Ticker

6/recent/ticker-posts

Profil Sukuk Tabungan ST008

Sukuk Tabungan


Receh.in - Buat investor ritel yang masih memburu produk investasi aman, bersiaplah karena pemerintah kembali menawarkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel berupa Green Sukuk Ritel–Sukuk Tabungan (ST) seri ST008.

Sebagai informasi, masa penawaran ST008 akan dimulai pada 1 November 2021 hingga 17 November 2021.

Nah, sebelum kamu membeli sukuk tabungan ini, sebaiknya pelajari lebih dahulu profil produk investasi ritel ini ya.

Berbeda dengan Obligasi Negara Ritel (ORI), SBSN ritel ini tidak dapat diperdagangkan (non-tradeable). Artinya, kepemilikannya tidak dapat dialihkan dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada periode early redemption.

Sementara itu, tingkat kupon ditetapkan sebesar 4,80 persen yang bersifat mengambang atau floating with floor

Artinya, besaran kupon ST008 akan disesuaikan dengan perubahan tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI) sebagai acuan. Jika suku bunga naik, kupon ST008 otomatid naik. 

Jika suku bunga turun, batas bawahnya adalah kupon yang dipakai saat ini yakni 4,80 persen, tidak baka lebih rendah dari itu.

Adapun, pembayaran kupon akan dilakukan pada tanggal 10 Desember 2021-10 Februari 2022 dengan kupon yang berlaku kupon sebesar 4,80 persen. 

Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) pada saat penetapan sebesar 3,50 persen ditambah spread yang ditetapkan sebesar 130 bps.

Nah, spread 130 bps ini akan tetap sebesar sampai dengan jatuh tempo dan tingkat kupon minimal tidak akan berubah sampai dengan jatuh tempo. 

Sementara itu, tanggal pembayaran kupon ini akan dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulannya.

Masyarakat yang tertarik berinvestasi pada instrumen ritel yang mempunyai tanggal jatuh tempo 10 November 2023 ini dapat mulai memesan dengan minimum pemesanan Rp1 juta dan maksimum Rp1 miliar.



Simulasi Kupon ST008

Kupon Minimal: 4,80% p.a.

BI 7 Day Reverse Repo Rate (3,50%) + spread 130 bps (1,30%) 

  • Naik

Jika pada Januari 2022 BI 7-DRRR ditetapkan sebesar 4,00%, maka pada pembayaran imbalan Maret-Mei 2022 imbalan yang berlaku adalah 5,30% p.a. (4,00% + spread 130 bps).

  • Turun

Jika pada Januari 2022 BI 7-DRRR turun menjadi 3,00%, maka pada pembayaran imbalan Maret-Mei 2022 imbalan yang berlaku bukan 4,30% (3,00%+ spread 130 bps) melainkan 4,80% p.a. yang merupakan imbalan minimal.



Early Redemption ST008

ST008 adalah instrumen yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, namun terdapat fasilitas early eedemption.

Early redemption adalah salah satu fasilitas yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok ST008 oleh Pemerintah sebelum jatuh tempo.

Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp2 juta di setiap mitra distribusi dengan nominal pengajuan minimal Rp1 juta dan kelipatannya serta jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk early redemption adalah 50 persen dari total kepemilikan investor.

Syarat dan Ketentuan


Penerbit

Pemerintah Republik Indonesia Melalui Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia.

Seri

ST008

Masa Penawaran

1 - 17 November 2021

Bentuk

Tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan, tidak dapat dialihkan, dan tidak dapat dicairkan sampai jatuh tempo kecuali periode early redemption.

Penetapan

Hasil Penjualan 22 November 2021

Setelmen

24 November 2021

Jatuh Tempo

10 November 2023

Nilai Nominal Per Unit

Rp1 juta

Minimum Pemesanan

Rp1 juta

Maksimum Pemesanan

Rp1 miliar

Akad

Wakalah

Underlying Asset

Barang Milik Negara dan Proyek dalam APBN 2021 (termasuk green asset).



Hasil Penjualan SBN Ritel




Posting Komentar

0 Komentar