Ticker

4/recent/ticker-posts

Laporan Keuangan ACST Kuartal 1-2024, Pendapatan Naik

Daftar Isi [Tampilkan]


Receh.in
– PT Acset Indonusa Tbk. dan entitas anak telah menyampaikan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2024. Laporan ini memberikan gambaran tentang kondisi keuangan perusahaan serta kinerja operasional selama periode tersebut. 

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pelaksana konstruksi. Perusahaan ini berdiri sejak 1995 dan berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan memiliki beberapa entitas anak yang juga bergerak dalam bidang konstruksi dan jasa penunjang konstruksi.


Kinerja Keuangan

Laporan keuangan menunjukkan bahwa total aset perusahaan pada 31 Maret 2024 adalah Rp 2,82 triliun, naik dari Rp 2,61 triliun pada akhir Desember 2023. Peningkatan ini menunjukkan adanya pertumbuhan dalam aset perusahaan.

Dari sisi pendapatan, Perusahaan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 549,86 miliar, meningkat dari Rp 360,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan peningkatan aktivitas operasional yang signifikan.

Namun, laba bruto perusahaan mengalami penurunan dari Rp 12,90 miliar pada Maret 2023 menjadi Rp 6 miliar pada Maret 2024. Penurunan ini dapat disebabkan oleh kenaikan beban pokok pendapatan yang mencapai Rp 543,86 miliar, dibandingkan Rp 347,45 miliar pada tahun sebelumnya.


Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas perusahaan pada 31 Maret 2024 mencapai Rp 2,47 triliun, naik dari Rp 2,21 triliun pada 31 Desember 2023. Liabilitas ini terdiri dari utang usaha, utang non-usaha, utang pajak, dan pendapatan diterima dimuka.

Ekuitas perusahaan juga mengalami penurunan dari Rp 396,06 miliar pada akhir 2023 menjadi Rp 352,45 miliar pada akhir Maret 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian periode berjalan yang mencapai Rp 43,51 miliar, naik dari kerugian Rp 30,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.


Arus Kas

Laporan arus kas menunjukkan bahwa arus kas bersih dari aktivitas operasi adalah negatif sebesar Rp 150,27 miliar, berbeda dari periode sebelumnya yang menunjukkan angka positif sebesar Rp 44,99 miliar. Ini menunjukkan bahwa perusahaan mengeluarkan lebih banyak uang untuk aktivitas operasional daripada yang diterima.

Namun, arus kas dari aktivitas pendanaan menunjukkan angka positif sebesar Rp 253,66 miliar, meningkat dari Rp 9,94 miliar pada tahun sebelumnya. Ini terutama disebabkan oleh penerimaan pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp 277 miliar.

Laporan keuangan PT Acset Indonusa Tbk untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2024 menunjukkan adanya pertumbuhan dalam pendapatan, namun juga penurunan dalam laba bruto dan ekuitas. Perusahaan memiliki liabilitas yang lebih tinggi dan arus kas operasi yang negatif, tetapi arus kas pendanaan positif.


Laporan Keuangan ACST Kuartal 1-2024 format pdf

 


Posting Komentar

0 Komentar