Receh.in — Pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), resmi memutuskan pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp1,4 triliun atau setara Rp29 per saham.
Keputusan manis bagi para pemegang saham ini diambil Direksi pada 19 Oktober 2026 setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris. Menyusul pengumuman tersebut, harga saham DMAS melonjak 8,5% ke level Rp178 pada perdagangan Selasa (20/10/2026), yang mencerminkan imbal hasil dividen (dividend yield) fantastis hingga 16,3%.
Pembagian dividen jumbo ini ditopang oleh kinerja keuangan perseroan yang melesat tajam, didorong oleh booming penjualan lahan industri untuk sektor data center.
Ringkasan Utama
- Nilai Dividen Interim: Total Rp1,4 triliun (Rp29 per saham) dengan imbal hasil (dividend yield) mencapai 16,3%.
- Laba Bersih Melesat 284%: Mencapai Rp1,49 triliun pada sembilan bulan pertama 2026, dibanding Rp525 miliar pada periode sama 2025.
- Sektor Data Center Jadi Penopang: Penjualan lahan industri menyumbang Rp2,54 triliun atau 96% dari total pendapatan usaha sebesar Rp2,65 triliun.
- Posisi Neraca Bebas Utang: Kas dan setara kas melonjak 380% menjadi Rp1,8 triliun dengan klaim zero bank debt.
- Tanggal Pembayaran Dividen: Dijadwalkan cair pada 13 November 2026, dengan Cum Dividen Pasar Reguler pada 28 Oktober 2026.
Kinerja Keuangan Melesat Berkat Penjualan Lahan Data Center
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, mengungkapkan pendapatan usaha perseroan hingga September 2026 meroket hampir 3,4 kali lipat menjadi Rp2,65 triliun dari periode sama tahun lalu. Lonjakan ini didorong oleh permintaan lahan industri yang masif dari sektor infrastruktur digital.
← Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom →
| Segmen Usaha | Pendapatan 9M 2026 | Porsi dari Total Pendapatan |
|---|---|---|
| Lahan Industri (Data Center & Manufaktur) | Rp2,54 Triliun | 95,85% |
| Komersial | Rp44,47 Miliar | 1,68% |
| Hunian (Residential) | Rp30,99 Miliar | 1,17% |
| Rental / Penyewaan | Rp15,02 Miliar | 0,57% |
| Hotel | Rp12,82 Miliar | 0,48% |
| Total Pendapatan Usaha | Rp2,65 Triliun | 100,00% |
Sumber: Laporan Keuangan Unaudited PT Puradelta Lestari Tbk per 30 September 2026.
Seiring pertumbuhan top-line, laba kotor DMAS melonjak 297% menjadi Rp1,62 triliun dengan margin laba kotor yang sangat tebal sebesar 61% dan margin laba bersih mencapai 56%.
Prapenjualan Melampaui Target, Revisi Naik Target 2026
Hingga September 2026, DMAS telah mengantongi prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp2,61 triliun. Angka ini telah menembus 125,91% dari target awal tahun yang ditetapkan sebesar Rp2,08 triliun. Atas pencapaian ini, manajemen merevisi naik target marketing sales tahun 2026 menjadi Rp2,95 triliun.
Dari sisi posisi keuangan, total aset DMAS terkerek 19% menjadi Rp8,44 triliun per 30 September 2026. Hal ini ditopang lonjakan kas dan setara kas sebesar 380% menjadi Rp1,8 triliun (dibanding Rp377 miliar pada akhir 2025). Dengan total liabilitas Rp1,13 triliun dan ekuitas Rp7,31 triliun, DMAS mempertahankan struktur modal ultra-sehat tanpa memiliki beban utang perbankan sama sekali.
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen Interim DMAS 2026
Bagi investor yang membidik dividen interim DMAS, berikut adalah jadwal penting aksi korporasi yang wajib dicatat:
• Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 28 Oktober 2026
• Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 29 Oktober 2026
• Cum Dividen Pasar Tunai: 30 Oktober 2026
• Ex Dividen Pasar Tunai: 2 November 2026
• Recording Date (Batas Pemegang Saham): 30 Oktober 2026
• Pelaksanaan Pembayaran Dividen: 13 November 2026
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Berapa besaran dividen interim DMAS yang akan diterima investor?
Kapan batas akhir membeli saham DMAS untuk mendapatkan dividen ini?
Mengapa kinerja laba bersih DMAS melesat hingga 284%?
Disclaimer: Artikel ini disajikan untuk edukasi publik dan penyampaian informasi pasar modal. Bukan merupakan rekomendasi atau ajakan jual/beli saham tertentu.

0 Komentar