Receh.in – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,3% dan ditutup di level 7.287 pada perdagangan Kamis, 17 Juli 2025. Aksi beli bersih oleh investor asing sebesar Rp640 miliar menjadi penopang utama.
Menurut riset teknikal dari Ciptadana Sekuritas Asia, IHSG bergerak di kisaran 7.226 (terendah) hingga 7.292 (tertinggi). Saham DCII, TLKM, dan BRPT menjadi pendorong utama penguatan IHSG.
IHSG melanjutkan trenbullish setelah berhasil menembus level resistance 7.240, yang merupakan harga tertinggi pada Mei 2025. Indikator teknikal menunjukkan arah penguatan lanjutan, dengan target bullish berikutnya di level 7.325. Meskipun demikian, kondisi
overbought (jenuh beli) berpotensi memicu koreksi. Levelsupport jangka pendek berada di kisaran 7.143.
Berdasarkan pergerakan ini, Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan empat saham dengan potensi rebound.
1. ADMR: Berpeluang Rebound
SahamADMR naik 0,51% dan ditutup di harga Rp995 (17/7). Saham ini bergerak mendatar di atas level support harian Rp970, menunjukkan kecenderungan menguat. Ada peluang untuk menguji harga tertinggi minggu lalu di Rp1.035. Jika level ini tertembus, momentumbullish yang signifikan bisa mendorong harga menuju resistance berikutnya di Rp1.100.
Rekomendasi: speculative buy saham ADMR di Rp995, dengan stop loss di Rp960 dan target profit di Rp1.100.
2. BBCA: Berpeluang Rebound
Saham BBCA ditutup stagnan di level Rp8.525 (17/7). Pergerakan harga saham ini sedang dalam fase konsolidasi dan membentuk pola rectangle setelah sempat menguat terbatas di atas level Rp8.500. Saham ini menghadapi support kuat di Rp8.425. Jika harga ditutup di bawah level tersebut, itu akan mengonfirmasi kelanjutan tren bearish.
Rekomendasi: speculative buy saham BBCA di Rp8.550, dengan stop loss di Rp8.400 dan target profit di Rp8.775.
3. JSMR: Berpeluang Rebound
Saham JSMR naik 1,1% dan ditutup di level Rp3.660 (17/7). Saham ini memantul dari support harian di 3.600. Pola falling wedge yang berhasil ditembus dianggap sebagai sinyal bullish. Sinyal teknikal menunjukkan JSMR berpotensi naik menuju Rp3.750, dan bahkan bisa mencapai Rp3.880.
Rekomendasi: speculative buy saham JSMR di Rp3.660, dengan stop loss di Rp3.590, target profit di Rp3.750 dan kemungkinan mencapai Rp3.880.
4. TLKM: Berpeluang Rebound
Saham TLKM naik 4,53% dan ditutup di level Rp2.770 (17/7). Saham ini menunjukkan sinyal pembalikan arah bullish dengan terbentuknya pola higher high, mencerminkan bias positif dan potensi kenaikan lanjutan.
TLKM berpeluang melanjutkan tren naik untuk menguji resistance berikutnya di level Rp2.820.
Support jangka pendek berada di Rp2.730.
Rekomendasi: buy on weakness saham TLKM di Rp2.730, dengan stop loss di Rp2.680 dan target profit di Rp2.820.
Disclaimer: Artikel ini bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Selalu lakukan riset pribadi dan pertimbangkan dengan matang sebelum berinvestasi.
0 Komentar