Ticker

4/recent/ticker-posts

Jadwal dan Prospektus IPO Paperocks Indonesia (PPRI), Harga Rp130 – Rp150 per saham

Daftar Isi [Tampilkan]


Receh.in –
Perusahaan penjualan kemasan berbahan kertas di Indonesia PT Paperocks Indonesia Tbk. (Kode saham IDX: PPRI) bakal melepas 275 juta saham baru melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Jumlah saham yang dilepas tersebut mewakili 25,58% dari total saham dicatatkan setelah IPO.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan besar barang dari kertas dan karton ini memulai masa book building atau penawaran awal pada 20 Juli 2023 dan akan berakhir pada 24 Jul 2023. Adapun harga masa book building di kisaran Rp130 – Rp150 per saham.

Jumlah seluruh nilai Penawaran Umum ini adalah sebanyak-banyaknya Rp41,25 miliar. Masa Penawaran Umum dijadwalkan pada 2 - 4 Agustus 2023.

Berminat? Jika iya maka kalian bisa membelinya melalui Penawaran Umum Elektronik (E-IPO).

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 165 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 20,63% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO ini disampaikan. 

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. 

Setiap pemegang 5 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 3 Waran Seri I dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. 

Waran Seri I yang diterbitkan memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan Saham Biasa Atas Nama Perseroan yang bernilai nominal Rp50 setiap sahamnya dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp200. 

Pemegang Waran Seri I dapat melaksanakan Waran Seri I setiap Hari Kerja terhitung setelah 6 (enam) bulan atau lebih sejak efek diterbitkan sampai dengan 1 Hari Kerja sebelum ulang tahun pertama pencatatan Waran Seri I yaitu sejak tanggal 9 Februari 2024 sampai dengan 7 Agustus 2024. 


Prospektus IPO Paperocks Indonesia 


Jadwal IPO PPRI 

  • Masa Penawaran Awal : 20 – 24 Juli 2023
  • Tanggal Efektif : 31 Juli 2023
  • Masa Penawaran Umum : 2 - 4 Agustus 2023
  • Tanggal Penjatahan : 4 Agustus 2023
  • Tanggal Distribusi Saham dan Waran Seri I Secara Elektronik : 7 Agustus 2023
  • Tanggal Pencatatan Saham dan Waran Seri I di BEI : 8 Agustus 2023
  • Tanggal Awal Perdagangan Waran Seri I : 8 Agustus 2023


Profil Ringkas Emiten

Perseroan adalah perusahaan yang melayani penjualan kemasan berbahan kertas di Indonesia yang didirikan pada 2011. Perusahaan didirikan oleh Dillon Sutandar, Philip SUmali, dan Catur Jatiwaluyo .

Perseroan berkegiatan usaha dalam bidang distribusi kemasan berbahan kertas yang aman digunakan untuk makanan dan minuman yang sering digunakan oleh restaurant dan café. 

Produk yang dijual oleh Perseroan sebagian besar dalam bentuk papercup, Perseroan juga menyediakan paper wrap, paper bowl, dan paper bag

Industri makanan dan minuman yang semakin berkembang dan meningkatnya kesadaran para pemilik usaha untuk menjadi ramah lingkungan, menjadikan permintaan dari kemasan berbahan kertas meningkat. Pelanggan Perseroan pun bermacam-macam lapisan mulai dari yang skala kecil sampai yang besar.

“Melihat momentum peningkatan bisnis makanan dan minuman serta mulai banyaknya kesadaran dari berbagai negara termasuk Indonesia untuk menggunakan produk ramah lingkungan, Perseroan yakin akan lebih baik dalam bidang operasional maupun finansial dan senantiasa menjaga kualitas dan mengikuti perkembangan teknologi untuk kegiatan operasional untuk hasil produk yang lebih efisien serta fungsional,” kata menajemen dalam prospektusnya.

Perusahaan memiliki Food Safety System Certification FSSC 22000. 

