Sobat Receh, kali ini saya akan ajak kalian bedah salah satu reksa dana saham syariah yang punya kinerja cukup mentereng. Namanya Simas Syariah Unggulan, dan berdasarkan data yang ada, produk ini jadi salah satu yang paling oke di antara reksa dana saham lainnya yang dijual di Bibit.
Mari kita selami lebih dalam, kenapa reksa dana ini bisa jadi "unggulan" di pasar yang sedang tidak menentu?
Simas Syariah Unggulan adalah reksa dana saham syariah yang dikelola oleh PT Sinarmas Asset Management, sebuah perusahaan yang sudah 13 tahun berdiri dan berfokus pada pengelolaan aset secara profesional.
Sesuai namanya, produk ini berinvestasi pada Efek Ekuitas (saham) Syariah, serta Efek Utang (obligasi/sukuk) dan instrumen pasar uang syariah. Kebijakan investasinya cukup agresif, yaitu minimum 80% dan maksimum 98% di saham syariah, sisanya bisa di obligasi dan deposito syariah. Tentu saja, karena fokusnya di saham, tingkat risikonya masuk kategori Tinggi.
Kinerja: Angka yang Berbicara
Sekarang, mari kita lihat angkanya. Per 30 Juni 2025, total dana kelolaan (AUM) reksa dana ini mencapai Rp 30,13 Miliar. Angka ini mungkin tidak terlalu besar, tapi patut diacungi jempol karena reksa dana ini tetap punya kinerja yang menonjol.
Berdasarkan data yang saya dapat, berikut adalah kinerja Simas Syariah Unggulan hingga Juni 2025:
YTD: 10.91%
1 Tahun: 1.52%
3 Tahun: 15.47%
5 Tahun: 8.43%
Angka-angka ini menunjukkan bahwa reksa dana ini memiliki performa yang naik-turun, namun mampu memberikan keuntungan jangka panjang yang cukup lumayan.
Tapi ada satu angka yang perlu Teman Receh perhatikan, yaitu Drawdown 1 Tahun sebesar -23.89%. Buat yang belum familiar, drawdown itu gampangnya adalah kerugian maksimal yang pernah dialami reksa dana ini dalam satu periode. Angka ini sangat tinggi, dan ini jadi pengingat buat kita semua bahwa reksa dana saham, se-syariah apa pun itu, tetap punya risiko fluktuasi yang besar.
Portofolio Investasi: Simas Syariah Unggulan Pegang Apa Saja?
Lalu, saham apa saja sih yang dipegang reksa dana ini sampai kinerjanya bisa dibilang "unggulan"?
Berdasarkan laporan terakhir, alokasi asetnya didominasi oleh Efek Ekuitas Syariah, mencapai 94% dari total portofolio. Sementara sisanya dialokasikan di Efek Utang dan pasar uang.
Berikut adalah beberapa saham unggulan yang menjadi top holdings per 30 Juni 20256:
Top Holdings (Berdasarkan Urutan Abjad)
- Aneka Tambang (Saham) 10.5%
- Dharma Satya Nusantara (Saham) 6.3%
- Elnusa (Saham) 5.5%
- Indah Kiat Pulp & Paper (Obligasi Korporasi) 3.3%
- Indofood Sukses Makmur (Saham) 9.6%
- Japfa Comfeed Indonesia (Saham) 10.8%
- PP London Sumatra Indonesia (Saham) 4.0%
- Samudera Indonesia (Saham) 2.5%
- Timah (Saham) 7.1%
- Triputra Agro Persada (Saham) 14.6%
Terlihat bahwa portofolionya cukup beragam, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, hingga makanan dan minuman.
Kenapa Kinerjanya Bagus?
Menurut laporan dari Manajer Investasi, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di bulan Juni 2025 mengalami penurunan signifikan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor global seperti eskalasi konflik di Timur Tengah, kekhawatiran inflasi, dan kebijakan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan bertahan tinggi.
Namun, di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan ini, reksa dana Simas Syariah Unggulan masih mampu mencatatkan kinerja YTD yang positif. Ini bisa jadi bukti bahwa tim Manajer Investasi cukup pandai meramu portofolio mereka, terutama dengan fokus pada saham-saham yang mungkin masih punya fundamental kuat meskipun pasar sedang lesu.
Walaupun demikian, kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Ingat, drawdown yang tinggi tadi menunjukkan risiko yang tidak main-main.
Simas Syariah Unggulan menawarkan potensi keuntungan yang menarik, terutama untuk investor yang berani mengambil risiko tinggi. Namun, sebagai "Teman Receh", saya selalu mengingatkan:
Pahami Risikonya: Jangan tergiur hanya dari angka return. Cermati juga drawdown dan tingkat risiko produknya.
Sesuaikan dengan Tujuanmu: Jika kamu investor jangka panjang dan sanggup menghadapi fluktuasi, reksa dana saham bisa jadi pilihan.
Selalu Riset Mandiri: Artikel ini hanya sekilas. Baca kembali prospektus reksa dana untuk memahami lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi.
Ingat, reksa dana adalah produk pasar modal dan bukan produk yang dijamin oleh pihak lain. Jadi, investasilah dengan bijak!
0 Komentar