Ticker

8/recent/ticker-posts

Update Harga Saham BBCA Hari Ini



Receh.in – Harga saham BBCA hari ini, Senin (8/8/2022) stagnan di level Rp7.875 per saham pada saat indeks harga saham gabungan (IHSG) naik tipis 0,39% ke posisi 7.084,65.

Dalam sepekan saham BBCA naik 5%, dan sebulan melaju 10,53%. Dalam setahun terakhir harga saham Bank BCA mencapai Rp31,47%.

Berdasarkan data RTI, saham PT Bank Cetral Asia Tbk. (BBCA) diperdagangkan sebanyak 110,4 juta lembar dengan tingkat turnover mencapai Rp865,4 miliar.

Target Harga Saham BBCA 

Target harga saham BBCA berikut berasal dari analisis pihak ketiga yang diambil dari web Indopremier. Rekomendasi dan saran dari analis bisa berubah sewaktu-waktu.

Tanggal

Sekuritas

Rekomendasi

Target harga

2022-08-01

MNC Securities

H-hold

7.900

2022-07-31

HSBC

B-buy

8.300

2022-07-28

Mirae Asset Securities

B-buy

8.550

2022-07-28

Yuanta Investment Consulting

B-buy

8.900

2022-07-28

PT Aldiracita Sekuritas

H-hold

7.700

2022-07-28

PT Ciptadana Sekuritas

B-buy

8.550

2022-07-28

PT Verdhana Sekuritas Indonesia

B-buy

9.900

2022-07-28

PT BRI DANAREKSA SEKURITAS

H-hold

7.800

2022-07-28

Sucorinvest Central Gani

H-hold

7.700

2022-07-28

RHB Research

B-buy

9.000

2022-07-28

DBS Bank

B-buy

8.800

2022-07-28

Macquarie

N-neutral

6.940

2022-07-27

PT Indo Premier Securities

H-hold

8.100

2022-07-27

Credit Suisse

N-neutral

7.900

2022-07-19

Bernstein

B-buy

8.950

2022-07-18

Credit Suisse

N-neutral

7.900

Sumber: Indopremier.com

Akumulasi Investor Asing

Invetor asing melakukan net buy saham BBCA sebesar Rp313,2 miliar di pasar reguler dalam sehari perdagangan. Adapun dalam perdagangan sepekan atau 5 hari terakhir, net buy saham BBCA mencapai Rp1,66 triliun.

Top buyer dan top seller dipegang oleh broker RX atau PT Macquarie Capital Securities Indonesia (dahulu PT Macquarie Securities Indonesia).

Sementara itu top buyer dan top seller 4 broker teratas diisi oleh perusahaan yang sama. Setelah RX, posisi kedua adalah KZ (PT CLAS Indonesia), ketiga ZP (PT Maybank Sekuritas Indonesia), dan keempat AK (UBS Sekuritas Indonesia). Baru di posisi kelima top buyer dan top sellernya beda sekuritas.

Posisi net top buyer diisi oleh broker LG (Trimegah Sekuritas Indonesia) untuk harian dan broker KZ untuk mingguan. Top net seller adalah YU (Mirae Asset Sekuritas Indonesia) untuk harian dan broker SQ (PT BCA Sekuritas) untuk 1 minggu terakhir.

Grafik Harga Saham BBCA 5 Tahun (per 8 Agustus 2022)

Google Finance


Pemegang Saham BBCA

Jumlah pemegang saham BBCA per 29 Juli 2022 mencapai 297.527 orang. Sementara, pemegang saham mayoritas adalah PT Dwimuria Investama dengan kepemilikan mencapai 54,94 persen dan sisanya dipegangn publik dengan kepemilikan di bawah 5%.

Dwimuria Investama adalah entitas milik Hartono bersaudara, pemilik Grup Djarum.


Kinerja Keuangan

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan membukukan laba bersih pada kuartal II/2022 sebesar Rp18,05 triliun. 

Laba tersebut naik bila di bandingkan dengan periode yang sama 2021 sebesar Rp14,45 triliun. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 147.95 per lembar.

Tingginya pertumbuhan laba itu selaras dengan kenaikan pertumbuhan kredit perseroan. Penyaluran kredit pada 6 bulan pertama 2022 mencapai Rp38,2 triliun atau tumbuh 13,8%. Pencapaian itu menjadi rekor pertumbuhan kredit tertinggi sepanjang kuartalan.

Pos

Juni 2022

Perubahan (yoY)

Pendapatan

19,74 T

21,61%

Biaya operasional

7,07 T

5,25%

Laba bersih

9,99 T

34,64%

Margin laba bersih

50,59

10,70%

Penghasilan per saham

81

35,00%


Posting Komentar

0 Komentar