  • Alamat: Ruko Cibubur Times Square Blok C 1 N0. 23, Jalan Alternatif Cibubur RT.001/RW.010, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat 17435
  • Situs Perusahaan: https:// paperocks.co.id/
  • Partisipan Admin: IU - Indo Capital Sekuritas
  • Penjamin Emisi Efek: IU - Indo Capital Sekuritas
Keluarga Sumali yang diwakili oleh Philip Sumali merupakan pemasok bahan baku utama dari Perseroan melalui PT Glopac Indonesia, sehingga dengan ini Catur Jatiwaluyo dan Dillon Sutandar menyatakan melepaskan masing-masing haknya atas segala aspek pengendalian Perseroan kepada Philip Sumali termasuk namun tidak terbatas pada penunjukan, pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan.

Prospek Usaha 

Sejak pandemi Covid-19 pada 2020, hampir seluruh industri dan perekonomian terkena imbas negatif. Dapat dilihat pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia 2010-2021 terjadi penurunan yang sangat dalam pada saat terjadinya Pandemi Covid-19 yang secara tidak langsung juga mempengaruhi kinerja Perseroan. 

Tetapi, perlahan pertumbuhan ekonomi mulai pulih dengan banyaknya populasi dunia maupun Indonesia yang telah tervaksinisasi. 

Menurut World Bank, pada 2022 dan 2023, Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5% YoY. Dengan semakin optimisnya pertumbuhan ekonomi secara global maupun mikro, Perseroan yakin pada 5 tahun ke depan penjualan produk Perseroan akan terus berkembang. 

Dalam menjalankan bisnisnya, industri makanan membutuhkan kemasan yang dapat menahan makanan atau minuman mereka agar tahan lama atau dapat bertahan sesuai dengan rencana bisnis mereka. 

Kemasan plastik menjadi salah satu pilihan yang diandalkan oleh perusahaan-perusahaan besar pada saat ini. Tetapi, kondisi ini telah berubah dimulai dari luar Indonesia. 

Semenjak 3 tahun lalu, perubahan dan pengetatan peraturan terkait bahan kemasan yang tidak dapat diproduksi telah meningkat secara tajam yang terjadi di 30 negara di seluruh dunia. 

Pandemi Covid-19 juga telah dengan cepat mengubah perilaku konsumen dalam beberapa cara: memicu sensitivitas harga yang lebih tinggi, mempercepat belanja online di semua kategori, dan menyebabkan pembeli lebih fokus pada kesehatan, kebugaran, dan kebersihan. Sikap konsumen tentang kemasan berkelanjutan juga telah berubah secara signifikan.


Rencana Penggunaan Dana Hasil IPO

Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan antara lain untuk membiayai persediaan seperti persediaan papercup, paperbowl, paperbag, dan paperwrap dan biaya operasional yaitu beban penjualan dan beban umum & administrasi Perseroan. 

Vendor akan ditentukan di kemudian hari tergantung pesanan produk dan kuantitas dari pelanggan Perseroan. 

Begitu pula dana yang diperoleh Perseroan dari hasil pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya juga akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja Perseroan dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional Perseroan yaitu persediaan dan biaya operasional antara lain beban penjualan dan beban umum & administrasi Perseroan. 


Struktur Permodalan PPRI


Laba-Rugi PPRI

  • Total Liabilitas Jangka Pendek Rp17,05 miliar
  • Total Liabilitas Jangka Panjang Rp1,84 miliar

Penjualan bersih Perseroan pada 2022 adalah sebesar Rp99,43 miliar mengalami peningkatan Rp17,40 miliar atau 21,21% dibandingkan pada 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan cups, bowl dan lids serta box, cartoon dan wrap. 

Laba tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp2,95 miliar mengalami peningkatan Rp352,78 juta atau 13,57% dibandingkan periode 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada penjualan.

Laba komprehensif tahun berjalan Perseroan pada 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp9,16 miliar, mengalami peningkatan Rp6,51 miliar atau 245,57% dibandingkan 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh pengukuran kembali aset tetap.



Posting Komentar

0 Komentar