Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin, 12 Oktober 2026 dengan koreksi tajam sebesar 2,59% atau 157 poin ke level 5.936,15. Tekanan jual berlangsung luas dengan 632 saham melemah dan hanya 118 saham yang menguat.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang sekitar 5.917 hingga 6.128. Indeks sempat berada di zona hijau, tetapi tekanan jual kemudian mendominasi hingga penutupan.

Aktivitas perdagangan tetap ramai. Volume transaksi mencapai 57,76 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp13,65 triliun dan frekuensi mencapai 1,85 juta kali. GOTO menjadi saham dengan volume sekaligus nilai transaksi terbesar, sementara DSSA mencatat frekuensi perdagangan tertinggi.

Ringkasan
  • IHSG ditutup turun 2,59% ke 5.936,15.
  • Sebanyak 632 saham melemah, 118 menguat, dan 213 stagnan.
  • GOTO memimpin volume dan nilai transaksi, sedangkan DSSA mencatat frekuensi tertinggi.
-2,59% Perubahan IHSG
5.936,15 Penutupan IHSG
Rp13,65 T Nilai transaksi
57,76 Miliar Volume perdagangan

IHSG Jatuh 157 Poin, 632 Saham Melemah

Tekanan di pasar saham pada Senin terlihat sangat luas. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 632 saham berakhir di zona merah, jauh lebih banyak dibanding 118 saham yang menguat.

Sebanyak 213 saham lainnya bergerak stagnan.

Indikator Pasar Data
IHSG 5.936,15
Perubahan -157 poin / -2,59%
Saham menguat 118
Saham melemah 632
Saham stagnan 213
Kapitalisasi pasar ±Rp10.403 triliun

Jumlah saham yang turun lebih dari lima kali jumlah saham yang naik. Breadth pasar seperti ini menunjukkan koreksi tidak hanya ditopang oleh beberapa saham berkapitalisasi besar, tetapi menyebar ke banyak emiten.

Tekanan pasar terlihat sangat luas
Ketika jumlah saham turun jauh melampaui saham naik, pelemahan indeks mencerminkan tekanan yang lebih menyeluruh. Namun breadth negatif tidak otomatis menjelaskan penyebab koreksi dan tetap perlu dibaca bersama arus dana, sentimen, serta pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar.

BIKE dan TFCO Tetap Melonjak di Tengah Koreksi

Meski mayoritas saham melemah, sejumlah emiten tetap mampu mencetak kenaikan tajam.

BIKE menjadi top gainer dengan kenaikan 24,77% ke Rp2.670. TFCO menyusul dengan kenaikan 24,76% ke Rp1.285, sedangkan ZONE naik 24,62% ke Rp810.

Top Gainers Perubahan Harga
BIKE +24,77% Rp2.670
TFCO +24,76% Rp1.285
ZONE +24,62% Rp810

Di sisi lain, MBSS dan CCSI sama-sama turun 15%, sedangkan MAPB melemah 14,98%.

Top Losers Perubahan Harga
MBSS -15,00% Rp3.910
CCSI -15,00% Rp340
MAPB -14,98% Rp1.135

GOTO Pimpin Volume dan Nilai Transaksi

GOTO menjadi saham paling dominan dari sisi aktivitas perdagangan.

Volume transaksi GOTO mencapai sekitar 28 miliar saham, jauh di atas BUMI sekitar 3 miliar saham dan FORU sekitar 1 miliar saham.

Top Volume Volume
GOTO 28 miliar saham
BUMI 3 miliar saham
FORU 1 miliar saham

Dari sisi nilai transaksi, GOTO juga menempati posisi teratas dengan Rp773 miliar.

Top Value Nilai Transaksi
GOTO Rp773 miliar
DSSA Rp697 miliar
BBCA Rp586 miliar

Dominasi GOTO dari sisi volume dan nilai menunjukkan saham tersebut menjadi salah satu pusat likuiditas pasar pada perdagangan hari itu.

DSSA Pimpin Frekuensi Perdagangan

Dari sisi frekuensi, DSSA berada di posisi teratas dengan sekitar 71 ribu kali transaksi.

BUMI menyusul dengan 57 ribu kali transaksi dan CUAN sekitar 55 ribu kali.

Top Frekuensi Frekuensi
DSSA 71 ribu kali
BUMI 57 ribu kali
CUAN 55 ribu kali

Frekuensi tinggi menunjukkan intensitas transaksi yang besar, tetapi tidak otomatis berarti akumulasi. Investor tetap perlu melihat arah harga, volume, nilai transaksi, serta distribusi beli dan jual sebelum menarik kesimpulan.

Catatan Recehin
Penutupan 12 Oktober 2026 memperlihatkan tekanan yang jauh lebih dalam dibanding sesi I. IHSG akhirnya turun 2,59% ke 5.936,15 dengan 632 saham melemah. Meski pasar terkoreksi tajam, transaksi tetap ramai, terutama pada GOTO, DSSA, BBCA, BUMI, dan CUAN. Kombinasi koreksi indeks yang dalam dan aktivitas transaksi tinggi menunjukkan pasar sedang berada dalam fase volatilitas besar, bukan sekadar perdagangan yang sepi.

FAQ IHSG 12 Oktober 2026

Berapa penutupan IHSG pada 12 Oktober 2026?
IHSG ditutup turun 2,59% atau 157 poin ke level 5.936,15.
Berapa jumlah saham yang melemah?
Sebanyak 632 saham melemah, sedangkan 118 saham menguat dan 213 saham stagnan.
Berapa nilai transaksi pasar?
Nilai transaksi mencapai sekitar Rp13,65 triliun dengan volume 57,76 miliar saham.
Saham apa yang mencatat volume terbesar?
GOTO mencatat volume terbesar sekitar 28 miliar saham.
Saham apa yang mencatat nilai transaksi terbesar?
GOTO mencatat nilai transaksi terbesar sekitar Rp773 miliar, disusul DSSA Rp697 miliar dan BBCA Rp586 miliar.
Saham apa yang paling sering ditransaksikan?
DSSA mencatat frekuensi tertinggi sekitar 71 ribu kali transaksi.
Sumber: Data perdagangan Bursa Efek Indonesia yang dikutip IPOT pada penutupan Senin, 12 Oktober 2026.

Catatan: Angka nilai transaksi pada ringkasan sumber dibulatkan menjadi sekitar Rp13,7 triliun, sedangkan data rinci mencatat sekitar Rp13,65 triliun.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi membeli, menjual, atau mempertahankan saham tertentu.