Ticker

6/recent/ticker-posts

Keluar dari Resesi, PDB Indonesia Tumbuh 7 Persen Triwulan II/2021



Receh.in - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh 7,07% secara tahunan dan 3,31% secara bulanan pada triwulan II/2021.

Artinya, Indonesia kini masuk fase baru setelah dalam 4 kuartal sebelumnya berada dalam teritro negatif dan masuk dalam fase resesi.

Dalam rilisnya 5 Agustus 2021, BPS menyatakan perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2021 mencapai Rp4.175,8 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.772,8 triliun.

Adapun ekonomi Indonesia triwulan II/2021 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 3,31% (q-to-q). 

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,93%. 

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 29,07%.


Secara year on year (yoy), ekonomi Indonesia pada triwulan II/2021 terhadap triwulan II/2020 tumbuh 7,07%. 

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 25,10%. 

Dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 31,78%.



Sementara itu, secara 6 bulanan atau semesteran, ekonomi Indonesia semester I/2021 terhadap semester I/2020 tumbuh 3,10%.

Dari sisi produksi, pertumbuhan terbesar terjadi pada Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 7,78%.

Sementara it, dari sisi pengeluaran semua komponen tumbuh, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 18,51%.

Pertumbuhan (y-on-y) triwulan II-2021 terjadi di semua kelompok pulau. Hal ini terutama terlihat pada kelompok provinsi di Pulau Jawa, dengan kontribusi sebesar 57,92%, dan pertumbuhan (y-on-y) sebesar 7,88%.

Ekonomi Global

Perekonomian global pada Triwulan II/2021 mengalami peningkatan, terlihat dari pergerakan indeks PMI global yang meningkat dari 54,8 pada Maret 2021 menjadi 56,6 pada Juni 2021.

Harga komoditas makanan (gandum, minyak kelapa sawit, dan kedelai) dan komoditas hasil tambang (timah, alumunium, dan tembaga) di pasar internasional pada Triwulan II/2021 mengalami peningkatan baik secara (q-to-q) maupun (y-on-y).

Ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia pada Triwulan II/2021 telah menunjukkan pertumbuhan positif.


Posting Komentar

0 Komentar