Emiten perkebunan kelapa sawit PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengonfirmasi telah merealisasikan penghimpunan dana sebesar Rp400 miliar dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I obligasi perseroan. Dengan tercapainya target tersebut, perusahaan sekaligus menutup program penerbitan obligasi tersebut.
Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Kamis (12/3/2026), manajemen BWPT menyampaikan bahwa seluruh target dana dari PUB I Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations telah terpenuhi.
Penghimpunan Dana Bertahap
Dana Rp400 miliar tersebut dihimpun melalui beberapa tahap penerbitan obligasi, yakni:
- Tahap I: Rp61,84 miliar
- Tahap II: Rp30,09 miliar
- Tahap III: Rp210,00 miliar
- Tahap IV: Rp98,06 miliar
Dengan demikian, tidak terdapat sisa target penerbitan, karena seluruh dana yang direncanakan telah berhasil dihimpun.
Selain itu, perseroan juga memastikan telah memenuhi kewajiban pembayaran biaya pendaftaran kepada OJK. Dari kewajiban maksimal sebesar Rp200 juta, seluruhnya telah dibayarkan sehingga tidak terdapat kekurangan pembayaran.
Program PUB Diakhiri Lebih Awal
Mengacu pada ketentuan POJK No. 36/POJK.04/2014 mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan efek bersifat utang dan/atau sukuk, BWPT memutuskan untuk mengakhiri program PUB I lebih awal, meskipun periode program tersebut sebenarnya masih tersedia hingga dua tahun.
Manajemen menjelaskan keputusan ini diambil seiring dengan rencana pembukaan program PUB baru dalam waktu mendatang.
Siapkan Akses Pendanaan Baru
Perseroan menilai langkah membuka program PUB baru dapat memaksimalkan potensi penghimpunan dana dari pasar modal, sekaligus mendukung kebutuhan pendanaan perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.
Selain itu, strategi tersebut juga bertujuan untuk menjaga kesinambungan akses pendanaan melalui instrumen pasar modal.
Dengan struktur pendanaan yang lebih fleksibel, BWPT berharap dapat memperkuat likuiditas perusahaan sekaligus mendukung pengembangan bisnis perkebunan kelapa sawit yang dijalankan perseroan.

0 Komentar