Ticker

4/recent/ticker-posts

Prospektus IPO PT Personel Alih Daya (PADA)

Daftar Isi [Tampilkan]


Receh.in
– PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA) menawarkan sebanyak-banyaknya 900 juta saham baru dalam aksi penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Saham itu adalah Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp20 setiap saham atau sebanyak-banyaknya 28,57 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah IPO.

Saham IPO PADA ini ditawarkan kepada Masyarakat dengan kisaran Harga Penawaran sebesar Rp100 – Rp120 setiap saham yang ditetapkan berlaku untuk seluruh Saham Baru.

Adapun jumlah seluruh nilai IPO adalah sebanyak-banyaknya Rp108 miliar. Saham yang ditawarkan akan memberikan kepada pemegangnya hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham lainnya dari Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk antara lain hak atas pembagian dividen, hak untuk mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), hak atas pembagian saham bonus dan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). 

Periode Book Building berlangsung pada 16 – 22 November 2022. Bertindak sebagai penjamin emisi efek adalah UOB Kay Hian Sekuritas (AI).

Perusahaan bergerak pada bidang usaha jasa teknikal dan pemeliharaan peralatan telekomunikasi, call center, perkantoran, keamanan dan SDM.


Profil Ringkas PT Personel Alih Daya 

PT Personel Alih Daya Tbk. (Perseroan) adalah suatu perseroan terbatas yang saat ini memiliki kegiatan usaha utama yang bergerak sebagai Penyedia Jasa Teknikal dan Pemeliharaan Peralatan Telekomunikasi, Jasa Call Center, Jasa Layanan Perkantoran, Jasa Keamanan dan Jasa Sumber Daya Manusia.

Alamat: Jl. Kebagusan 1 No. 4, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kode Pos 12520, Indonesia

Situs Perusahaan Emiten: www.persada.id

Perseroan didirikan dengan nama PT Personel Alih Daya berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Personel Alih Daya No. 35 tanggal 21 April 2006, dibuat di hadapan Julius Purnawan, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Keputusan No.C-15819 HT.01.01.TH.2006 tanggal 31 Mei 2006.

Didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat pada tanggal 13 Juni 2006 di bawah No.5988/BH.09.05/VI/2006, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52 tanggal 30 Juni 2006, Tambahan No.7025. 

Sejak Perseroan didirikan sampai dengan diterbitkannya Prospektus ini, kegiatan usaha utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang penyedia jasa teknikal dan pemeliharaan peralatan telekomunikasi, jasa call center, jasa layanan perkantoran, jasa keamanan dan jasa sumber daya manusia. 

Prospektus Awal IPO PT Personel Alih Daya Tbk.


Prospek Usaha PT Personel Alih Daya Tbk.

Prospek Makroekonomi 

Secara global, bisnis outsourcing yang merupakan kegiatan usaha Perseroan masih menunjukkan prospek yang cerah. Berdasarkan Statistik Outsourcing 2020 dari Glints.com, ukuran pasar outsourcing global telah mencapai USD92 miliar pada 2019 dan diperkirakan akan terus meningkat menjadi sekitar 405 miliar dolar AS pada 2027. 

Selain itu, total biaya yang dikeluarkan untuk proses outsourcing terus meningkat dari 2017 yaitu sekitar 11 juta dolar AS menjadi sekitar 21 juta dolar AS pada 2021. 

Hal ini menunjukkan potensi pasar yang besar untuk bisnis outsourcing, terutama bagi Perseroan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 mengalami peningkatan sebesar 3,69% setelah menurun sebesar negatif 2,07% pada 2020 karena adanya pengaruh dari Pandemi COVID-19. 

Hal ini menunjukkan adanya pemulihan ekonomi yang merupakan hasil dari penanganan COVID-19 oleh Pemerintah Indonesia yang baik, sehingga Bank Indonesia memperkirakan PDB Indonesia akan meningkat sebesar 5,50% pada 2022. 

Perkiraan pertumbuhan ekonomi yang baik tersebut akan menunjang demand dari bisnis Perseroan kedepannya. Industri jasa perusahaan yang merupakan kegiatan usaha Perseroan mengalami pertumbuhan dengan pola yang hampir sama dengan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. 

Pertumbuhan PDB yang dihasilkan dari industri jasa perusahaan mengalami peningkatan sebesar 0,11% pada tahun 2021 setelah menurun sebesar negatif 5,44% pada 2020 karena adanya Pandemi COVID-19. 

Selain itu, kontribusi industri jasa perusahaan terhadap PDB Indonesia relatif stagnan. Kontribusi ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan pemulihan perekonomian Indonesia. Kondisi dan prospek industri tersebut menunjukkan adanya potensi pasar yang terus berkembang bagi bisnis Perseroan.


Prospek Gedung Perkantoran, Apartemen dan Pusat Perbelanjaan 

Property Market Report Q3 2022 dari Colliers Indonesia menyatakan bahwa supply dari gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta serta supply apartemen di wilayah Jabodetabek mengalami peningkatan pada tahun 2022 disebabkan dicabutnya pembatasan kegiatan perkantoran dan perbelanjaan dengan menurunnya kasus pandemi COVID-19 sejak Q2 2022. 

Optimisme dari developer diperkirakan akan menurun pada 2023 disebabkan oleh rendahnya proyeksi ekonomi pada tahun tersebut. Namun optimisme dari developer dan supply gedung diperkirakan akan meningkat dari tahun 2024 hingga 2025 seiring dengan pemulihan ekonomi. 

Peningkatan supply gedung tersebut tentunya menunjukkan meningkatnya potensi pasar Perseroan yang menyediakan jasa outsourcing untuk pelayanan dan pengamanan perkantoran, apartemen serta pusat perbelanjaan. 

Berdasarkan prospek makroekonomi dan industri di atas, potensi pasar dari bisnis outsourcing yang merupakan kegiatan usaha Perseroan cukup besar dan terus berkembang. 

Hal ini dapat dimanfaatkan oleh Perseroan untuk meningkatkan jumlah klien dari Perseroan yang akan berdampak pada meningkatnya pendapatan Perseroan di masa yang akan datang.



Posting Komentar

0 Komentar