Ticker

8/recent/ticker-posts

Profil dan Sejarah PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

 

Receh.in PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (dahulu PT Jasapower Indonesia) (ADMR) didirikan berdasarkan Akta Notaris dari Dwi Yulianti, S.H. No. 9 tertanggal 25 September 2007. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada 2016.

Akta pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-01217 HT.01.01-TH.2007 tertanggal 25 Oktober 2007 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 36 tanggal 2 Mei 2008.

Anggaran Dasar Perusahaan telah diubah beberapa kali dengan perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 26 tanggal 21 Februari 2022 dari Mahendra Adinegara, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, terkait perubahan pemegang saham.

Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusannya No. AHU-AH.01.03-0116598, tanggal 22 Februari 2022.

Pada 2021 terjadi perubahan nama Perusahaan yang semula bernama PT Jasapower Indonesia menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. Sekaligus proses perubahan status Perusahaan dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka.

Dalam IPO, ADMR mengeluarkan saham-saham baru sebanyak-banyaknya 6,1 miliar lembar saham dan mengalokasikan kelebihan permintaan sebanyak-banyaknya 610 juta saham.

Pemegang saham Perusahaan juga menyetujui untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dan menyetujui untuk melakukan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan.

Pada 23 Desember 2021, Adaro Minerals memperoleh pemberitahuan efektif pernyataan pendaftaran dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam suratnya No. S239/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum Saham Perdana sejumlah 6.607.081.500 saham (16,16% dari 40.882.331.500 saham yang ditempatkan dan disetor penuh).

Pada 27 Desember 2021, Perusahaan mendapatkan persetujuan pencatatan efek di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dari Direksi BEI.

Adaro Minerals bergerak dalam bidang aktivitas konsultasi manajemen, aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mesin pertambangan dan energi serta peralatannya, reparasi mesin untuk keperluan khusus, serta investasi.

Tahun

Rekam Jejak

2007

Perseroan didirikan dengan nama PT Jasapower Indonesia

2010

LC, MC, SBC, KC dan JC melakukan divestasi kepada perusahaan Indonesia (yang merupakan pemegang saham Perseroan), sehingga kepemilikan saham perusahaan Indonesia menjadi sebesar 25%

2015

Memulai produksi Semi Soft Coking Coal (SSCC) berkualitas tinggi melalui LC yang dikenal dengan nama Haju

2016

LC, MC, SBC, KC dan JC melakukan divestasi kepada perusahaan Indonesia (yang merupakan pemegang saham Perseroan), sehingga kepemilikan saham perusahaan Indonesia menjadi sebesar 99%

2019

Memulai produksi Hard Coking Coal (HCC) melalui MC yang dikenal dengan nama Lampunut Hard Coking Coal dan Lampunut Green Coal

2020

Pengiriman pertama Lampunut Hard Coking Coal (HCC) pada bulan Mei 2020

2021

Perseroan, melalui ATDI, menyelesaikan akuisisi 99% kepemilikan LC, MC, SBC, KC dan JC dari pemegang saham Perseroan

Perseroan mengubah nama menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk


Induk Usaha dan Pengendali

Entitas induk langsung Perusahaan adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) (dahulu PT Adaro Energy Tbk), sebuah perusahaan yang didirikan di Indonesia dan tercatat di BEI.

PT Adaro Strategic Investments merupakan pengendali tidak langsung dari Adaro Minerals Indonesia.

Ini karena PT Adaro Strategic Investments mempunyai kemampuan untuk menentukan secara tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan Perusahaan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 4 huruf b Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, dimana Christian Ariano Rachmat, Crescento Hermawan, Garibaldi Thohir, Michael W.P. Soeryadjaya masing-masing sebagai anggota Direksi PT Adaro Strategic Investments adalah Pemilik Manfaat Perusahaan (Ultimate Beneficial Owners), karena pemilik manfaat PT Adaro Strategic Investments memiliki kewenangan atau kekuasaan untuk memengaruhi atau mengendalikan Perusahaan tanpa harus mendapat otorisasi dari pihak manapun, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (1) huruf e Peraturan Presiden No. 13/2018.

Pergerakan Harga Saham ADMR

Bursa Efek Indonesia (BEI) ternyata memasukkan saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dalam pemantauan khusus kriteria 10 dalam pengumuman pada 4 Februari 2022. 

Daftar pemantauan khusus yang mencakup saham ADMR itu berlaku efektif mulai 7 Februari 2022. ADMR pertama kali  listing  di BEI pada 3 Januari 2022. 

Dari sejak  listing  perdana itu hingga penutupan perdagangan sesi I Rabu (8/2) saham ADMR tercatat melonjak 811,11%.


Pantau pergerakan saham ADMR secara langsung melalui Google Finance

Laporan Keuangan ADMR 2021

Baca dan download pdf lapoan keuangan ADMR 2021 berikut:

 

Posting Komentar

0 Komentar