Ticker

8/recent/ticker-posts

Prospektus IPO Isra Presisi (ISAP) dan Jadwal Listing


Receh.in
- Perusahaan komponen industri otomotif dan non otomotif PT Isra Presisi Indonesia Tbk. (ISAP) bersiap melakukan initial public offering (IPO) dengan menawarkan 1,5 miliar saham atau 15 juta lot. 

Saat ini proses penawaran tengah masuk periode Book Building 7 – 14 November 2022. Buat investor yang ingin berpartisipasi bisa melakukan pembelian melalui sistem E-IPO.

Pada fase book building atau masa penawaran awal, ISAP membanderol saham barunya di rentang harga Rp95 – Rp100. Fase ini juga bakal jadi pertimbangan penentuan harga final saham IPO ISAP.

Total 1,5 miliar saham yang ditawarkan itu mewakili 37,31 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp10 setiap saham.

Jumlah seluruh nilai IPO ini adalah sebanyakbanyaknya sebesar Rp150 miliar.

Waran Gratis

Bersamaan dengan IPO, PT Isra Presisi Indonesia Tbk. juga menerbitkan sebanyak 750 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 29,76 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan. 

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. 

Setiap pemegang 2 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 1 Waran Seri I dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. 

Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu 5 tahun sejak Tanggal Pencatatan Waran Seri I di Bursa Efek, sampai dengan ulang tahun ke 5 terhitung sejak pencatatan Waran Seri I. 

Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai nominal Rp10 setiap sahamnya dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp125 yang dapat dilakukan setelah 6 bulan sejak efek dimaksud diterbitkan, yang berlaku mulai tanggal 1 Juni 2023 sampai dengan tanggal 1 Desember 2027. 

Pemegang Waran Seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham termasuk hak dividen selama Waran Seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. 

Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya, maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Masa berlaku Waran Seri I tidak dapat diperpanjang lagi. 

Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp93,75 miliar.

Perusahaan yang bergerak di bidang industri mesin dan perkakas mesin untuk pengerjaan logam itu dibantu UOB Kay Hian Sekuritas (AI) selaku admin dan penjamin emisi efek dalam penawaran umum perdana saham (IPO).

Baca Juga: Daftar Perusahaan IPO 2022 (Update)


Profil dan Sejarah Singkat PT Isra Presisi Indonesia Tbk. (ISAP)

Saat ini pemegang saham utama PT Isra Presisi Indonesia Tbk (Perseroan) adalah PT Dua Putra Bersinergi yakni sebanyak 2.494.800.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp24.948.000.000 yang mewakili 99 persen kepemilikan. 

Pemegang saham lainnya adalah Tuan Asrullah dengan jumlah saham 25,2 juta lembar dengannilai Rp252 juta atau mewakili kepemilikan 1 persen.

PT Isra Presisi Indonesia adalah suatu perseroan terbatas yang saat ini memiliki kegiatan usaha utama yang bergerak dalam bidang Pembuatan Dies, Mold, Precision Part, Jig, Checking Fixture dan Stamping Part untuk Komponen Industri Otomotif dan Non Otomotif. 

Selain itu, Perseroan juga memiliki kegiatan usaha penunjang yaitu Perdagangan Besar Bahan Konstruksi Lainnya dan Jasa Industri untuk Berbagai Pengerjaan Khusus Logam dan Barang dari Logam.

Binaan Yayasan Dharma Bakti Astra 

Di websitenya disebut bahwa PT Isra Presisi Indonesia adalah perusahaan binaan Yayasan Dharma Bakti Astra dan pasangan usaha Astra Mitra Ventura.

Perseroan didirikan dengan nama PT Isra Presisi Indonesiasesuai dengan Akta Pendirian Perseroan No. 47 tanggal 22 Oktober 2011 yang dibuat di hadapan Evi Nursansiyati, S.H., Notaris di Kabupaten Bekasi. 

Akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-55935.AH.01.01. Tahun 2011 tertanggal 16 November 2011 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan No. AHU-0092808.AH.01.9.Tahun 2011 tanggal 16 November 2011 serta telah diumumkan pada Berita Negara tanggal 27 November 2012 No. 95, Tambahan Berita Negara No. 76878 (“Akta Pendirian”).

Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah dengan Akta No. 45 tanggal 19 Juli 2022. 

Alamat: Jl. Daru III Blok G5 No. 39 Kawasan Industri Delta Silicon 3 Lippo Cikarang Bekasi Jawa Barat, 17530

Situs : www.isra.co.id/en 


Rencana Penggunaan Dana Hasil IPO

  1. Sekitar 25 persen atau Rp35 miliar akan digunakan untuk modal kerja dalam pembuatan mould, dies, checking fixture produk aksesoris mobil after market (body kit, cover handle, garnish list Toyota, Daihatsu, Suzuki) dan aksesoris motor after market yang dikerjakan di PT Cakrawala Maju Sejahtera berdasarkan Surat Perjanjian Nomor 002/IPI/MOU-2/V/2022 Tanggal 31 Mei 2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Addendum Perjanjian Nomor 017/ISRA-MGT/VIII/2022 tanggal 15 Agustus 2022;
  2. Sekitar 24,6 persen atau senilai Rp34,5 miliar akan digunakan untuk modal kerja dalam pembuatan mould, dies, checking fixture aksesoris mobil after market body kit, cover handle, garnish list Honda, Suzuki) dan aksesoris motor after market yang dikerjakan di PT Milenium Multiguna Mandiri berdasarkan Surat Perjanjian Nomor 004/IPI/MOU-4/V/2022 Tanggal 31 Mei 2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Addendum Perjanjian Nomor 019/ISRAMGT/VIII/2022 tanggal 15 Agustus 2022;
  3. Sekitar 24,9 persen atau senilai Rp34,9 miliar akan digunakan untuk modal kerja dalam pembuatan mould, dies, checking fixture produk aksesoris mobil after market (wiper, karpet mobil, body kit, cover handle, garnish list Nissan, Mitsubishi) dan aksesoris motor after market yang dikerjakan di PT Aristo Satria Mandiri Indonesia berdasarkan Surat Perjanjian Nomor 001/IPI/MOU-1/V/2022 Tanggal 31 Mei 2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Addendum Perjanjian Nomor 016/ISRA-MGT/VIII/2022 tanggal 15 Agustus 2022;
  4. Sekitar 25,4 persen atau Rp35,6 miliar akan digunakan untuk modal kerja dalam pembuatan ball screw, bearing spindle, arbor BT 50, arbor BT40, cutting tools, conrod screw yang dikerjakan di PT Techno Shouko Indonesia berdasarkan dengan Surat Perjanjian Nomor 003/IPI/MOU3/V/2022 Tanggal 31 Mei 2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Addendum Perjanjian Nomor 018/ISRA-MGT/VIII/2022 tanggal 15 Agustus 2022;dan
  5. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja operasional Perseroan yaitu pembelian bahan baku, bahan pembantu, listrik dan pembayaran gaji karyawan.


Prospektus IPO ISAP (.pdf)


Posting Komentar

0 Komentar