Daftar IsiTampilkan

Receh.in — Peta saham berharga sangat rendah di Bursa Efek Indonesia berubah cepat. Berdasarkan data perdagangan per 30 September 2026, terdapat tepat 100 saham dengan harga penutupan di bawah Rp50.

Daftarnya bukan hanya berisi saham yang lama tidak aktif. Sejumlah saham dengan transaksi cukup ramai kini ikut berada di bawah level yang selama bertahun-tahun identik sebagai “harga gocap”, antara lain GOTO di Rp32, LPKR Rp45, KPIG Rp43, BBKP Rp39, PNBS Rp41, PBRX Rp27, hingga PPRO Rp21.

Selain 100 saham tersebut, ada 35 saham lain yang tepat berada di Rp50. Kelompok Rp50 perlu dipisahkan karena secara definisi bukan saham “di bawah Rp50”. Menariknya, hanya tiga dari 35 saham di harga Rp50 yang tercatat memiliki transaksi pada data 30 September, yakni JGLE, WOWS, dan ZATA.

Data juga menunjukkan satu pelajaran penting: harga nominal yang sangat murah tidak sama dengan saham murah secara valuasi. Bahkan sebagian ticker dengan harga di bawah Rp50 tidak mencatat volume, nilai, maupun frekuensi transaksi pada hari tersebut.

Ringkasan
  • Per 30 September 2026 terdapat 100 saham dengan harga penutupan di bawah Rp50.
  • Dari 100 saham tersebut, 70 mencatat transaksi, sedangkan 30 memiliki volume, nilai, dan frekuensi nol pada dataset hari itu.
  • Ada tambahan 35 saham tepat di harga Rp50; hanya JGLE, WOWS, dan ZATA yang mencatat transaksi pada 30 September.
100 Saham Penutupan di bawah Rp50
70 Saham Sub-Rp50 dengan transaksi
35 Saham Tepat di harga Rp50
30 Saham Sub-Rp50 tanpa transaksi di data hari itu

100 Saham di Bawah Rp50, Paling Banyak Berada di Rentang Rp30-Rp39

Dari 100 saham dengan penutupan di bawah Rp50, kelompok terbesar berada pada rentang harga Rp30-Rp39 sebanyak 36 saham.

Berikutnya terdapat 22 saham pada rentang Rp20-Rp29 dan 22 saham pada Rp40-Rp49. Ada pula 12 saham di rentang Rp10-Rp19 serta delapan saham yang penutupannya hanya Rp1-Rp9.

Rentang Harga Jumlah Saham Ada Transaksi Tanpa Transaksi
Rp1-Rp9 8 0 8
Rp10-Rp19 12 4 8
Rp20-Rp29 22 16 6
Rp30-Rp39 36 29 7
Rp40-Rp49 22 21 1
Total di bawah Rp50 100 70 30
Harga tepat Rp50 35 3 32

Jumlah saham aktif semakin besar ketika mendekati Rp50. Dari 22 saham yang tutup di kisaran Rp40-Rp49, sebanyak 21 ticker masih mencatat transaksi.

Sebaliknya, seluruh delapan saham yang berada di rentang Rp1-Rp9 memiliki volume, nilai, dan frekuensi nol pada data 30 September.

Volume nol tidak otomatis berarti saham disuspensi. Data yang tersedia hanya menunjukkan tidak adanya transaksi yang tercatat pada tanggal tersebut. Status perdagangan masing-masing emiten perlu diperiksa secara terpisah jika ingin mengetahui penyebabnya.

GOTO, WMUU hingga KPIG Jadi Saham Sub-Rp50 yang Ramai

Fenomena saham di bawah Rp50 tidak lagi identik dengan saham tanpa transaksi. Beberapa ticker justru membukukan aktivitas perdagangan yang besar.

WMUU, yang ditutup di Rp33, mencatat nilai transaksi sekitar Rp31,96 miliar dengan volume 921,48 juta saham dan frekuensi lebih dari 30.000 kali.

GOTO berada di posisi berikutnya dari sisi nilai transaksi. Saham tersebut ditutup di Rp32 dengan volume sekitar 857,22 juta saham dan nilai transaksi Rp27,43 miliar.

