Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan sesi I Kamis, 22 Oktober 2026. Indeks naik 90,64 poin atau 1,70% ke level 5.419,00.

Penguatan berlangsung cukup luas. Sebanyak 574 saham naik, 141 saham turun, dan 248 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan mencapai 21,02 miliar saham dengan nilai transaksi Rp9,17 triliun dari sekitar 1,293 juta transaksi.

Kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp9.546 triliun.

Semua Sektor Menguat, Energi Naik Paling Tinggi

Seluruh indeks sektoral berada di zona hijau hingga penutupan sesi pertama. Sektor energi memimpin kenaikan dengan penguatan 3,24%, disusul sektor transportasi 2,60% dan bahan baku 2,27%.

Indikator Sesi I 22 Oktober 2026
IHSG 5.419,00
Perubahan +90,64 poin / +1,70%
Saham naik 574
Saham turun 141
Saham stagnan 248
Volume 21,02 miliar saham
Nilai transaksi Rp9,17 triliun
Frekuensi 1,293 juta kali
Kapitalisasi pasar Rp9.546 triliun

Lebarnya penguatan juga terlihat dari jumlah saham yang naik hampir empat kali lipat dibandingkan jumlah saham yang turun. Kondisi ini menunjukkan reli pada sesi pertama tidak hanya ditopang beberapa saham berkapitalisasi besar, tetapi terjadi di banyak saham sekaligus.

ENAK hingga MKNT Masuk Top Gainers

Saham PT Champ Resto Indonesia Tbk. (ENAK) menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan 31,85% ke Rp178.

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) juga kembali mencuri perhatian. Saham MKNT naik 25% menjadi Rp5 setelah Bursa Efek Indonesia membuka kembali suspensi perdagangan saham tersebut pada 19 Oktober 2026.

PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) melengkapi daftar saham dengan kenaikan tajam, menguat 25% ke Rp1.800.

Top Gainers Harga Perubahan
ENAK Rp178 +31,85%
MKNT Rp5 +25,00%
PTSP Rp1.800 +25,00%

Di sisi lain, beberapa saham masih mencatat koreksi. PT Alkindo Naratama Tbk. (ALDO) turun 6,96% ke Rp1.470, PT Bekasi Asri Pemula Tbk. (BAPA) melemah 6,90% menjadi Rp108, sedangkan PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. (MTWI) turun 6,85% ke Rp272.

Rebound Berlanjut, tetapi Volatilitas Masih Tinggi

Kenaikan sesi I hari ini melanjutkan fase pemulihan IHSG setelah tekanan sangat tajam yang terjadi pada pertengahan Oktober.

Dalam beberapa hari sebelumnya, indeks sempat mengalami penurunan besar dan volatilitas ekstrem. Karena itu, kenaikan 1,70% hari ini lebih tepat dibaca sebagai bagian dari proses rebound daripada bukti bahwa tekanan pasar sepenuhnya berakhir.

Investor juga masih perlu memperhatikan apakah penguatan mampu bertahan hingga penutupan. Posisi sesi I hanya menggambarkan kondisi perdagangan sampai tengah hari dan dapat berubah cukup signifikan pada sesi kedua.

Catatan Recehin
Yang menarik dari perdagangan siang ini bukan cuma IHSG naik 1,70%, tetapi breadth pasar yang sangat lebar: 574 saham menguat dan seluruh sektor berada di zona hijau. Energi menjadi motor utama dengan kenaikan lebih dari 3%. Namun setelah volatilitas ekstrem beberapa hari terakhir, satu sesi hijau belum cukup untuk menandai perubahan tren. Yang lebih penting adalah apakah kenaikan ini bertahan hingga penutupan dan berlanjut dalam beberapa sesi berikutnya.
Sumber: Data perdagangan Bursa Efek Indonesia hingga penutupan sesi I Kamis, 22 Oktober 2026.

Catatan: Seluruh data harga, indeks, volume, nilai transaksi, dan top gainers/losers dalam artikel ini merupakan posisi intraday sesi I dan dapat berubah pada sesi II.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi membeli, menjual, atau mempertahankan saham tertentu.