Ticker

8/recent/ticker-posts

Laporan Keuangan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP)

 


Receh.in - Emiten properti PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) membukukan laba bersih pada 2021 sebesar Rp130,4 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp5,87 per lembar.

Laba bersih ADCP pada 2020 sebesar Rp133,25 miliar.

Sepanjang 2021, pendapatan usaha Adhi Commuter Properti trun menjadi Rp563,69 miliar, padahal setahun sebelumnya perseroan masih mampu membukukan pendapatan Rp977,22 miliar.

Laporan Keuangan Adhi Commuter Properti (ADCP) PDF

Profil Singkat

PT Adhi Commuter Properti Tbk didirikan di Jakarta sesuai dengan akta pendirian No. 103 tertanggal 9 Maret 2018, dibuat dihadapan notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H. 

Akta pendirian tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Menteri No. AHU0018477.AH.01.01.Tahun 2018 tanggal 6 April 2018.

Pada 2 Juli 2018, entitas induk perusahaan, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, melakukan pemisahan aset dan liabilitas milik Departemen Transit Oriented Development (TOD) dan Hotel kepada Grup, melalui Akta Pemisahan No. 1 yang dibuat dihadapan notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.

Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah melakukan usaha di bidang properti dan real estat yaitu:

  1. Pembangunan perkantoran, apartemen, perumahan, dan lain-lain;
  2. Perdagangan yang berhubungan dengan usaha properti dan real estat;
  3. Jasa agen properti dan real estat, jasa pengelolaan dan penyewaan gedung, dan lain-lain

Kegiatan usaha yang dilakukan oleh Perusahaan sampai dengan 31 Desember 2021 adalah pembangunan apartemen, perdagangan yang berhubungan dengan usaha properti dan real estat, dan manajemen perhotelan. 



Perusahaan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tanggal 23 Mei 2018.

Kantor pusat Perusahaan berkedudukan di Jalan Pengantin Ali No. 88 Ciracas, Jakarta Timur Indonesia.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk adalah pemegang saham utama dari Grup.

Pemerintah Negara Republik Indonesia adalah induk terakhir dari Perusahaan.


Posting Komentar

0 Komentar