Saham Penutupan Volume Nilai Transaksi Frekuensi
WMUU Rp33 921.483.400 Rp31,96 miliar 30.501
GOTO Rp32 857.223.700 Rp27,43 miliar 9.584
KPIG Rp43 398.704.600 Rp17,68 miliar 7.992
REAL Rp35 399.635.500 Rp16,81 miliar 12.957
PPRO Rp21 673.001.800 Rp14,36 miliar 6.174
ELTY Rp32 359.726.500 Rp11,65 miliar 4.831
PADI Rp41 264.842.800 Rp11,40 miliar 7.299
TRUE Rp46 207.706.600 Rp10,31 miliar 10.398
CPRO Rp37 267.618.500 Rp10,11 miliar 3.593
MIRA Rp26 346.213.100 Rp9,74 miliar 7.770

Jika dilihat dari frekuensi, WMUU juga menjadi yang paling ramai dengan 30.501 transaksi. MAXI di harga Rp32 tercatat 16.309 kali, REAL 12.957 kali, ATLA 11.167 kali, dan TRUE 10.398 kali.

Aktivitas yang tinggi menunjukkan saham masih aktif diperdagangkan, tetapi tidak membuktikan adanya akumulasi investor besar ataupun kualitas fundamental.

Harga Rp20 atau Rp30 tidak membuat sebuah saham otomatis “lebih murah” daripada saham Rp2.000. Investor tetap harus melihat jumlah saham beredar, kapitalisasi pasar, laba, ekuitas, arus kas, utang, dan valuasi.

Daftar Lengkap 100 Saham di Bawah Rp50 dan 35 Saham di Harga Rp50

Berikut daftar saham berdasarkan harga penutupan 30 September 2026. Kelompok Rp50 ditampilkan secara terpisah agar tidak tercampur dengan definisi saham di bawah Rp50.

Harga Rp1-Rp9

MKNT Rp1, SBAT Rp1, TOPS Rp1, ARTI Rp2, BEBS Rp5, DEAL Rp6, TOYS Rp8, TELE Rp9.

Harga Rp10-Rp19

BTEK Rp12, MTFN Rp13, IPPE Rp14, WSBP Rp14, KREN Rp15, HILL Rp16, SWAT Rp16, TAXI Rp16, ALTO Rp18, ASMI Rp18, GAMA Rp18, KAYU Rp18.

Harga Rp20-Rp29

IKAI Rp20, BAPI Rp21, BHIT Rp21, KIAS Rp21, PPRO Rp21, ANDI Rp22, ARKA Rp22, ISAP Rp23, MARI Rp23, IPTV Rp24, BEKS Rp25, WINR Rp25, MDRN Rp26, MIRA Rp26, NANO Rp26, PBRX Rp27, TAMU Rp27, TGRA Rp27, HADE Rp28, WIDI Rp28, WMPP Rp28, DIGI Rp29.

Harga Rp30-Rp39

ABBA Rp30, SAGE Rp30, ZINC Rp30, COAL Rp31, BABP Rp32, BCAP Rp32, BMBL Rp32, DADA Rp32, ELTY Rp32, GOTO Rp32, MAXI Rp32, POLY Rp32, TARA Rp33, WMUU Rp33, AKKU Rp34, ATLA Rp34, BAUT Rp35, NETV Rp35, PURA Rp35, REAL Rp35, MANG Rp36, MPPA Rp36, RAFI Rp36, RELF Rp36, CNKO Rp37, CPRO Rp37, HRME Rp37, MDLN Rp37, NASA Rp37, RODA Rp37, SOUL Rp37, WEGE Rp37, HDIT Rp38, KBAG Rp38, BBKP Rp39, BLTA Rp39.

Harga Rp40-Rp49

BSBK Rp40, EPAC Rp41, HOKI Rp41, MYTX Rp41, PADI Rp41, PNBS Rp41, ASHA Rp42, KPIG Rp43, MSKY Rp44, VIVA Rp44, KRYA Rp45, LPKR Rp45, RBMS Rp45, NPGF Rp46, PAMG Rp46, PTMP Rp46, TRUE Rp46, STRK Rp47, AEGS Rp48, IOTF Rp48, OLIV Rp48, BKSW Rp49.

Tambahan: 35 saham tepat di harga Rp50

ADCP, ARMY, BOSS, BTEL, CBMF, COWL, CPRI, ENVY, GOLL, HKMU, HOME, HOTL, IIKP, INCF, JGLE, KBRI, LMAS, MABA, MAGP, NUSA, PLAS, PMMP, POOL, POSA, RIMO, SIMA, SMRU, SUGI, TAYS, TECH, TRAM, TRIL, WOWS, ZATA, dan ZBRA.

