Ticker

8/recent/ticker-posts

10 Reksa Dana Terbaik Ytd 2022



Receh.in - Sucorinvest Equity Fund menjadi reksa dana terbaik selama tahun ini (year to date) untuk produk yang dijual di Bibit. Return yang diberikan reksa dana ini mencapai 16,81%, jauh di atas kenaikan IHSG yang mencaai 8,98% YTD per 19 Agustus 2022.

Dalam 1 tahun, reksa dana besutan manajer investasi Sucor Asset Management ini mampu memberikan return sebesar 34,88%. 

Mayoritas reksa dana dengan kinerja terbaik masih dipegang oleh reksa dana berbasis saham. Dalam hal ini, ada 2 reksa dana campuran yang masuk 10 besar, namun dengan komposisi mayoritas asetnya di saham. 

Hal ini tentunya sejalan dengan kinerja pasar saham Tanah Air yang memang sedang dalam tren naik. mayoritas indeks yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pun mencetak kinerja positif sepanjang 2022.

Indeks-indeks acuan seperti IHSG, LQ45, IDX30, SRI KEHATI, danlainlain mencetak kinerja yang fantastis. Jadi wajar jika kemudian reksa dana berbasis saham juga mencetak kinerja apik selama 2022.

Nah, berikut adalah reksa dana dengan kinerja terbaik selama 2022 hingga 19 Agustus 2022 di aplikasi Bibit, agen penjual efek reksa dana (APERD).

10 Reksa dana dengan Kinerja Terbaik Ytd 2022

Reksadana

Jenis

Kinerja

Drawdown 1Y

AUM

3M

YTD

1Y

Sucorinvest Equity Fund

Saham

4,90%

16,81%

34,88%

-9,94%

2,44T

Sucorinvest Maxi Fund

Saham

7,41%

14,20%

25,00%

-9,29%

231,84B

Avrist Ada Saham Blue Safir

Saham

3,73%

13,27%

23,72%

-11,61%

374,42B

BNP Paribas Sri Kehati

Saham

2,50%

13,24%

26,07%

-13,72%

632,63B

Sucorinvest Citra Dana Berimbang

Campuran

8,97%

12,80%

23,62%

-5,52%

141,46B

Avrist IDX30

Saham

2,09%

11,48%

22,12%

-13,17%

192,57B

Bahana Primavera 99 Kelas G

Saham

2,55%

11,10%

21,39%

-11,77%

1,47T

BnI-AM Indeks IDX30

Saham

1,28%

10,96%

21,53%

-14,05%

1,70T

Sucorinvest Flexi Fund

Campuran

8,58%

10,42%

22,28%

-5,08%

304,81B

Danareksa Indeks Syariah

Saham

4,86%

10,01%

15,68%

-9,09%

34,32B

Sumber: Bibit.id

Tentu saja perlu jadi catatan bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin akan terulang di masa depan. Selain indikator return, teman-teman juga harus mencermati faktor-faktor lainnya. 


Posting Komentar

0 Komentar