Receh.in – Percayakah kamu bahwa orang Indonesia itu gemar membaca berita online? Bahkan jika dibandingkan negara-negara maju seperti Inggris dan Amerika.

Berdasarkan data Alexa.com yang memeringkat website di seluruh dunia, ditemukan bahwa website berita salah satu yang paling banyak dikunjungi. Tentu ini mengabaikan akses yang langsung ke aplikasi, namun setidaknya ini menggambarkan apa saja yang paling banyak diakses.

Secara global, 5 peringkat teratas diisi Google, Youtube, Facebook, Baidu, dan Wikipedia. Namun, di Indonesia urutannya menjadi: Google, Tribunnews, Youtube, Detik, dan Bukalapak.

Berikut adalah daftar media online di Indonesia dalam urutan peringkat Alexa di bawah 100 (Juli 2019).

Rank
Indonesia
2
Tribunnews.com
4
Detik.com
7
9
11
Sindonews.com
12
14
Idntimes.com
16
Grid.id
18
Merdeka.com
19
Kumparan.com
20
Kapanlagi.com
22
Uzone.id
25
Cnnindonesia.com
26
Brilio.net
27
Viva.co.id
28
Suara.com
32
Dream.co.id
33
Tempo.co
34
Bola.net
36
Wowkeren.com
37
Bolasport.com
43
Jpnn.com
48
Jawapos.com
50
Tirto.id
54
Bola.com
58
Republika.co.id
63
Tabloidbintang.com
64
Indosport.com
68
Akurat.co
73
Hipwee.com
80
Doktersehat.com
86
Antaranews.com
94
Duniagames.co.id

Dari data tersebut terlihat bahwa media berita-berita umum masih merajai industri media online. Ini menandakan bahwa bisnis media online juga masih cukup menarik bagi pelaku usaha, dengan melihat kegemaran pembaca di Indonesia. 

Media berita di urutan nomor dua tentu hal luar biasa, jika Anda melihat tren secara keseluruhan di dunia. Nomor satu masih Google, si raja mesin pencari. Ada 4 media di urutan 10 besar juga sesuatu yang menunjukkan betapa kuatnya ketertarikan orang akan berita. 

Dari 100 website teratas, ada 33 website media di Indonesia, atau 33%, suatu angka yang tidak bisa Anda abaikan. Ini belum media-media yang zaman dahulu pernah besar lewat koran dan sedang mengincar posisi 100 besar di peringkat Alexa. 

INGGRIS

Jika Anda lihat negara lain, seperti Inggris misalnya, maka akses ke media online masih kalah dari website lainnya. Website berita dengan peringkat teratas adalah BBC yang berada di urutan 6. Artinya ada 5 website lain yang lebih banyak diakses. 

Dan, media berikutnya hanya mampu nangkring di urutan 20, yaitu The Guardian. Total, hanya ada 14 media berita online yang masuk dalam jajaran 100 website dalam rangking Alexa, atau 14% saja. 

Rank
England
6
20
24
26
32
40
55
56
64
75
78
82
88
89


Jika Anda pikir ini karena jumlah penduduk Indonesia lebih banyak daripada penduduk Inggris, maka tunggu sampai Anda melihat data berikutnya. 

INDIA

Data dari India berikut ini menunjukkan bahwa hipotesis saya di awal belum terbantahkan. India punya penduduk sekitar 1,3 miliar, jauh dari penduduk Indonesia yang sekitar 264 juta orang. 

Di India, Indiatimes.com merajai media online dengan duduk di peringkat 11 rangking Alexa. Dan hanya ada 7 media berita online dalam 100 website teratas di India. 
Bagaimana dengan tetangga kita, Malaysia misalnya. Maka, Anda juga bisa melihat sebagai sesuatu yang mirip dengan negara lain, bukan mirip dengan Indonesia. 

MALAYSIA

Hal yang mengejutkan adalah bahwa website berita paling atas di negeri jiran itu ternyata media asal Indonesia, Tribunnews.com. Hipotesis saya, banyak orang Indonesia di Malaysia, atau mereka yang sedang piknik ke sana tidak lupa update kabar terkini dari Tanah Air. 

Namun, mungkin itu tidak betul. Dalam salah satu berita Malaysia, mereka menulis peristiwa di Sulawesi yang ternyata mengutip dari Tribunnews. Berita soal pemerkosaan yang digagalkan oleh gigitan semut itu tampil di ... ah, kalau tidak salah di Hmetro.com. 

AMERIKA SERIKAT

Saya tambahkan data dari Amerika Serikat agar analisis ini semakin meyakinkan Anda bahwa orang Indonesia punya kebiasaan unik. 
Di AS, website teratas adalah Google, Youtube, Facebook, Amazon, Reddit, Wikipedia, Yahoo, Twitter, Netflik, dan Instagram. Tidak ada website berita di urutan 10 besar, baru muncul pada nomor 18, sebuah media yang lebih banyak membahas soal olahraga, espn.com. 

KAMPANYE PEMILU

Pertanyaan selanjutnya, kenapa orang Indonesia tegila-gila dengan berita? Apakah ini fenomena sesaat, karena data yang saya ambil adalah pada 26 Januari 2019? 

Mungkin saja. Karena kita sekarang sedang berada dalam periode masa kampanye politik, baik Pilpres 2019 maupun Pileg 2019. Bisa jadi tema-tema ini yang membuat trafik ke website begitu tajam. 

Namun, tentunya hipotesis ini harus bisa dibuktikan. 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama