FlashNews

8/recent/ticker-posts

Tok! DSSA Restu Stock Split 1:25: Harga Saham Sultan Bakal Jadi Merakyat

Daftar Isi [Tampilkan]

 

Kabar gembira bagi para investor ritel yang selama ini mengincar saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) namun terkendala harga yang "selangit". Emiten holding energi dan infrastruktur milik Grup Sinar Mas ini resmi mendapatkan restu dari para pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham atau stock split.

Keputusan besar ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada hari ini, Rabu (11/3/2026).

 

Rasio Stock Split 1:25: Dari Rp25 ke Rp1

Dalam rapat tersebut, manajemen DSSA mengonfirmasi bahwa saham perseroan akan dipecah dengan rasio 1:25. Artinya, setiap satu lembar saham lama akan menjadi 25 lembar saham baru.

Berikut adalah detail teknis perubahannya:

  • Nilai Nominal Lama: Rp25 per saham.
  • Nilai Nominal Baru: Rp1 per saham.
  • Jumlah Saham Beredar: Melonjak dari 7,70 miliar lembar menjadi 192,63 miliar lembar saham.

Manajemen menegaskan bahwa meskipun jumlah lembar saham bertambah, aksi ini tidak akan mengubah hak atau nilai ekonomi yang dimiliki oleh para pemegang saham.

 

3 Alasan Utama DSSA Melakukan Stock Split

DSSA dikenal sebagai salah satu saham dengan harga per lembar tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah pemecahan harga ini didasari oleh tiga target strategis:

  1. Harga Lebih Terjangkau: Menurunkan nilai pembelian minimal satu lot agar dapat dijangkau oleh investor ritel dari berbagai kalangan.
  2. Meningkatkan Likuiditas: Mendorong volume perdagangan harian di pasar agar saham DSSA lebih aktif ditransaksikan (tidak menjadi "saham tidur").
  3. Memperluas Basis Investor: Menjangkau segmen investor yang lebih luas untuk memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) serta akuntabilitas sebagai perusahaan terbuka.

"Harga saham perseroan saat ini tergolong sangat tinggi, sehingga nilai pembelian minimal satu lot hanya terjangkau oleh segmen investor yang terbatas," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

 

Jadwal Penting Stock Split DSSA

Bagi Anda yang berencana mengoleksi atau sudah memiliki saham DSSA, catat tanggal-tanggal penting berikut untuk menyesuaikan strategi portofolio Anda:

  • RUPSLB (Persetujuan): 11 Maret 2026.
  • Akhir Perdagangan Nominal Lama: 6 April 2026.
  • Awal Perdagangan Nominal Baru (Pasar Reguler): 7 April 2026.

[Image: DSSA Stock Split Comparison Infographic 1:25]

 

Analisis untuk Investor

Langkah stock split ini merupakan katalis positif bagi DSSA. Di tengah melandainya kinerja beberapa emiten Grup Sinar Mas lainnya pada tahun 2025, DSSA tetap menunjukkan komitmen untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham melalui keterbukaan akses pasar.

Harga yang lebih murah biasanya akan memicu lonjakan permintaan pada hari pertama perdagangan dengan nominal baru. Namun, investor tetap disarankan untuk memperhatikan fundamental bisnis energi dan batu bara yang menjadi penopang utama pendapatan DSSA.

 

Posting Komentar

0 Komentar