Ticker

6/recent/ticker-posts

Bedah Reksa Dana BNP Paribas Cakra Syariah USD, Kalah dari Nasdaq


Receh.in - Bedah ReksaDana kali ini kita akan mengulas reksa dana syariah saham global yang dikelola oleh PT. BNP Paribas Asset Management.

BNP Paribas Cakra Syariah USD membukukan kinerja yang bagus dalam 1 tahun terakhir dengan kenaikan nilai investasi bersih 22,88%. Secara year to date menghasilkan return 8,06%.

Sebagai reksa dana global, portofolio BNP Paribas Cakra Syariah USD diisi oleh efek dari pasar modal global. Kinerja apik ini tentu didukung oleh kinerja saham-saham yang dipegang.

Ini juga sejalan dengan tujuan reksa dana ini dibuat, yaitu untuk memberikan potensi tingkat pertumbuhan investasi yang menarik dalam jangka panjang dalam mata uang dolar AS, dengan mayoritas investasi pada efek syariah luar negeri bersifat ekuitas (saham) yang memenuhi prinsip syariah di pasar modal.

Reksa dana BNP Paribas Cakra Syariah USD melakukan investasi dengan komposisi minimum sebesar 80% dan maksimum 100% dari nilai aktiva bersih (NAB) pada efek syariah bersifat ekuitas baik di dalam maupun luar negeri.

Kebijakan investasi lainnya adalah minimum 0% dan maksimum 20% dari NAB akan ditaruh pada instrumen pasar uang Syariah dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun dan/atau deposito, baik dalam denominasi rupiah maupun denominasi mata uang lainnya.

Untuk saham luar negeri yang dipegang pada kisaran 51%-100% dari NAB. Untuk efek syariah dalam negeri batasannya adalah 0-49%.

Alokasi aset saat ini sebesar 84.47 % berupa saham.ekuitas. 

Ketentuan pembelian (Bibit)

  • Minimal Pembelian USD 10,000
  • Biaya Pembelian Gratis
  • Biaya Penjualan Gratis
  • Biaya Transfer Penjualan Rp20,000
  • Bank Kustodian CITIBANK N. A. - CUSTODY
  • Bank Penampung BCA


KINERJA INVESTASI

Berikut grafik kinerja net asset value (NAV) reksa dana BNP Paribas Cakra Syariah USD

Reksa dana yang diluncurkan pada 16 Februari 2016 ini memberikan imbal hasil yang inline dengan laju indeks Nasdaq. Namun, masih terhitung underperform, atau kalah dibandingkan dengan laju Nasdaq yang menghasilkan pertumbuhan  39,52% dalam 1 tahun (per 18 Juni 2021).

BNP Paribas Cakra Syariah USD menghasilkan return 22,88% dalam 1 tahun, per 17 Juni 2021. 

Performanya juga  kalah dari Indeks S&P 500 maupun Dow Jones Industrial Average.

Nasdaq Composite adalah sebuah indeks pasar saham dari saham biasa dan efek serupa yang terdaftar di pasar saham NASDAQ.

Dari jajaran 10 saham terbesar yang dipegang, kita bisa melihat bahwa reksa dana ini memegang saham-saham unggulan yang selama ini reputasi dan kinerjanya cukup dikenal.

Berikut adalah 10 efek terbesar yang ada dalam portofolio reksa dana ini:

  • ASTRAZENECA PLC
  • MICROSOFT CORP
  • APPLE INC
  • ACCENTURE PLC-CL A
  • HOME DEPOT INC
  • ROCHE HOLDING AG-GENUSSCHEIN
  • PROCTER & GAMBLE
  • MERCK & CO. INC
  • VISA INC
  • ALPHABET INC

Saham AstraZeneca yang terakhir diperdagangkan pada harga US$58,37 telah naik US$4,95 atau 9,27% dalam 1 tahun terakhir. Adapun secara year to date, saham produsen vaksin Covid-19 ini telah naik 15,54%.

Sejak IPO pada 1993, harga saham AstraZeneca berada dalam tren naik jangka panjang. Harganya naik 1.144,56% dalam 28 tahun terakhir. 

  • Kap. pasar US$153,98 miliar
  • Rasio P/E 38,61 x
  • Yield div. 2,40%

AstraZeneca dapat sentimen kuat sebagai salah satu produsen vaksin Covid-19, meskipun pengggunaannya disebut-sebut menghadapi masalah di sejumlah negara. Namun, secara umum hal tersebut adalah risiko vaksin secara umum.

Emiten farmasi lain yang sahamnya dipegang oleh reksa dana ini adalah Roche Holdings AG.  

Roche Holding adalah sebuah perusahaan asal Swiss yang bergerak di sektor kesehatan. Industri yang menjadi fokus utama Roche Holding adalah industri farmasi. 

Sahamnya diperdagangkan di Amerika Serikat sebagai American Depositary Receipt (ADR) berdenominasi dolar AS di pasar OTCQX International Premier dengan kode RHHBY.

Dalam 1 tahun terakhir sahamnya naik 4,88% ke level US$47,08 pada penutupan 18 Juni 2021. Adapun secara year to date kenaikannya mencapai 7,29%.

BNP Paribas Cakra Syariah juga memegang saham Merck & Co., Inc., perusahaan farmasi multinasional asal Amerika Serikat dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia.

Dalam 1 tahun terakhir, saham dengan kode MRK ini naik 4,69% ke level US$76,61. Sayangnya, selama 2021 kinerjanya masih -0,76%.  

