksimum saham tambahan hanya dari angka sisa OWK. Untuk mengetahui potensi dilusi penuh diperlukan ketentuan konversi, termasuk nominal obligasi, harga konversi, rasio konversi, serta mekanisme penyesuaian jika ada.

Karena itu, hal yang lebih relevan untuk dipantau selanjutnya adalah:

  • berapa OWK yang dikonversi pada pencatatan berikutnya;
  • berapa saham baru yang diterbitkan dari setiap konversi;
  • harga atau rasio konversi yang digunakan;
  • perkembangan jumlah saham beredar secara kumulatif;
  • serta pengaruh kenaikan saham beredar terhadap EPS dan struktur kepemilikan.
Garis bawah: tambahan 354.960 saham PACK pada 29 September 2026 secara individual hanya menimbulkan dilusi sekitar 0,0010%. Namun cerita yang lebih penting adalah konversi OWK yang berlangsung berulang dan belum sepenuhnya selesai. Selama masih ada OWK yang dapat dikonversi, jumlah saham PACK masih berpotensi bertambah sesuai ketentuan instrumennya.

FAQ Konversi OWK PACK

Berapa saham baru PACK yang dicatatkan pada 29 September 2026?
BEI mengumumkan pencatatan tambahan sebanyak 354.960 saham hasil konversi Obligasi Wajib Konversi.
Berapa jumlah saham PACK setelah pencatatan?
Jumlah saham setelah pencatatan menjadi 34.116.436.791 lembar.
Berapa besar dilusi dari pencatatan terbaru?
Berdasarkan jumlah saham sebelumnya sekitar 34,11608 miliar lembar, tambahan 354.960 saham setara sekitar 0,00104%.
Berapa sisa OWK yang belum dikonversi?
Setelah pencatatan terbaru masih terdapat 67.901.553 Obligasi Wajib Konversi yang belum dikonversi.
Apakah 67,9 juta OWK berarti akan muncul 67,9 juta saham baru?
Belum tentu. Jumlah saham hasil konversi bergantung pada rasio, harga, dan ketentuan konversi OWK. Angka sisa OWK tidak boleh otomatis dianggap sama dengan jumlah saham baru.
Apakah konversi OWK selalu buruk bagi pemegang saham?
Tidak selalu. Konversi dapat mengurangi kewajiban tertentu perusahaan, tetapi di sisi lain meningkatkan jumlah saham beredar. Dampaknya perlu dinilai dari harga konversi, besarnya dilusi, struktur modal, serta kinerja perusahaan.
Sumber: Pengumuman PT Bursa Efek Indonesia mengenai pencatatan tambahan saham hasil konversi Obligasi Wajib Konversi PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.; serta keterbukaan pencatatan konversi OWK PACK sebelumnya.

Perhitungan Receh.in: Jumlah saham sebelum pencatatan dihitung dari 34.116.436.791 dikurangi 354.960 saham, yaitu 34.116.081.831 saham. Tambahan 354.960 saham setara sekitar 0,00104% dari jumlah saham sebelum pencatatan.

Catatan: Sisa OWK sebesar 67.901.553 tidak ditafsirkan sebagai jumlah saham yang pasti akan diterbitkan. Jumlah saham hasil konversi berikutnya bergantung pada syarat dan rasio konversi instrumen.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham PACK. Investor perlu memperhatikan efek kumulatif konversi OWK, struktur modal, serta kinerja fundamental perseroan.