Ticker

4/recent/ticker-posts

Cum Date Dividen Adaro Energy Indonesia (ADRO) 2023, Cek Jadwalnya di Sini

Daftar Isi [Tampilkan]


Receh.in
- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) telah mengumumkan rencana pembagian dividen total sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp14,7 triliun kepada para pemegang sahamnya.

Dalam pembagian tersebut, USD500 juta atau sekitar Rp7,36 triliun akan diberikan dalam bentuk dividen tunai. Sebelumnya, ADRO telah membagikan dividen interim sebesar USD500 juta pada bulan Januari 2023, sehingga jumlah dividen per saham mencapai USD0,016.

Menurut Mahardika Putranto, Corporate Secretary ADRO, nilai dividen per saham (dividen tunai) akan diumumkan pada saat recording date karena saat ini perusahaan sedang melakukan aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham Adaro. Hal ini diungkapkan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Senin, 15 Mei 2023.

Berikut adalah jadwal pembagian dividen ADRO untuk tahun 2023:

  • Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 22 Mei 2023
  • Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 23 Mei 2023
  • Cum Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai: 24 Mei 2023
  • Ex Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai: 25 Mei 2023
  • Recording Date yang berhak atas Dividen: 24 Mei 2023
  • Pembayaran Dividen: 6 Juni 2023.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, para pemegang saham ADRO diharapkan dapat mengikuti proses pembagian dividen dengan baik.


Hasil Kinerja 2022

Perusahaan yang dimiliki oleh Garibaldi Thohir ini mencatatkan laba bersih sebesar USD 2,83 miliar atau sekitar Rp 43 triliun pada tahun 2022. Angka tersebut menunjukkan peningkatan tajam sebesar 175% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan laba bersih ini disebabkan oleh kenaikan pendapatan perseroan sebesar 103% menjadi USD 8,10 miliar atau sekitar Rp 123 triliun. Pendapatan pada tahun sebelumnya mencapai USD 3,99 miliar.

Kenaikan pendapatan ADRO selain dipengaruhi oleh faktor cuaca, pasokan, dan peristiwa geopolitik yang menjaga harga tetap tinggi, juga disebabkan oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual rata-rata (ASP) secara tahunan.

Laba inti ADRO pada tahun 2022 juga meningkat sebesar 140% menjadi USD 3,01 miliar dari USD 1,25 miliar pada tahun sebelumnya.

Selain itu, EBITDA operasional juga meningkat sebesar 139% menjadi USD 5,03 miliar, mencapai rekor tertinggi dalam sejarah Adaro.

Posting Komentar

0 Komentar