PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) mencatat laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp6,6 triliun, turun tipis 0,5% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian tersebut berada di bawah estimasi analis dan konsensus pasar, masing-masing hanya mencapai sekitar 94% dan 92% dari proyeksi.
Penyebab utama melesetnya kinerja tersebut adalah penurunan pendapatan bunga, seiring turunnya tingkat bunga implisit efektif menjadi 3,8% dibandingkan 6,1% pada 2024.
Pendapatan Turun, Margin Membaik
Sepanjang 2025, HMSP membukukan pendapatan bersih Rp112,2 triliun, turun 4,8% YoY. Angka ini berada 97% dari estimasi konsensus dan 99% dari estimasi analis.
Meski pendapatan menurun, profitabilitas operasional justru membaik. Perusahaan mencatat:
- EBIT: Rp9,3 triliun (+20,6% YoY)
- Gross Profit Margin (GPM): 18,4% (+266 basis poin)
- Opex to sales: 10,1% (+91 basis poin)
- EBIT margin: 8,3% (+175 basis poin)
Perbaikan margin ini menunjukkan adanya efisiensi biaya serta strategi harga yang lebih optimal.
Kinerja Kuartal IV 2025
Pada kuartal IV 2025, pendapatan HMSP tercatat Rp28,4 triliun, turun 3,3% YoY. Penurunan ini terutama disebabkan melemahnya penjualan pada segmen:
- SKT (Sigaret Kretek Tangan): -12,9% YoY
- SPM (Sigaret Putih Mesin): -14,0% YoY
Sebaliknya, segmen SKM (Sigaret Kretek Mesin) masih mencatat pertumbuhan 1,6% YoY.
Di sisi margin, GPM kuartal IV meningkat menjadi 18,3% (+208 bps YoY). Peningkatan ini didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata (ASP) pada produk:
- SKM: +3,4% YoY
- SKT: +5,5% YoY
Namun secara kuartalan (QoQ), margin kotor turun 186 bps akibat perubahan komposisi produk, dengan penjualan SKT turun 5,5% QoQ sementara SKM naik 3,9% QoQ.
Laba Kuartal IV Melonjak
Efisiensi biaya operasional juga terlihat dari rasio opex terhadap penjualan yang turun menjadi 10,2% (-68 bps YoY), terutama karena penurunan biaya iklan dan promosi (A&P).
Namun di bawah lini operasional, pendapatan bunga turun menjadi Rp93 miliar dari sebelumnya Rp188 miliar pada 4Q24.
Secara keseluruhan, HMSP membukukan:
- Laba bersih 4Q25: Rp2,1 triliun (+47,6% YoY)
- Net Profit Margin (NPM): 7,4% (+255 bps YoY)
Rekomendasi Saham
Analis mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, meskipun target harga (TP) diturunkan menjadi Rp1.100 per saham.
Revisi ini mencerminkan penyesuaian proyeksi laba 2026–2027 sebesar -4% hingga -4,8%, terutama karena normalisasi pendapatan bunga.
Valuasi target harga tersebut didasarkan pada price to earnings (PE) 15 kali untuk proyeksi laba 2026, yang setara dengan rata-rata lima tahun perusahaan.
Namun, analis menilai terdapat beberapa risiko utama terhadap prospek saham HMSP, antara lain melemahnya daya beli masyarakat yang dapat membatasi kemampuan perusahaan untuk menaikkan harga produk.
0 Komentar