Ticker

6/recent/ticker-posts

Profil MI: Asia Raya Kapital, Milik Soetrisno Bachir

Receh.in - Asia Raya Kapital adalah manajer investasi yang sahamnya dimiliki oleh Soetrisno Bachir (89%), Muhammad Syafii Antonio (10%), dan PT Berkah Makmur Nusantara. 

Perusahaan yang beralamat di Epicentrum Walk Office Lantai 7, Suite A 701-A 702 Jalan HR. Rasuna Said ini mengelola 8 produk reksa dana, seperti Reksa Dana Asia Raya Saham Berkembang, Reksa Dana Syariah Asia Raya Saham Amanah Syariah, Reksa Dana Syariah Asia Raya Saham Unggulan Syariah, dan Reksa Dana Syariah Asia Raya Syariah Berimbang Pemberdayaan Ekonomi Umat.

Direktur Utama PT Asia Raya Kapital Tri Agung Winantoro pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PT Asabri).

Perusahaan tercatat pernah membubarkan (melikuidasi) empat reksa dana saham yang dikelola karena tidak likuidnya portofolio investasi di produk tersebut di pasar saham sehingga tidak dapat dijual ketika ada yang mencairkan produknya.

Nilai kelolaan reksa dana yang dilikuidasi itu Rp 643,45 miliar. Keempat reksa dana yang dibubarkan adalah RD Syariah Asia Raya Syariah Saham Barokah dan RD Syariah Asia Raya Saham Amanah Syariah.

Nama MI

PT Asia Raya Kapital

Status Kepemilikan

Nasional

Status Kegiatan

Aktif

Alamat

Epicentrum Walk Office Lantai 7, Suite A 701-A 702 Jalan HR. Rasuna Said, JAKARTA SELATAN

Telepon

021-29941821

Faksimili

021-29912498

Kontak 1

http://www.arkapital.com

Kontak 2

cs@arkapital.com

Modal Dasar

Rp. 100.000.000.000,00

Modal Disetor

Rp. 50.000.000.000,00

Izin Usaha yang Dimiliki

MI:KEP-62/D.04/2014 Tgl 29 Des 2014

Pemegang saham

Soetrisno Bachir 44.500.000.000,00 (89%), Muhammad Syafii Antonio 5.000.000.000,00 (10%), PT Berkah Makmur Nusantara (1%)

Direksi

Tri Agung Winantoro, Wisnuaji Wibowo

Komisaris

Muhammad Syafii Antonio, Siswadi, Wisnu Wardhana

Asia Raya Kapital didirikan pada September 2013 berdasarkan Akta Pendirian Nomor 27 tanggal 5 september 2013. Kemudian perusahaan mendapatkan izin usaha sebagai manajer investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 29 Desember 2014 dengan Nomor KEP-62/D.04/2014.

Visi

Untuk menjadi perusahaan Manajer Investasi yang sehat, terpercaya dan Utama di Indonesia yang dapat memberdayakan umat.

Misi

  • Memberikan hasil investasi yang kompetitif dan stabil dengan risiko yang terukur
  • Meningkatkan dan mengembangkan ekonomi masyarakat untuk pemberdayaan umat melalui produk Reksa Dana
  • Orientasi produk yang inovatif untuk memaksimalkan nilai bagi stakeholder
  • Memberikan nilai tambah perseroan bagi pemegang saham

Total nilai aktiva bersih (NAB) per 30 Juni 2021 yang dikelola Asia Raya Kapital adalah Rp820,85 miliar dengan unit penyertaan 2,22 miliar dari 8 reksa dana.

Dana kelolaan cenderung flat sejak awal 2020. Adapun nilai dana kelolaan tertinggi yang pernah dipagang MI ini adalah pada Agustus 2019 pada level Rp1,76 triliun.

https://www.bareksa.com/


Reksa Dana Asia Raya Saham Berkembang jadi produk dengan nilai asset under management (AUM) terbesar yakni Rp329,52 miliar per 30 Juni 2021.  

Tidak banyak informasi tentang produk reksa dana yang dikelola Asia Raya Kapital yang disajikan di website resminya. Informasi lebih banyak justru dari portal Bareksa maupun Pasardana, meskipun juga tidak detail. Ketersediaan fund fact sheet tidak ditemukan.

Profil Pengelola

Direktur Utama Tri Agung Winantoro

Warga Negara Indonesia, kelahiran Tegal 4 Juli 1963. Tri Agung menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 1989.

Pernah menjabat sebagai Direktur di PT Recapital Asset Management (2011-2013), sebagai Direktur Asset Management di Valbury Asia Securities (2007-2011), sebagai Direktur Pengelola di PT Insight Asset Management (2006-2007), serta sebagai Head of Investment dan Direktur Utama di PT Niaga Aset Manajemen (1997-2006). Memiliki izin Wakil Manajer Investasi dari otoritas Pasar Modal berdasarkan Surat Keputusan BAPEPAM Nomor KEP-87/PM/IP/WMI/1998 tanggal 24 Agustus 1998. Tri Agung bergabung dengan PT Asia Raya Kapital sejak Juli 2013 sebagai Direktur Utama.

Direktur Wisnuaji Wibowo

Wisnuaji adalah warga negara Indonesia, kelahiran Jakarta pada 03 April 1973.

Wisnuaji Wibowo merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Jayabaya, Jakarta pada 1998. Wisnuaji Wibowo bergabung dengan PT Asia Raya Kapital pada Januari 2014 sebagai Head of Marketing, dan menjadi Direktur sejak September 2018.

Mengawali karier bidang keuangan di beberapa Perbankan sejak Mei 1997 hingga Mei 2005. Setelah itu Wisnuaji masuk ke Industri Pasar Modal dengan bergabung bersama PT Danareksa Investment Management sebagai Distribution Channel Marketing pada kurun waktu Juni 2005 hingga Desember 2006, selanjutnya pada Januari 2007 hingga September 2011 Wisnuaji mengemban jabatan sebagai Koordinator Call Center dan Direct Sales. Pada Oktober 2011 hingga Desember 2013 Wisnuaji pindah sebagai Institutional Marketing.

Wisnuaji Wibowo saat ini memiliki izin sebagai Wakil Manajer Investasi yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 15 Maret 2013 dengan nomor KEP-16/PM.21/WMI/2013.

Pengelola Investasi, Frinanto

Frinanto adalah WNI kelahiran Bandung, 30 September 1966.

Dia mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA) dari University of Technology Sidney pada 1995 dengan spesialisasi Corporate Finance setelah sebelumnya mendapatkan gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1989.

Sebelum bergabung dengan PT Asia Raya Kapital, Frinanto telah berpengalaman menjadi konsultan keuangan independen pada 2004-2018, Senior Manager Investment Banking di PT PNM (Juli 2003 - Desember 2003), Senior Manager Divisi Asset Management Kredit di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (2000-2003), Senior Manager Divisi Corporate Finance di PT Bakrie Capital Indonesia (1997-2000), dan Senior Manager Investment Banking di PT Sigma Batara (Securities House) (1995-1997). Frinanto memiliki izin Wakil Manajer Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Surat Keputusan OJK dengan nomor Kep-7/PM.211/WMI/2019 tertanggal 31 Januari 2019.


Data diambil dari website OJK dan website resmi perusahaan pada 23 Juli 2021.

Posting Komentar

0 Komentar