Dari kelompok harga Rp50 tersebut, data perdagangan hanya menunjukkan aktivitas pada tiga saham:

Saham Tertinggi Terendah Penutupan Volume Nilai
JGLE 53 48 50 205.074.300 Rp10,32 miliar
WOWS 52 48 50 14.110.700 Rp702,54 juta
ZATA 55 50 50 41.078.500 Rp2,14 miliar

Sementara 32 ticker lainnya di kelompok Rp50 mencatat volume, nilai, dan frekuensi nol pada dataset tersebut.

Apa yang Harus Dicermati dari Saham di Bawah Rp50?

Jumlah 100 saham di bawah Rp50 menunjukkan bahwa harga nominal kini semakin tidak berguna sebagai jalan pintas untuk menentukan murah atau mahalnya sebuah saham.

Ada saham di bawah Rp50 dengan transaksi puluhan miliar rupiah sehari. Ada pula saham dengan harga satu digit yang pada data hari tersebut tidak mencatat transaksi sama sekali.

Investor setidaknya perlu memisahkan tiga hal.

  • Harga nominal: sekadar harga satu lembar saham di Bursa.
  • Likuiditas: terlihat antara lain dari volume, nilai, frekuensi, dan kedalaman antrean transaksi.
  • Valuasi dan fundamental: bergantung pada laba, ekuitas, arus kas, utang, jumlah saham beredar, dan prospek bisnis.

Contohnya, GOTO dan WMUU sama-sama berada di kisaran Rp30-an tetapi memiliki transaksi sangat aktif pada 30 September. Kondisi tersebut jelas berbeda dari saham-saham lain di kisaran harga serupa yang tidak mencatat transaksi.

Begitu pula saham yang tepat di Rp50. Fakta bahwa satu saham berada pada harga 50 tidak berarti kondisinya sama dengan saham lain yang juga ditutup 50.

Garis bawah: per 30 September 2026 terdapat 100 saham BEI yang ditutup di bawah Rp50 dan 35 saham lain tepat di Rp50. Namun angka harga hanya titik awal. Yang lebih penting bagi investor adalah apakah saham tersebut benar-benar likuid, bagaimana fundamental emitennya, dan apakah valuasinya masuk akal. Nominal murah tetap bukan sinonim dari valuasi murah.

FAQ Saham di Bawah Rp50

Berapa jumlah saham BEI di bawah Rp50 per 30 September 2026?
Berdasarkan data yang digunakan Receh.in, terdapat tepat 100 saham dengan harga penutupan di bawah Rp50.
Berapa saham yang tepat berada di harga Rp50?
Terdapat 35 saham dengan harga penutupan tepat Rp50. Kelompok ini tidak dihitung sebagai saham di bawah Rp50.
Apakah seluruh saham di bawah Rp50 aktif diperdagangkan?
Tidak. Dari 100 saham di bawah Rp50, 70 mencatat volume transaksi pada data 30 September 2026, sedangkan 30 lainnya mencatat volume, nilai, dan frekuensi nol.
Saham di bawah Rp50 apa yang paling ramai?
Berdasarkan nilai transaksi 30 September, WMUU mencatat sekitar Rp31,96 miliar, disusul GOTO sekitar Rp27,43 miliar, KPIG Rp17,68 miliar, dan REAL Rp16,81 miliar.
Apakah saham dengan harga di bawah Rp50 berarti murah?
Tidak. Harga nominal tidak menunjukkan valuasi. Penilaian murah atau mahal perlu mempertimbangkan kapitalisasi pasar, laba, ekuitas, arus kas, utang, jumlah saham beredar, dan prospek perusahaan.
Saham apa saja di harga Rp50 yang masih diperdagangkan?
Pada data 30 September 2026, JGLE, WOWS, dan ZATA mencatat transaksi dan ditutup tepat di Rp50. Sebanyak 32 saham lain di kelompok Rp50 mencatat volume nol.
Sumber: Data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia per 30 September 2026 sebagaimana terdapat dalam tiga tabel yang diterima Receh.in.

Perhitungan Receh.in: Terdapat 100 saham dengan penutupan Rp1-Rp49 dan 35 saham dengan penutupan tepat Rp50. Dari 100 saham sub-Rp50, 70 mencatat volume transaksi dan 30 memiliki volume nol. Dari 35 saham di Rp50, tiga mencatat transaksi dan 32 memiliki volume nol.

Catatan: Volume, nilai, dan frekuensi nol pada tanggal tersebut tidak secara otomatis menunjukkan bahwa suatu saham disuspensi. Artikel ini juga tidak menilai murah atau mahalnya saham berdasarkan harga nominal.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Saham berharga sangat rendah dapat memiliki risiko likuiditas, volatilitas, fundamental, dan aksi korporasi yang berbeda-beda.