Daftar IsiTampilkan


Receh.in —
PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) menetapkan dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp72,52 per saham dengan total nilai mencapai Rp349,53 miliar.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan perseroan, investor yang ingin memperoleh hak atas dividen perlu memperhatikan cum date di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 13 Oktober 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.

Besaran dividen tersebut setara sekitar 30,36% dari laba bersih semester I-2026 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,15 triliun.

Rasio itu belum dapat disebut sebagai payout ratio final tahun buku 2026 karena pembagian kali ini baru berupa dividen interim, sedangkan laba setahun penuh belum diketahui.

Ringkasan
  • Astra Otoparts membagikan dividen interim sebesar Rp72,52 per saham.
  • Total pembayaran ditetapkan sebesar Rp349,53 miliar, setara sekitar 30,36% laba semester I-2026.
  • Cum dividen pasar reguler jatuh pada 13 Oktober 2026 dan pembayaran dijadwalkan 26 Oktober 2026.
Rp72,52 Dividen per saham
Rp349,53 M Total dividen interim
Rp1,15 T Laba bersih semester I
26 Okt 2026 Tanggal pembayaran

Dividen AUTO Setara 30,36% Laba Semester I

Per 30 Juni 2026, Astra Otoparts membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1.151.434.943.237.

Dibandingkan dengan total dividen interim Rp349.527.037.160, pembagian tersebut setara sekitar 30,36% dari laba enam bulan pertama 2026.

Komponen Nilai
Laba bersih semester I-2026 Rp1,15 triliun
Dividen interim Rp349,53 miliar
Dividen per saham Rp72,52
Rasio terhadap laba semester I ±30,36%

Angka sekitar 30% tersebut memberi gambaran seberapa besar laba semester pertama yang dibagikan lebih awal kepada pemegang saham.

Namun investor tidak sebaiknya memperlakukannya sebagai payout ratio tahunan. AUTO masih akan membukukan kinerja semester II-2026 dan keputusan mengenai dividen final, jika ada, baru akan ditentukan kemudian.

Bedakan interim dengan final. Rp349,53 miliar adalah distribusi laba yang diputuskan sebelum tahun buku berakhir, sehingga belum menggambarkan seluruh kebijakan dividen AUTO untuk 2026.

Saldo Laba AUTO Hampir Rp12 Triliun

Posisi laba ditahan juga memberi konteks terhadap kemampuan perusahaan membayar dividen.

Per 30 Juni 2026, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp11,98 triliun, sementara total ekuitas mencapai Rp17,20 triliun.

Pos Keuangan 30 Juni 2026
Laba bersih yang dapat diatribusikan ke induk Rp1,15 triliun
Saldo laba ditahan tidak dibatasi Rp11,98 triliun
Total ekuitas Rp17,20 triliun
Dividen interim Rp349,53 miliar

Secara nominal, nilai dividen interim hanya sebagian kecil dari saldo laba ditahan yang tersedia.

Meski demikian, kemampuan membayar dividen tetap tidak cukup dinilai hanya dari laba ditahan. Investor juga perlu memperhatikan posisi kas, kebutuhan modal kerja, belanja modal, dan kewajiban perusahaan.

Jadwal Cum Date dan Pembayaran Dividen AUTO

Bagi investor yang memburu dividen, tanggal perdagangan menjadi bagian paling praktis dari pengumuman ini.

Tahapan Tanggal
Cum dividen pasar reguler & negosiasi 13 Oktober 2026
Ex dividen pasar reguler & negosiasi 14 Oktober 2026
Cum dividen pasar tunai 15 Oktober 2026
Tanggal pencatatan hak / DPS 15 Oktober 2026
Ex dividen pasar tunai 16 Oktober 2026
Pembayaran dividen 26 Oktober 2026

Dengan jadwal tersebut, pembelian saham AUTO di pasar reguler paling lambat pada 13 Oktober 2026 masih berada dalam periode cum dividen, dengan tetap memperhatikan mekanisme penyelesaian transaksi yang berlaku.

Besarnya dividend yield tidak dapat ditentukan hanya dari nilai Rp72,52 per saham. Yield akan bergantung pada harga saham AUTO pada saat investor melakukan pembelian.

Keputusan Direksi dan Komisaris Perlu Dibaca Sesuai Keterbukaan

Dalam bahan keterbukaan disebutkan Direksi memutuskan pembagian dividen interim pada 2 Oktober 2026, sementara persetujuan Dewan Komisaris dicatat bertanggal 1 Oktober 2026.

Artikel ini mempertahankan kronologi tersebut sebagaimana tercantum dalam informasi yang tersedia. Secara substansi, yang terpenting bagi pemegang saham adalah bahwa pembagian dividen interim telah ditetapkan dan jadwal hak serta pembayarannya telah diumumkan.

Dividen interim ini juga memperlihatkan bahwa AUTO mulai mendistribusikan sebagian laba 2026 sebelum akhir tahun buku. Investor selanjutnya perlu melihat apakah kinerja semester II mampu mempertahankan laba sehingga ruang distribusi berikutnya tetap terbuka.

Intinya: AUTO membagikan Rp349,53 miliar atau Rp72,52 per saham sebagai dividen interim tahun buku 2026. Nilainya setara sekitar 30,36% laba semester pertama. Cum date pasar reguler jatuh pada 13 Oktober dan pembayaran dilakukan pada 26 Oktober 2026.

FAQ Dividen Interim AUTO 2026

Berapa dividen interim AUTO 2026?
Astra Otoparts menetapkan dividen interim sebesar Rp72,52 per saham dengan total nilai Rp349.527.037.160.
Berapa laba bersih AUTO per Juni 2026?
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp1.151.434.943.237.
Berapa rasio dividen terhadap laba semester I?
Dividen interim setara sekitar 30,36% dari laba bersih semester I-2026.
Kapan cum dividen AUTO?
Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 13 Oktober 2026.
Kapan recording date dividen AUTO?
Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas dividen adalah 15 Oktober 2026.
Kapan dividen AUTO dibayarkan?
Pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.
Sumber: Keterbukaan informasi PT Astra Otoparts Tbk. mengenai jadwal pembagian dividen tunai interim tahun buku 2026 sebagaimana terdapat dalam bahan yang diterima Receh.in.

Perhitungan Receh.in: Total dividen Rp349,53 miliar dibanding laba bersih semester I-2026 Rp1,15 triliun menghasilkan rasio sekitar 30,36%.

Catatan: Bahan sumber mencantumkan keputusan Direksi pada 2 Oktober 2026 dan persetujuan Dewan Komisaris pada 1 Oktober 2026. Kronologi tersebut disajikan sebagaimana tercantum dalam keterbukaan yang tersedia. Rasio dividen terhadap laba semester I bukan payout ratio final tahun buku 2026.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi membeli atau menjual saham AUTO. Dividend yield bergantung pada harga saham pada saat pembelian dan dapat berubah mengikuti harga pasar.