Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
Sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan public expose sepanjang pekan 12–16 Oktober 2026. Beberapa agenda berpotensi menjadi perhatian investor karena menyangkut buyback saham, pengurangan modal, perubahan pengurus, hingga penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau PMTHMETD.

Nama yang patut dicermati antara lain GOTO yang meminta persetujuan pengurangan modal melalui penarikan sebagian saham tresuri, BTPS yang membahas rencana buyback, serta BIPP dan HRTA yang membawa agenda PMTHMETD.

Selain itu, terdapat RUPS perubahan manajemen pada EXCL, FAST, CTBN, dan ABMM, serta public expose SMLE dan BELI.

Ringkasan
  • GOTO akan membahas pengurangan modal melalui penarikan sebagian saham tresuri dan pengunduran diri Wakil Direktur Utama.
  • BTPS membawa agenda buyback, sedangkan BIPP dan HRTA membahas PMTHMETD.
  • Public expose pekan ini antara lain dijadwalkan oleh SMLE dan BELI.
12 Emiten Agenda RUPS/RUPS Independen
2 Emiten Jadwal public expose
3 Agenda Buyback, pengurangan modal, PMTHMETD
12–16 Okt Periode agenda korporasi

Jadwal RUPS 12–16 Oktober 2026

Emiten Tanggal Pukul Agenda Utama
EXCL 12 Oktober 2026 09.00 WIB Pengangkatan kembali/perubahan susunan Dewan Komisaris
BTPS 13 Oktober 2026 10.00 WIB Persetujuan buyback saham
GOTO 14 Oktober 2026 10.00 WIB Pengurangan modal melalui penarikan saham tresuri dan pengunduran diri Wakil Direktur Utama
FAST 14 Oktober 2026 10.00 WIB Perubahan susunan Direksi dan Anggaran Dasar
UCID 14 Oktober 2026 10.00 WIB Perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar untuk penyesuaian KBLI 2025
CLPI 15 Oktober 2026 10.00 WIB Perubahan Anggaran Dasar
CNKO 15 Oktober 2026 10.00 WIB Perubahan Anggaran Dasar
CTBN 15 Oktober 2026 10.00 WIB Perubahan susunan Direksi
ABMM 15 Oktober 2026 14.00 WIB Perubahan susunan anggota Direksi
HRTA 16 Oktober 2026 10.00 WIB Persetujuan PMTHMETD
IBOS 16 Oktober 2026 10.00 WIB Pengesahan laporan keuangan revisi, perubahan AD, struktur modal, Komite Audit, dan auditor
BIPP 16 Oktober 2026 15.00 WIB Persetujuan PMTHMETD dan perubahan modal ditempatkan/disetor

GOTO Bahas Pengurangan Modal dari Saham Tresuri

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian datang dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).

Dalam RUPSLB pada 14 Oktober 2026, perseroan meminta persetujuan pemegang saham untuk mengurangi modal dengan cara menarik kembali sebagian saham tresuri yang berasal dari program buyback periode 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025.

Jika disetujui, aksi tersebut akan mengurangi jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan serta memerlukan perubahan Anggaran Dasar.

Agenda kedua adalah persetujuan atas pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Wakil Direktur Utama.

Apa arti penarikan saham tresuri?
Saham tresuri adalah saham yang sebelumnya telah dibeli kembali oleh perusahaan. Jika saham tersebut ditarik kembali atau dibatalkan, jumlah saham beredar dan modal ditempatkan dapat berubah. Dampaknya terhadap nilai per saham bergantung pada skala aksi, struktur modal, dan kinerja perusahaan.

BTPS Buyback, BIPP dan HRTA Bahas PMTHMETD

PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) akan menggelar RUPSLB pada 13 Oktober dengan agenda utama meminta persetujuan pembelian kembali saham perusahaan terbuka atau buyback.

Buyback sering diperhatikan investor karena berpotensi mengurangi jumlah saham yang beredar apabila saham kemudian disimpan sebagai treasury stock atau ditarik, meski dampak akhirnya tetap bergantung pada jumlah saham yang dibeli, harga pelaksanaan, serta tujuan aksi tersebut.

Sementara itu, PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk. (BIPP) dan PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) sama-sama membawa agenda penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu atau PMTHMETD.

