Ticker

8/recent/ticker-posts

Sucorinvest Equity Fund, Reksadana dengan Keuntungan Terbaik 1 Tahun di Bibit

 


Receh.in - Beberapa waktu terakhir pasar saham memag sedang mengalami gonjang ganjing. Alhasil, sejumlah produk reksa dana ikut terimbas dengan penurunan kinerja jangka pendek.

Walau begitu, jika dilihat secara 1 tahun masih banyak reksa dana yang menghasilkan return tinggi. Contohnya bisa kita lihat dalam daftar reksa dana yang dijual melalui agen penjual efek reksa dana (APERD) Bibit. 

Dalam 1 tahun terakhir hingga 5 Juli 2022, mayoritas reksa dana masih mencetak kinerja positif. Keuntungan tertinggi dicetak oleh reksa dana Sucorinvest Equity Fund yang mencetak return hingga 20,74 persen.


Daftar reksa dana terbaik di Bibit 1 tahun

Nama Reksadana

Jenis

Kinerja Investasi

AUM

1M

3M

YTD

1Y

Sucorinvest Equity Fund

Saham

-8,64%

1,01%

6,78%

20,74%

2,22T

Bnp Paribas Sri Kehati

Saham

-8,89%

-7,24%

3,62%

16,73%

503,03B

Avrist Ada Saham Blue Safir

Saham

-8,05%

-5,84%

4,14%

14,94%

439,02B

Avrist IDX30

Saham

-7,92%

-6,95%

4,03%

13,75%

191,96B

BNI-AM Indeks IDX30

Saham

-8,73%

-7,77%

3,38%

12,88%

1,59T

Principal Index IDX30 Kelas O

Saham

-9,12%

-8,41%

2,51%

11,83%

150,62B

Sucorinvest Citra Dana Berimbang

Campuran

-4,06%

-0,50%

1,21%

11,37%

149,35B

Bahana Primavera 99 Kelas G

Saham

-9,39%

-6,59%

2,26%

10,49%

1,56T

Batavia Dana Saham Syariah

Saham

-7,83%

-5,51%

1,83%

9,09%

164,25B

Sucorinvest Flexi Fund

Campuran

-2,86%

-1,81%

-1,52%

8,50%

306,61B

Lantas, bagaimana sebenarnya kinerja Sucorinvest Equity Fund hingga bisa menjadi yang terbaik di Bibit?

Reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi PT Sucorinvest Asset Management itu pertama kali diluncurkan pada 8 Mei 2012, atau sudah berumur 10 tahun.

Tujuan investasi Sucorinvest Equity Fund adalah untuk memberikan apresiasi modal dan tingkat keuntungan yang optimal dalam jangka panjang dengan cara mengkapitalisasi pertumbuhan pasar modal Indonesia.

Dalam pengelolaan dananya, reksa dana ini minimum 80% dan maksimum 100% pada Efek Bersifat Ekuitas Badan Hukum Indonesia yang tercatat pada Bursa Efek di Indonesia. Nah, dari yang diinvestasikan di saham itu minimum 60% akan diinvestasikan pada saham-saham LQ 45.


Nah, kinerja indeks LQ45 sendiri dalam setahun terakhir berada di zona hijau dengan kenaikan mencapai 13 persen, meskipun dalam 1 bulan masih mencetak penurunan.

Artinya, Sucorinvest Equity Fund sendiri berhasil mengungguli indeks yang jadi acuan investasinya di Bursa Efek Indonesia. 

Berikut adalah 10 top holding per Mei 2022

  • PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk.
  • PTBA Bukit Asam Tbk.
  • BBTN Bank Tabungan Negara (Persero)
  • ASII Astra International Tbk.
  • ADRO Adaro Energy Indonesia Tbk.
  • UNTR United Tractors Tbk.
  • TINS Timah Tbk.
  • MYOH Samindo Resources Tbk.
  • MFIN Mandala Multifinance Tbk.
  • GGRM Gudang Garam Tbk.


Sebagai pembanding, berikut top holding periode Mei 2021 (hanya tercantum 5 saham)

  • Astra International Tbk.
  • Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
  • Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
  • Perusahaan Gas Negara Tbk.
  • Gudang Garam Tbk.

Pergantian di 5 top holding hanya di saham BBNI atau Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., selain itu tidak berubah. 

Nah, jika dilihat dari kinerja emiten yang sama yang masih dipegang dalam 1 tahun terakhir, tampak bahwa saham PGAS memberikan keuntungan terbesar buat reksa dana ini, secara persentase kenaikan harga. 

Kode Saham

Harga Terakhir

Kinerja 1 th

PGAS

Rp1.610,00

54,81%

ASII

Rp6.325,00

29,08%

BBTN

Rp1.400,00

3,70%

GGRM

Rp31.750,00

23,36%

PTBA

Rp3.950,00

83,72%

ADRO

Rp2.880,00

123,26%

UNTR

Rp27.975,00

34,82%

TINS

Rp1.390,00

-12,03%

MYOH

Rp1.585,00

13,21%

MFIN

Rp1.540,00

31,62%

Namun, jika kita masukkan semua top holding saat ini, maka kinerja terbesar adalah saham ADRO dengan laju 1 tahun mencapai 123 persen.

Saham-saham inilah yang kemungkinan memberikan kontribusi utama kinerja reksa dana Sucorinvest Equity Fund sehigga bisa jadi yang terbaik dalam 1 tahun terakhir (di aplikasi Bibit).

Jika kalian mau gabung ke Bibit untuk investasi reksadana dan mau cashback Rp25.000 maka bisa memakai kode referral RECEHIN ya. 


Tingkat Risiko

Di sisi lain, reksa dana ini mendaat apresiasi bagus jika dilihat dari penilaian yang diberikan Pasardana.id. 


Untuk investasi 1, 3, 5, dan 10 tahun Sucorinvest Equity Fund mendapatka bintang 5, atau yang tertinggi.

Untuk indikator risiko, Sucorinvest Equity Fund juga memberikan sinyal bagus. Data Pasardana menunjukkan Sharpe Ratio reksa dana ini 0,993, sementara rata-rata reksa dana sejenis di -0,200.

Demikian untuk Treynor Ratio yang di level 0,195, sedangkan rata-rata yang lain di -1,080.

Sementara untuk Annualized Return berada di 22,35%, sedangkan rata-rata reksa dana saham di level 7,47%.

Namun demikian, investor tetap harus memperhatikan bahwa kinerja masa lalu bukan jaminan akan terulang di masa depan. Selain itu, tingkat drawdown 1 tahunnya di -9,25%, artinya investor dalam 1 tahun terakhir harus bisa menahan penurunan return hingga level tersebut.

Max Drawdown adalah penurunan maksimum suatu reksa dana dari titik puncak ke titik rendah, sebelum puncak baru tercapai selama periode tertentu. Max Drawdown adalah indikator risiko penurunan dari suatu reksadana selama jangka waktu tertentu.


Posting Komentar

0 Komentar