Ticker

6/recent/ticker-posts

Untung 65% Setahun, Apa yang Dilakukan Sucorinvest Sharia Equity Fund


Reksa dana Sucorinvest Sharia Equity Fund memberikan kinerja ciamik dengan return 65,61% dalam 1 tahun. Reksa dana saham yang dijual di Bibit ini adalah besutan manajer investasi PT Sucor Asset Management. 

Strategi seperti apa yang dilakukan para fund manger di Sucor sehingga reksa dana syariah ini bisa menghasilkan pengembalian investasi yang begitu besar dalam 1 tahun ini? Data-data berikut diambil dari Bibit selaku agen penjual efek reksa dana (APERD) pada 8 Mei 2021.



Dilihat dari grafik NAV, peningkatan kinerja terjadi pada tahun lalu, tepatnya Setember hingga Desember 2020. Pada waktu itu memang IHSG juga sedang bagus-bagusnya, sebelum kemudian mulai tenggelam lagi akhir Januari 2021. 

Kita coba melihat efek tebesar yang dipegang pada periode September-Desember 2020.

Pada September, inilah 5 efek yang paling besar yang dipegang reksa dana Sucorinvest Sharia Equity. Posisi top 5 ini sama pada Agustus 2020:

  • Aneka Tambang Tbk.
  • BISI International Tbk.
  • Buyung Poetra Sembada Tbk.
  • KMI Wire & Cable Tbk.
  • Perusahaan Gas Negara Tbk

Pada bulan berikuntya, Oktober 2020 tidak ada perubahan komposisi.

  • Aneka Tambang Tbk.
  • BISI International Tbk.
  • Buyung Poetra Sembada Tbk.
  • KMI Wire & Cable Tbk.
  • Perusahaan Gas Negara Tbk.

Nah, pada November 2020 masuk Adhi Karya (ADHI) dan London Sumatra Indonesia (LSIP) sebagai jajaran 5 besar saham yang dipegang: 

  • Adhi Karya (Persero) Tbk.
  • Aneka Tambang Tbk.
  • Buyung Poetra Sembada Tbk.
  • Perusahaan Gas Negara Tbk.
  • PP London Sumatra Indonesia Tbk. 

Pada Desember 2020 posisi ANTM terlempar dari 5 besar, digantikan oleh Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).

Antam memang jadi salah satu andalan. Harga ANTM pada akhir September adalah Rp705 per saham. Harganya konsisten naik hingga pertengahan Januari dengan level tertingginya Rp3.190 per saham.

Nah, kalau sederhananya, reksa dana ini memegang ANTM dari akhir Agustus saat harganya Rp820 dan keluar pada akhir Oktober 2020, sebenarnya tidak terlalu menguntungkan. Karena kenaikan signifikan terjadi periode Desember hingga pertengahan Januari 2021.

ADHI juga termasuk saham yang naiknya tajam pada periode November hingga Januari. Namun, ADHI ternyata masih dipegang Sucorinvest Sharia Equity Fund dan jadi top 5 hingga periode Maret 2021. Harga saat masuk dan harga saat ini mungkin tidak beda jauh meski ada kenaikan.

Saham lain yang memberi cuan adalah Buyung Poetra Sembada atau HOKI. Namun, saat ini sahamnya cenderung melandai setelah mencapai level tertingginya pada pertengahan Februari 2021 saat dilakukan stock split. Namun, karena reksa dana ini memagang sejak September, seharusnya harganya telah naik. Pertanyaanya, sejak kapan masuknya? 

Masalahnya, saham HOKI berada dalam jajaran top 5 sejak Maret 2018. Pada akhir Maret 2018, harga HOKI di 540 sebelum stock split. Harga tertingginya di 1.300 pada Februari lalu, sebelum stock split. Artinya, secara umum masih untung. Tentu dengan perhitungan bodoh saja.

Saham lain yang masuk top 5 tidak terlalu mencengangkan pergerakannya. Namun, tentu saja ulasan ini sama sekali tidak mewakili strategi yang dilakukan Sucorinvest Sharia Equity Fund. Ada banyak saham yang tidak masuk top 5 tetapi mungkin rutin diperdagangkan dan memebrikan untung besar. 


Posting Komentar

0 Komentar