Emiten Aksi Yang Perlu Dicermati
BTPS Buyback Jumlah saham, periode, harga, dan penggunaan saham hasil buyback
GOTO Penarikan saham tresuri Pengaruh terhadap jumlah saham dan struktur modal
BIPP PMTHMETD Jumlah saham baru, investor, harga pelaksanaan, potensi dilusi
HRTA PMTHMETD Tujuan dana, harga penerbitan, dan perubahan kepemilikan

Berbeda dengan rights issue, PMTHMETD tidak memberikan hak terlebih dahulu kepada seluruh pemegang saham lama untuk membeli saham baru. Karena itu, apabila jumlah saham baru cukup besar, persentase kepemilikan pemegang saham existing dapat terdilusi.

PMTHMETD tidak selalu negatif
Dilusi memang menjadi risiko, tetapi penambahan modal juga dapat memperkuat neraca atau membiayai ekspansi. Investor perlu melihat siapa investor baru, harga penerbitan saham, tujuan penggunaan dana, dan seberapa besar tambahan laba yang berpotensi dihasilkan.

Perubahan Pengurus dan Anggaran Dasar Juga Ramai

Sejumlah emiten lainnya menggelar RUPS dengan agenda yang lebih bersifat tata kelola perusahaan.

EXCL akan membahas perubahan atau pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris. FAST, CTBN, dan ABMM juga memiliki agenda terkait perubahan susunan Direksi.

UCID membawa agenda perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar untuk penyesuaian kegiatan usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 2025.

Sementara CLPI dan CNKO mengagendakan perubahan Anggaran Dasar.

IBOS membawa agenda yang relatif lebih panjang, mulai dari pengesahan laporan keuangan 2023 yang telah direvisi dan diaudit, perubahan Anggaran Dasar, penegasan struktur modal dan pemegang saham, penetapan Komite Audit, hingga penunjukan akuntan publik.

Jadwal Public Expose Pekan Ini

Selain RUPS, terdapat agenda public expose yang bisa menjadi sumber informasi bagi investor mengenai kinerja, strategi bisnis, dan rencana korporasi emiten.

Emiten Tanggal Pukul Format
SMLE 13 Oktober 2026 09.00 WIB Online melalui Zoom Webinar
BELI 14 Oktober 2026 14.00 WIB Virtual melalui Zoom Webinar

Public expose menarik diperhatikan karena manajemen biasanya menyampaikan perkembangan terbaru mengenai kinerja operasional, strategi bisnis, prospek industri, serta target perusahaan.

Namun investor tetap perlu membedakan antara target manajemen dan realisasi. Proyeksi ekspansi, pertumbuhan pendapatan, maupun rencana aksi korporasi baru memiliki dampak fundamental ketika benar-benar terealisasi dan tercermin dalam laporan keuangan.

Catatan Recehin
Dari seluruh agenda pekan ini, GOTO, BTPS, BIPP, dan HRTA layak mendapat perhatian lebih karena keputusan RUPS dapat langsung memengaruhi struktur modal atau jumlah saham. Buyback BTPS dan penarikan saham tresuri GOTO berpotensi mengubah supply saham, sedangkan PMTHMETD BIPP dan HRTA membawa risiko dilusi sekaligus peluang penambahan modal. Investor sebaiknya tidak berhenti pada keputusan “disetujui” atau “tidak disetujui”, tetapi membaca detail harga, jumlah saham, tujuan aksi, dan dampaknya terhadap laba per saham serta kepemilikan.

FAQ Jadwal RUPS 12–16 Oktober 2026

Kapan RUPSLB GOTO digelar?
RUPSLB GOTO dijadwalkan pada 14 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB.
Apa agenda utama RUPSLB GOTO?
GOTO akan meminta persetujuan pengurangan modal melalui penarikan sebagian saham tresuri serta persetujuan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Wakil Direktur Utama.
Emiten mana yang membahas buyback pekan ini?
BTPS dijadwalkan membahas persetujuan pembelian kembali saham atau buyback pada RUPSLB 13 Oktober 2026.
Emiten mana yang membahas PMTHMETD?
BIPP dan HRTA memiliki agenda persetujuan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau PMTHMETD.
Emiten apa yang menggelar public expose pekan ini?
SMLE dijadwalkan menggelar public expose pada 13 Oktober 2026 dan BELI pada 14 Oktober 2026.
Kenapa investor perlu memantau agenda RUPS?
Karena keputusan RUPS dapat memengaruhi struktur modal, jumlah saham beredar, manajemen, kebijakan korporasi, dan potensi dilusi pemegang saham.
Sumber: Jadwal RUPS, RUPS Independen, dan public expose emiten Bursa Efek Indonesia untuk periode 12–16 Oktober 2026.

Catatan: Jadwal, tempat, serta agenda dapat berubah mengikuti keterbukaan informasi terbaru dari masing-masing emiten dan Bursa Efek Indonesia.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi membeli atau menjual saham.