Ticker

8/recent/ticker-posts

Matahari Putra Prima (MPPA) Merugi Rp290 Miliar Kuartal 3/2022


Receh.in
– Kerugian yang dicetak PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik selama 9 bulan pertama 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, MPPA membukukan rugi bersih pada kuartal 3/2022 sebesar Rp290,0 miliar. Sementara, jumlah kerugian periode yang sama 2021 sebesar Rp172,4 miliar. 

Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp34,12 per lembar.

Padahal, penjualan bersih MPPA selama periode laporan tercatat naik menjadi Rp5,33 trilun dari periode 9 bulan 2021 sebesar Rp4,93 triliun. 

Di sisi laba bruto Matahari Putra Prima mencetak kenaikan dari Rp879,66 miliar tahun lalu menjadi Rp969,63 miliar tahun ini.

Tingginya pos 'beban umum dan administrasi' serta 'beban penjualan' membuat laba kotor perusahaan milik keluarga Mochtar Riady itu tergerus.

Di sisi lain, perseroan bisa mengurangi lialibitas jangka pendek maupun jangka panjang. Kewajiban jangka pendek MPPA turun jadi Rp2,14 triliun per akhir September 2022, dibandingkan dengan posisi akhir 2021 yang sebesar Rp2,44 triliun. Sementara kewajiban jangka panjang turun jadi Rp1,37 triliun dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp1,63 triliun.

Jumlah ekuitas juga turun menjadi Rp300,25 miliar, dari posisi 31 Desember 2021 sebesar Rp584,40 miliar.


Laporan Keuangan MPPA Q3/2022


Posting Komentar

0 Komentar