FlashNews

8/recent/ticker-posts

Penjualan Turun, Laba HMSP Susut ke Rp6,61 Triliun pada 2025

Daftar Isi [Tampilkan]


 

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan laba bersih Rp6,61 triliun sepanjang 2025, turun tipis dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp6,64 triliun.

Penurunan laba tersebut sejalan dengan koreksi penjualan bersih perseroan sepanjang tahun buku 2025.

Berdasarkan laporan keuangan audit, penjualan bersih HMSP turun 4,84% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp112,17 triliun.

 

Penjualan ke Pihak Berelasi Justru Melonjak

Jika dirinci, penjualan kepada pihak berelasi justru mencatatkan pertumbuhan signifikan.

Total penjualan dari segmen ini mencapai Rp2,85 triliun, meningkat 54,81% YoY.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh:

  • Penjualan ekspor: Rp2,15 triliun (naik 56,81% YoY)
  • Penjualan pasar lokal: Rp692,42 miliar (naik 48,9% YoY)

 

Penjualan Produk Utama Menurun

Di sisi lain, penjualan kepada pihak ketiga pada beberapa segmen produk utama mengalami penurunan.

Rinciannya:

  • Sigaret Kretek Mesin (SKM): Rp61,41 triliun (turun 7,30% YoY)
  • Sigaret Kretek Tangan (SKT): Rp38,21 triliun (turun 5,01% YoY)
  • Sigaret Putih Mesin (SPM): Rp5,85 triliun (turun 14,33% YoY)

Namun beberapa produk lainnya justru mencatatkan pertumbuhan, seperti:

  • Sigaret Putih Tangan (SPT): Rp958,38 miliar (naik 5,24% YoY)
  • Produk bebas asap: Rp2,45 triliun (melonjak 43,82% YoY)
  • Produk lainnya: Rp448,16 miliar (naik 258,05% YoY)

 

Beban Cukai Masih Mendominasi

Dari sisi biaya, beban pokok penjualan tercatat Rp91,55 triliun, turun 7,84% YoY.

Komponen terbesar dalam beban tersebut adalah pita cukai, yang mencapai:

  • Rp63,64 triliun atau 69,51% dari total beban, turun tipis 0,1% YoY

Sementara itu:

  • Biaya produksi: Rp21,45 triliun (naik 5,84% YoY)

Dengan kondisi tersebut, HMSP membukukan laba kotor Rp20,62 triliun, meningkat 11,24% YoY dibandingkan Rp18,53 triliun pada 2024.

Namun laba tersebut tergerus oleh berbagai beban lain, seperti:

  • Beban penjualan: Rp7,96 triliun
  • Beban pajak penghasilan: Rp2,82 triliun

 

Aset Perusahaan Turun

Dari sisi neraca, total aset HMSP pada akhir 2025 tercatat Rp51,56 triliun, turun 5,03% YoY.

Struktur neraca perseroan terdiri dari:

  • Liabilitas: Rp23,21 triliun (turun 10,50% YoY)
  • Ekuitas: Rp28,35 triliun (turun tipis 0,02% YoY)

Jika dirinci, liabilitas tersebut terdiri dari:

  • Liabilitas jangka pendek: Rp20,63 triliun (turun 12,85% YoY)
  • Liabilitas jangka panjang: Rp2,58 triliun (naik 14,09% YoY)

 

Meski kinerja penjualan mengalami tekanan, HMSP masih mampu menjaga profitabilitas relatif stabil berkat efisiensi biaya dan pertumbuhan pada sejumlah segmen produk baru, termasuk produk tembakau bebas asap yang mulai menunjukkan kontribusi lebih besar terhadap bisnis perseroan.

 

Posting Komentar

0 Komentar