Ticker

4/recent/ticker-posts

Laporan Keuangan AMMN 2023, Laba Terperosok 77 Persen

Daftar Isi [Tampilkan]

Receh.in - Tahun 2023 menjadi periode yang berat bagi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), perusahaan tambang emas dan tembaga terkemuka di Indonesia. Dengan penurunan dramatis pada laba bersihnya sebesar 76,94%, menjadi US$252,14 juta, perusahaan ini mengalami tahun yang penuh tantangan, diakibatkan oleh beberapa faktor yang mengganggu operasional dan produksinya.

Direktur Utama AMMN Alexander Ramlie, dalam siaran pers mengungkapkan bahwa perusahaan berhadapan dengan sejumlah kendala signifikan selama tahun tersebut, termasuk kondisi cuaca yang buruk, peningkatan biaya kepatuhan, dan dampak dari perubahan peraturan yang berlaku. Akibatnya, perusahaan tidak berhasil memenuhi target produksi yang telah ditetapkan pasca Initial Public Offering (IPO) mereka, dengan produksi tembaga dan emas masing-masing jauh di bawah target 7% dan 8%.

Pendapatan AMMN sepanjang 2023 mencapai US$2,03 miliar, turun 28,16% dari US$2,83 miliar pada tahun sebelumnya. Detail lebih lanjut menunjukkan penurunan signifikan dalam penjualan komoditi utamanya; penjualan tembaga tercatat sebesar US$1,14 miliar, turun 28,66% dari US$1,60 miliar, dan penjualan emas mencapai US$885,45 juta, turun 27,51% dari US$1,22 miliar.

Laba kotor AMMN juga mengalami penurunan yang tajam, tercatat sebesar US$901,92 juta pada tahun 2023, menurun 44,96% dari US$1,63 miliar pada tahun sebelumnya. Laba bersih sebelum pajak turun hingga 58% menjadi US$465 juta dari US$1,09 miliar pada tahun sebelumnya, menggambarkan tekanan yang dihadapi perusahaan baik dari sisi operasional maupun keuangan.

Produksi konsentrat AMMN mencapai 541.893 Metrik Ton Kering (MTK) pada tahun 2023, mengalami penurunan sebesar 32% dari 792.892 MTK pada tahun 2022. Hal ini menunjukkan adanya penurunan yang signifikan dalam kapasitas produksi perusahaan. Volume produksi tembaga dan emas juga menurun secara signifikan, dengan tembaga hanya mencapai 312 juta pon, turun 33% dari tahun sebelumnya, dan produksi emas tercatat sebanyak 463 kilo ons, turun 37% dari 731 kilo ons.


Laporan Keuangan AMMN FY 2023 Lengkap

Posting Komentar

0 Komentar