Tips Belajar Online dengan Kesadaran Diri

Mengapa cara belajar penting dipelajari? Agar kita jadi orang yang efisien dan efektif dalam menyerap ilmu, dan hidup kita jadi jelas arahnya. Cara belajar juga bisa menentukan sukses tidaknya kita melewati proses pembelajaran itu. Misalnya, anak-anak kuliahan yang mengetahui cara belajar yang efektif bagi dirinya (karena metode setiap orang kerap kali berbeda) bisa menentukan sejauh mana ia bisa melewati fase studi dan tidak berakhir dengan kegagalan. Apalagi, sekarang masanya belajar online, di mana cara ini belum banyak dilakukan sebelum masa pandemi. Tantangannya pun lebih besar belajar online daripada tatap muka. Di sinilah kita bisa terseleksi.


Untuk menjadi pembelajar online yang sukses kalian harus memiliki tujuan, akuntabilitas, dan motivasi diri.

Salah satu manfaat utama bekerja/belajar online adalah fleksibilitas untuk dapat mengatur hari kalian sesuai keinginan. Belajar online berarti bahwa rutinitas belajar, menyelesaikan penilaian, dan berhubungan dengan orang lain sebagian besar kalian atur sendiri. Ini berbeda ketika ritme mingguan Anda terbentuk dengan pergi ke kampus/sekolah, menghadiri kelas, diskusi kelompok, dan sebagainya.

Namun, tentu saja, fleksibilitas itu membuat tantangan belajar online lebih besar karena kalian yang membuat perencanaan dan mengatur kedisiplinan diri. Tanpa kemampuan itu, mayoritas pembelajar online akan terlalu banyak membuang-buang waktu dan bisa gagal.

Terorganisir

Kembangkan rencana belajar. Meskipun tidak ada cara yang benar atau salah dalam merancang rencana studi kalian, karena hal ini bergantung pada jadwal dan kursus atau program yang kalian pilih, pelajar online yang berhasil membangun kebiasaan belajar yang baik akan berhasil dalam studinya. Mereka harus bisa membuat jadwal yang benar dan bisa dijalankan.

Caranya adalah dengan memasukkan tanggal / waktu kalender digital dari kelas mingguan online real-time, termasuk waktu persiapan untuk membaca bahan kursus, serta tanggal deadline pengumpulan tugas untuk penilaian. 

Penyusunan informasi ini digabungkan dengan menetapkan tujuan atau target mingguan maka akan membantu kalian merancang cara mengelola titik tekanan (stres) puncak dengan membagi beban belajar sepanjang semester. 

Orang-orang tidak terorganisir karena mereka punya waktu. Orang punya waktu karena mereka terorganisir.

Manfaatkan waktu kalian sebaik-baiknya

Kalian perlu memperhatikan soal penggunaan waktu dengan serius. Pandanglah waktu sebagai salah satu sumber daya paling berharga yang kita miliki. Waktu sering kali dikatakan sebagai uang, tetapi sebenarnya sering kali jauh lebih berharga dari uang.

Pahamilah bahwa kalender akademik yang sudah disusun kampus atau sekolah atau lembaga kursus itu memiliki struktur dan ritme. Akan ada titik-titik di mana kalian harus mengikuti kelas virtual, batas waktu pengerjaan tugas, ujian online, dan di sisi lain kalian memiliki tuntutan hidup sendiri. Semuanya harus diseimbangkan. 

Maka, sangat penting bagi kita untuk berpikir bahwa waktu sebagai potongan-potongan kecil, dan kalian memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. Ini tidak berarti menghabiskan 8 jam terus-menerus di meja rumah kalian di depan komputer. Melainkan mengharuskan kalian untuk memikirkan waktu sebagai sumber daya terbatas yang dapat digunakan untuk melakukan banyak hal berbeda. Poin utamanya adalah bahwa semua tugas tampak menakutkan hingga dipecah menjadi sub-komponen.

Ada banyak strategi untuk memanfaatkan waktu kalian sebaik-baiknya. Contoh sederhananya adalah teknik pomadoro atau pewaktu tomat. Dipelopori oleh Francesco Cirillo, idenya adalah untuk mengalokasikan sejumlah waktu tertentu untuk bekerja/belajar (biasanya 25 menit), dan bekerja/belajar terus menerus selama jumlah waktu ini, tanpa jeda. Ketika 25 menit sudah habis (disarankan untuk menyetel alarm pada ponsel kalian), istirahatlah sebentar - berdiri, berjalan ke dapur, membuat secangkir teh / kopi atau bersantai! Setelah kalian menyelesaikan beberapa pomodori (empat, biasanya), istirahat lebih lama (15-20 menit).

Wawasan inti dari teknik Pomodoro adalah bahwa perhatian kalian hanya dapat tertuju pada tugas untuk jangka waktu tertentu. Menyisihkan sebagian besar waktu untuk belajar pada satu tugas sering kali kontraproduktif. Teknik ini membantu kalian memecah studi menjadi beberapa bagian yang bisa diatur. 

Jika kalian tidak sengaja membagi pembelajaran mengikuti rencana dan jadwal belajar, dengan batasan waktu yang ditentukan, yang pada gilirannya membantu membangun rutinitas harian dan mingguan, maka kalian benar-benar berencana untuk gagal.

Tulis 'Daftar Selesai'

Kalian mungkin sudah mendengar teknik studi berharga lainnya yaitu dengan menyimpan 'To-Do List', sayangnya hal itu sering jadi bentuk penundaan. Demikian pula dengan daftar tugas yang menampilkan semua hal yang belum kalian lakukan. Daftar panjang hal-hal yang harus dilakukan dapat menjadi sangat banyak dan beberapa item sering kali berakhir di daftar kalian selama berbulan-bulan.

Alih-alih membuat daftar yang belum dikerjakan, cobalah membuat daftar apa yang sudah dikerjakan. Setiap melihat tugas demi tuga selesai, kalian akan lebih termotivasi untuk ke langkah berikutnya, dan akhirnya semuanya bisa selesai. 

Komentar