  • Kap. pasar US$193,98 miliar
  • Rasio P/E 27,70 x
  • Yield div. 3,39%

Selain sektor farmasi, BNP Paribas Cakra Syariah juga punya eksposur yang besar pada saham-saham teknologi, yakni Microsoft Corp, Apple Inc, Accenture Plc-Cl A, dan Alphabet Inc. Ini tentu belum memperhitungkan saham teknologi dengan porsi yang lebih kecil di luar top 10 jika ada. 

Saham teknologi tampaknya menjadi pilihan menarik karena selama ini dikenal cukup bagus return-nya, dan mampu ikut mengangkat kinerja bursa AS.  

Berikut kinerja saham-saham tersebut dalam 1 tahun

  • Accenture (ACN) 38,82%
  • Apple (AAPL) 45,41%
  • Microsoft (MSFT) 29,35%
  • Alphabet (GOOGL) 65,59%

Dominasi saham teknologi dan farmasi memberikan gambaran tentang bagaimana reksa dana ini akan melanjutkan tren positif kinerjanya ke depan.

Maklum, kedua sektor ini tampaknya mendapatkan momentum kala pandemi. Penggunaan produk-produk teknologi, khususnya digital, kian meningkat. Demikian juga harapan pada industri farmasi dalam mendukung upaya penanganan pandemi. 

EFISIENSI PENGELOLAAN REKSA DANA

Sementara itu, expense ratio berada di level 2,86%. Expense ratio ini dipakai untuk mengukur seberapa besar biaya yang dikeluarkan untuk mengelola reksa dana. Artinya, makin kecil makin bagus/efisien.

Mari kita lihat perbandingan dengan reksa dana global lainnya yang ditawarakan di Bibit:

Reksa Dana Global

Expense Ratio 

CAGR 1 Y

BNP Paribas Cakra Syariah USD

2,86%

22,88%

BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD

3,55%

10,48%

Eastspring Syariah Greater China Equity USD Kelas A

3,48%

21,56%

Schroder Global Sharia Equity Fund USD

2,10%

27,89%

Dengan return 1 tahun 22,88%, reksa dana BNP Paribas Cakra Syariah USD berada di bawah Schroder Global Sharia Equity Fund USD. Dari sisi expense ratio pun reksa dana BNP Paribas ini kalah efisien dibandingkan dengan Schroder.

Keduanya mengelola aset saham yang diperdagangkan di AS. Bandingkan kepemilikan top 10 saham yang dipegang Schroder Global Sharia Equity Fund:

  • Salesforce.com Inc
  • Persimmon Plc
  • Netlink NBN Trust Units
  • NESTLE SA
  • Mastercard
  • Link Real Estate Investment Trust
  • Estee Lauder Inc
  • ASML Holding
  • American Tower REIT Corp
  • Alphabet Inc

MANAJER INVESTASI

PT BNP Paribas Asset Management (PT BNP Paribas AM) adalah perusahaan manajemen investasi terkemuka di Indonesia yang telah mengelola portofolio klien di Indonesia sejak 1992 (pada awalnya melalui mitra lokalnya, PT Multi Finas Perdana). BNP Paribas AM bagian dari BNP Paribas Group.

BNP Paribas AM telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Manajer Investasi berdasarkan Surat Keputusan Ketua Bapepam Nomor: Kep-21/PM-MI/1992 tanggal 13 Juli 1992. Per April 2021, berdasarkan fund fact sheet, perusahaan memiliki total dana kelolaan sebesar Rp32,28 triliun.

Namun, jika berdasarkan data OJK yang diambil dari Pasardana.id, PNB Paribas di level Rp20,3 triliun. Namun data ini hanya berasal dari reksa dana yang ditampilkan di web OJK. 

Manajer Investasi

Dana Kelolaan Mei 2021

1

Manulife Aset Manajemen Indonesia

Rp 52.983.434.790.541

2

Mandiri Manajemen Investasi

Rp 43.658.868.633.187

3

Bahana TCW Investment Management

Rp 42.665.656.981.039

4

Batavia Prosperindo Aset Manajemen

Rp 41.483.860.120.377

5

Schroder Investment Management Indonesia

Rp 35.020.044.185.143

6

Danareksa Investment Management

Rp 25.110.383.805.293

7

Ashmore Asset Management Indonesia

Rp 23.912.410.771.772

8

Trimegah Asset Management

Rp 23.104.971.759.860

9

BNI Asset Management

Rp 22.012.029.390.519

10

Syailendra Capital

Rp 21.542.897.400.276

11

Sinarmas Asset Management

Rp 20.727.521.735.254

12

BNP Paribas Asset Management

Rp 20.301.989.619.387

13

Eastspring Investments Indonesia

Rp 18.101.990.405.770

14

Sucorinvest Asset Management

Rp 16.457.097.972.723

15

Insight Investments Management

Rp 14.706.879.827.211


Komite Investasi

  • Firdaus Abdullah Siddik, Komisaris PT. BNP Paribas Asset Management
  • Maria Abdulkadir, Komisaris Independen PT. BNP Paribas Asset Management
  • Priyo Santoso, Presiden Direktur PT BNP Paribas Asset Management

Tim Pengelola Investasi

  • Djumala Sutedja, Ketua Tim Pengelola Investasi & Riset
  • Laurentia Amica Darmawan, Anggota Tim Pengelola Investasi & Riset

Dewan Pengawas Syariah

  • Dr. Oni Sahroni, M.A.

Posting Komentar

0 Komentar