Receh.in — Tekanan jual yang melanda bursa saham domestik menyusul pernyataan Morgan Stanley Capital International (MSCI) justru dimanfaatkan oleh sejumlah investor institusi dan orang dalam (insider) emiten untuk memborong saham. Tekanan harga yang dinilai berlebihan menciptakan ruang akumulasi pada harga murah (undervalued).
Aksi akumulasi terheboh dicatatkan oleh Sinergi Graha Kapital yang merogoh kocek hingga Rp4,06 triliun untuk memborong saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). Pada saat bersamaan, Trimegah Sekuritas menambah porsi saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), disusul jajaran direksi dan komisaris berbagai emiten yang aktif melakukan aksi beli.
Ringkasan Utama
- Sinergi Graha Kapital Borong WIFI Rp4,06 Triliun: Mengakuisi 1,41 miliar lembar saham di harga Rp2.870/saham, menaikkan kepemilikan menjadi 26,667% sebagai investor utama non-pengendali.
- Trimegah Sekuritas Tambah ENRG Rp245 Miliar: Membeli 265 juta saham via skema reverse repo di harga Rp925/saham, menaikkan hak suara menjadi 11,55%.
- Marak Insider Buying (15–19 Oktober 2026): Sejumlah direktur dan komisaris emiten borong saham sebagai sinyal bahwa pelemahan harga pasar saat ini hanya bersifat sementara.
1. Akuisisi Jumbo Sinergi Graha Kapital di Saham WIFI
Pada 19 Oktober 2026, Sinergi Graha Kapital merampungkan transaksi pembelian 1.415.652.000 lembar saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) pada harga Rp2.870 per lembar. Total nilai investasi dari transaksi ini menembus Rp4,06 triliun.
Manajemen Sinergi Graha Kapital mengonfirmasi bahwa akuisisi ini bertujuan untuk investasi jangka panjang dan bukan untuk mengambil alih pengendalian operasional perusahaan. Pelemahan harga saham WIFI yang dipicu sentimen pernyataan MSCI dinilai menciptakan momentum harga yang sangat murah (undervalued) bagi emiten sektor teknologi digital ini.
2. Trimegah Sekuritas Perkuat Posisi di Saham ENRG
Sementara itu di sektor energi, Trimegah Sekuritas menambah kepemilikan sebanyak 265 juta lembar saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melalui transaksi reverse repurchase agreement pada harga Rp925 per saham (total nilai Rp245,13 miliar).
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan Trimegah di ENRG meningkat menjadi 3,7 miliar saham atau setara hak suara 11,55%. Pada perdagangan Sesi I tanggal 20 Oktober 2026, saham ENRG berada di level Rp855 per saham, mencatatkan koreksi 11,83% dalam sepekan terakhir dan turun 33,72% dari level puncaknya Rp1.275 pada September lalu.
3. Rekapitulasi Aksi Beli Petinggi Emiten (Insider Buying)
Aktivitas pembelian saham oleh jajaran petinggi emiten (direksi, komisaris, dan pemegang saham utama) marak terjadi sepanjang periode 15–19 Oktober 2026 usai pasar terkoreksi akibat rilis MSCI:
← Geser tabel ke samping untuk melihat seluruh kolom →
| Emiten | Pihak Pembeli (Insider) | Jabatan / Subjek | Jumlah Saham | Nilai Transaksi |
|---|---|---|---|---|
| WIFI | Sinergi Graha Kapital | Pemegang Saham Utama | 1,41 Miliar | Rp4,06 Triliun |
| ENRG | Trimegah Sekuritas | Institusi Investor | 265 Juta | Rp245,13 Miliar |
| Emiten Swasta | George Oetomo | Direktur | 1,80 Juta | Rp3,10 Miliar |
| HRTA | PT Hartadinata Abadi | Pengendali Corporat | 5,00 Juta | Rp8,00 Miliar |
| Emiten Swasta | Arif Rachmat | Komisaris | 623 Ribu | Rp1,05 Miliar |
| PENG | PT Medela Potentia | Direktur Utama / Insider | 1,38 Juta | Rp276 Juta |
Sumber: Keterangan Resmi BEI & Laporan Keterbukaan Informasi, 15–20 Oktober 2026.
Maraknya aksi insider buying oleh jajaran direksi dan komisaris memberikan sinyal kuat bahwa penurunan harga saham di bursa saat ini lebih disebabkan oleh kepanikan reaksi pasar jangka pendek. Orang dalam emiten menilai nilai fundamental bisnis perusahaan mereka tetap solid.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Apakah Sinergi Graha Kapital menjadi pengendali baru saham WIFI?
Mengapa emiten banyak diborong saat ada sentimen negatif MSCI?
Apa arti transaksi reverse repo yang dilakukan Trimegah di ENRG?
Disclaimer: Artikel ini disajikan untuk edukasi dan penyampaian informasi pasar modal. Bukan merupakan ajakan atau rekomendasi transaksi jual/beli saham tertentu.
.jpg)
0 Komentar